Monday, March 20, 2017

Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar

Salah satu komponen sistem bahan bakar adalah fuel filter. Fuel system pada kendaraan berguna untuk menyediakan, mengalirkan, menyaring bahan bakar untuk proses pembakaran di dalam silinder. Setiap kendaraan baik itu mobil, bus atau yang lainnya pasti pada fuel systemnya terdapat saringan bahan bakar atau fuel filter. Pada mobil bensin dan diesel pun juga terdapat fuel filter ini.

Pasalnya kebersihan dari bahan bakar sangat penting, terdapat kotoran sedikit saja maka dapat menyumbat aliran bahan bakar yang dapat mengganggu kinerja dari sistem bahan bakar. Bila tersumbatnya banyak, bisa jadi mobil tidak dapat dihidupkan karena aliran bahan bakar tersumbat.

Untuk menjaga agar bahan selalu dalam kondisi yang bersih, maka terdapat komponen yang diberi nama dengan FUEL FILTER. Fuel Filter ini dalam bahasa Indonesia berarti saringan bahan bakar. Komponen yang satu ini pasti ada di setiap kendaraan, baik itu mobil ataupun motor, baik itu yang menggunakan bahan bakar bensin atau yang menggunakan bahan bakar solar.

Dari uraian diatas sebenarnya sudah dapat diketahui fungsi dari fuel filter. Tapi agar lebih jelasnya berikut ini kami sebutkan fungsi dari saringan bahan bakar atau fuel filter.

Pada intinya saringan bahan bakar berfungsi untuk menyaring kotoran dan air yang terdapat pada bahan bakar agar nantinya tidak menyumbat aliran bahan bakar yang dapat menimbulkan berbagai masalah.
Biasanya fuel filter ini diletakkan diantara tangki dan juga pompa bahan bakar. Pada saringan bahan bakar untuk mobil bensin, elemen filter yang berada didalamnya, dapar menurunkan kecepatan aliran bahan bakar, sehingga air dan partikel kotoran yang massanya lebih berat dari bahan bakar akan turun dan mengendap dibawah.

Saringan bahan bakar ini umumnya tidak bisa dibuka, namun dapat dibersihkan apabila kotorannya belum parah. Bila sudah parah maka lebih baik diganti, dan bila rusak juga harus diganti karena tidak dapat dibuka dan dibersihkan. Berikut ini adalah penampakan dari fuel filter atau saringan bahan bakar pada mobil yang berbahan bakar bensin.  

Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar
Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar
Sumber: BisaOtomotif.com
Baca Selengkapnya>

Sunday, March 19, 2017

Prinsip Kerja dan Kontruksi Dasar Karburator

BisaOtomotif.com - Nah, pada malam hari ini BisO akan share tentang prinsip kerja dan juga kontruksi dasar dari karburator. Pada mobil maupun pada motor fungsi karburator adalah untuk Mengatur jumlah campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke silinder mesin dalam perbandingan yang sesuai dengan kebutuhan mesin.

" Prinsip Kerja Karburator "

Untuk memahami prinsip kerja dari karburator, kita dapat melihat prinsip pengecetan dengan menggunakan semprotan. Karena kedua-duanya menggunakan dasar kerja yang sama. Perhatikan gambat dibawah ini untuk lebih memahaminya, ketika seseorang meniup dari salah satu ujung penyemprot, dan disemprotkan ke arah pipa yang bagian bawahnya terdapat cairan, maka akan membuat tekanan didalam pipa turun. Sehingga cairan yang ada pada tabung penyemprot akan terhisap ke dalam pipa, dan akan terbentuk partikel-partikel kecil saat terkena hembusan udara. 


prinsip kerja dari karburator
prinsip kerja dari karburator


Semakin cepat orang tersebut menghembuskan udara, maka semakin banyak air yang terhisap ke dalam pipa. Anda bisa mencobanya dirumah untuk membuktikan peristiwa seperti ini, dan anda akan tahu prinsip kerja dari karburator.

" Kontruksi Dasar Karburator "

Kontruksi dasar karburator dapat anda lihat di gambar dibawah ini. Yang mana ini adalah gambar dengan komponen paling utama dan dasar dari sebuah karburator, komponen utamanya antara lain ada venturi, main nozzle, chooke valve, throttle valve, idle  mixture adjusting scre, float, needle valve, float chamber.

Kontruksi Dasar Karburator
Kontruksi Dasar Karburator
Karena ini hanya dasar, jadi penjelasannya mungkin belum detail. Untuk detailnya anda dapat mempelajari pada sistem kerja pada karburator. 

Pada saat langkah hisap, piston akan bergerak dari TMA ke TMB, sehingga akan membuat kevakuman di dalam ruang bakar. Katup hisap pada saat ini juga sudah membuka. Hal ini akan menghisap udara, udara dari luar akan masuk melewati filter udara kemudian karburator.

Besarnya udara yang masuk ke silinder ini diatur oleh katup throttle atau throttle valve, yang mana gerakannya diatur oleh pedal gas. Letakknya paling kanan disamping dari pedal rem yang berada di tengah.

Semakin pengemudi menginjak pedal gas, atau semakin throttle valve membuka maka aliran udaya yang masuk melalui saluran sempit (venturi) akan semakin bertambah, dan pada ventury tekanannya juga akan turun. Hal ini akan membuat bensin yang berada di dalam ruang pelampung akan terhisap dan keluar melalui main nozzle.

Jumlah udara maksimum yang masuk ke karburator adalah saat mesin berpurat pada kecepatan tinggi dan posisi throttle valve terbuka penuh. Kecepatan udara yang bergerak melalui ventury meningkat, dan bensin yang keluar dari main nozzle juga bertambah banyak.

Sumber: Bisaotomotif.com
Baca Selengkapnya>

Pelampung Pada Sistem Kerja Karburator

Salah satu sistem kerja pada karburator adalah sistem pelampung.
Fungsi dari sistem pelampung adalah untuk Mengatur batas permukaan bensin dalam ruang pelampung agar relatif tetap (kostan). Semua karburator pasti terdapat sistem pelampung, mungkin hanya kontruksi atau bentuknya saja yang berbeda tetapi pada prinsipnya kerjanya sama. Untuk memahami cara kerjanya silahkan lihat gambar dibawah ini.

Alasan mengapa sistem pelampung ada pada karburator

Sistem Pelampung
Sistem Pelampung

Ketika pedal gas diinjak, maka udara akan mengalir melalui venturi. maka pada ventury akan terjadi kevakuman (tekanan rendah), hal ini akan membuat bahan bakar dari ruang pelampung akan keluar melalui main nozzel (nosel utama). Apabila perbedaan tinggi (h = LIHAT GAMBAR diatas) antara bibir nosel dan permukaan bahan bakar dalam ruang pelampung telah berubah, maka jumlah bahan bakar yang dikeluarkan oleh nosel akan berubah juga. Maka permukaan bahan bakar yang berada di dalam ruang pelampung harus tetap (tidak boleh kurang ataupun kelebihan), agar permukaan bahan bakar ini tetap diperlukan suatu sistem, yang sekarang ini kita kenal sebagai sistem pelampung.

Cara kerja sistem pelampung pada sistem kerja karburator


1. Pengontrolan permukaan bahan bakar (Float Control Level)
Ketika bahan bakar dalam hal ini bensin yang telah dipompa oleh pompa bahan bakar, kemudian masuk ke ruang pelampung melalui needle valve yang terbuka. Pada saat terisi, maka pelampung lama-kelamaan akan terangkat. Dan needle valve akan menutup saluran dari pompa bahan bakar, sehingga bensin tidak dapat masuk ke ruang pelampung.

Cara Kerja Sistem Pelampung
Cara Kerja Sistem Pelampung
Bahan bakar tidak selamanya berada di ruang pelampung, bensin akan dipakai dalam proses pembakaran. Ketika bahan bakar di ruang pelampung berkurang, maka pelampung (float) akan bergerak turun (ke bawah). Needle valve juga ikut turun, sehingga saluran dari pompa bahan bakar akan terbuka. Bahan bakar akan masuk lagi ke ruang pelampung, ketika sudah penuh saluran akan tertutup lagi. Ketika berkurang akan terbuka lagi begitu seterusnya.

Sumber:: Bisaotomotif.com
Baca Selengkapnya>

Primary High Speed System (Sistem Utama)

Sistem kerja karburator setelah sistem stationer dan kecepatan lambat adaah sistem utama atau primay high speed system. Sistem ini bekerja ketika mobil berjalan atau (ketika pedal gas di injak atau throttle valve membuka lebih lebar dai pada saat kecepatan lambat. Ada juga yang beranggapan bahwa sistem ini bekerja ketika mobil berjalan dengan kecepatan sedang ke tinggi.   

 Sistem ini juga dirancang agar dapat menghasilkan campuran yang pas sesuai dengan kebutuhan, berdasarkan perkiraan campuran yang pas untuk kecepatan sedang ke tinggi adalah 16 - 18 : 1. Campuran inilah yang paling ekonomis, jadi mengendarai mobil atau motor dengan kecepatan sedang (normal) adalah salah satu cara untuk memperirit penggunaan bahan bakar minyak pada motor maupun mobil.  

Kemudian apabila dibutuhkan output yang lebih tinggi (kebutuhan bakar bertambah) maka ada sistem lagi yang membantu primary high speed system ini, yaitu sistem power dan sistem akselerasi.

Cara kerja primary high speed system (sistem utama) 


Kerja dari sistem utama ini sudah kami singgung dalam artikel kemarin yang membahas tentang sistem pelampung.  

Ketika pedal gas di injak dan throttle valve (katup throtle) primary akan membuka, maka aliran udaya yang mengalir melalui ventury akan bertambah dan semakin cepat, sehingga akan menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan antara ujung nosel dengan tekanan yang berada di dalam ruang pelampung.  Yang mana tekanan di dalam ruang pelampung lebih besar bila dibandingkan dengan tekanan yang berada di ujung nozle utama (main nozzle).

Primary High Speed System
Primary High Speed System
Sehingga bahan bakar akan mengalir dan keluar melalui main nozzle, namun sebelum itu bahan bakar yang keluar dari nozzle utama tersebut sudah dicampur dengan udara di air bleeder setelah melewari primary main jet. Skema aliran bahan bakar dan udara pada Primary High Speed System
Primary high speed system (sistem utama)
Primary high speed system (sistem utama)
 

Apabila bahan bakar yang keluar dari main nozzle semakin banyak, maka jumlah bahan bakar yang keluar dari slow port akan semakin sedikit. 

Bagian bagian penting primary high speed system (sistem utama)

1. Main Jet
Main jet ini akan dilewati bahan bakar dari pelampung, fungsi dari main jet ini adalah untuk mengatur jumlah bahan bakar yang disalurkan oleh primary high speed system. Setiap main jet mempunyai ukuran (lubangnya), dan lubang dengan ukuran inilah yang akan dilewati dan mengatur jumlah bahan bakar yang diperlukan.
2. Air Bleeder
Fungsi dari air bleeder adalah untuk mengatomisasikan bahan bakar agar lebih mudah dalam bercampur dengan udara sebelum bahan bakar keluar melalui nozzle utama.
Sumber: www.bisapapua.com
Baca Selengkapnya>

Thursday, March 16, 2017

Fungsi Air Bleeder Pada Karburator

Pada Karburator Fungsi Air Bleeder adalah untuk mengatomisasikan bahan bakar (dalam hal ini bensin) agar lebih mudah bercampur dengan udara. Bahan bakar akan bercampur dengan udara sebelum keluar dari main nozzle, setelah keluar dari main nozzle campuran udara dan bahan bakar ini masih dicampur lagi dengan udara, sehingga bentuk bahan bakar semakin kecil yang nantinya akan memudahkan dalam proses pembakaran.

Air Bleeder Pada Karburator
Air Bleeder Pada Karburator
Untuk letak air bleeder dapat anda lihat pada gambar di atas. Di bagian paling kanan ada ruang pelampung, kemudian ke kiri bagian bawah ada main jet. Ke atas ada air bleeder dan sampailah ke main nozzle.

Cara kerja air bleeder

Apabila tekanan yang di ruang pelampung lebih besar bila dibandingkan dengan tekanan pada main nozzle (tekanan di main nozzle akan turun ketika thrrottle valve dibuka yang membuat udara melewati ventury dengan  cepat), maka akan membuat udara dari air bleeder akan masuk dan akan bercampur dengan bahan bakar. Lihat gambar dibawah ini agar semakin paham :

Fungsi Air Bleeder Pada Karburator
Fungsi Air Bleeder Pada Karburator


Bercampurnya udara dan bahan bakar ini akan membuat bahan bakar menjadi bergelembung, yang secara tidak langsung juga membantu dalam memecah bahan bakar menjadi kecil kecil (atomisasi).

Campuran bahan bakar dan udara tersebut kemudian akan keluar melalui main nozzle, dan masih disemprot (bercampur) dengan udara sehingga ukuran bahan bakar semakin kecil lagi yang akan memudahkan proses pembakaran.

Sumbeer: www.bisaotomotif.com
Baca Selengkapnya>

Wednesday, March 15, 2017

Apa Itu Mobil SUV dan MPV, bedanya apa?

Apa Itu Mobil SUV dan MPV, bedanya apa? - Dalam artikel-artikel otomotif bisanya disebutkan mobil mobil dengan sebutan-sebutan yang mungkin asing ditelinga kita seperti SUV atau MPV ada juga LCGC. Padahal sejak dulu biasanya mobil disebut dengan nama-nama seperti sedan, pick up, minibus dan masih banyak lagi. Seriring berjalannya waktu, pabrikan mobil menggunakan istilah-istilah dengan bahasa inggris yang disingkat seperti SUV, MPV ataupun mobil LCGC. Lalu apa arti ketiga singkatan tersebut? Nah biar jelas, kita perhatikan kepanjangan dari ketiga istilah tersebut dibawah ini :

SUV : Sport Utility Vehicle
MPV : Multi Purpose Vehicle
LCGC : Low Cost Green Car

Sudah mengerti kepanjangannya kan? Nah, selanjutnya kita bedah lagi agar lebih jelas dan tidak membingungkan perbedaan dari ketiga klasifikasi jenis mobil. Kita mulai dari yang pertama yaitu mobil SUV.

1. Apa itu mobil SUV

SUV merupakan kepanjangan dari Sport Utility Vehicle yang merupakan kendaraan yang tujuan dibuatnya adalah agar mampu melewati jalan-jalan yang susah, menantang atau untuk keperluan olahraga seperti off road atau olahraga petualang yang lainnya. Mobil ini dirancang lebih kuat dan gagah, pada mulanya dirancang dengan struktur body on frame atau dalam bahasa kita dapat diterjemahkan dengan bodi di atas chassis.

SUV biasanya juga mengaplikasikan 4wd atau Four Wheel Drive (empat penggerak roda). Artinya hasil tenaga yang dihasilkan mesin akan disalurkan ke semua roda untuk menggerakkan kendaraan. Karena mobil ini harus kuat, maka konsumsi bbmnya pun juga lebih boros. Dan mobil SUV ini tidak mengutamakan kenyamanan penumpang seperti pada mobil MPV. Namun, masalah tenaga jangan diragukan lagi, biasanya mobil SUV juga memiliki kapasitas mesin yang besar. 

Tetapi kemudian pabrik-pabrik mobil berinovasi agar mobil SUV tidak hanya bisa tangguh, tetapi juga nyaman layaknya sedang. Sehingga produsen mobil membuat mobil SUV yang bisa digunakan untuk jalan-jalan Off road, namun tetap nyaman juga untuk berjalan-jalan di jalan kota. Contoh mobilnya adalah : Nissan X-Trail, Toyota Fortune, Mitsubishi Pajero Sport, dsb. Baca juga artikel ku yang kemarin saya buat : Nissan X-Trail, mobil SUV paling tangguh dan nyaman

2. Apa itu mobil MPV

Setelah membahas tentang SUV, lanjut kita membahas tentang MPV yang merupakan kepanjangan dari Multi Purpose Vehicle. MPV merupakan mobil yang dirancang untuk mobil keluarga, mengutamakan kenyamanan, dan memiliki bagasi yang lebih luas.

Mobil jenis MPV ini biasanya dapat menampung hingga 7 penumpang, dan apabila menginginkan bagasinya luas maka kursi dapat dilipat. Sebab inilah mobil ini dinamakan multi purpose (tujuannya banyak) atau memiliki banyak fungsi.

Contoh contoh mobil SUV antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Grand Livina, Terios, Toyota Rush, Ertiga dan lain sebagainya. 

Toyota Avanza
Toyota Avanza


3. Apa itu mobil LCGC 

LCGC merupakan kepanjangan dari Low Cost Green Car yang memiliki arti mobil dengan harga yang terjangkau namun ramah lingkungan. Biasanya mobil ini memiliki kapasitas mesin yang kecil, dan bentuk dari mobilnya pun kecil tidak seperti mobil-mobil MPV atau SUV. Mobil LCGC biasanya memiliki kapsitas penumpang 4-5 orang. Contoh dari mobilnya adalah Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Atoz, dsb.

sumber: www.bisaotomotif.com/
Baca Selengkapnya>

Tips Merawat Body Kendaraan Agar Tetap Mulus

5 Tips Merawat Body Kendaraan - Memiliki kendaraan impian tentu menjadi dambaan setiap orang dan pastinya akan dijaga dengan hati-hati agar jangan sampai rusak. Dari keseluruhan bagian kendaraan, ada satu bagian yang cukup rawan, yaitu body kendaraan. Pada bagian tersebut sangat mudah sekali untuk tergores, lecet, atau bahkan penyok. Hal itu sebenarnya cukup wajar karena body akan berhadapan langsung dengan kondisi lingkungan luar, seperti hujan, panas, serta debu. Nah agar body kendaraan tetap mulus, Anda harus tahu tips merawat body kendaraan.

5 Tips Menjaga Body Kendaraan Tetap Mulus 

5 Tips Merawat Body Kendaraan
5 Tips Merawat Body Kendaraan

1. Hindarkan kendaraan dari panas matahari atau hujan
Kendaraan yang secara langsung terpapar oleh terik matahari warnanya akan cepat pudar, hal itu karena sinar UV akan mendekonstruksi cat. Lapisan cat yang terdekonstruksi akan membuat warnanya jadi pudar, agak kekuningan, serta kusam. Air hujan juga dapat merusak body kendaraan, karena air hujan khususnya di daerah perkotaan bersifat asam akibat dari adanya senyawa HNO3. Sifat air hujan yang asam ini akan mengikis lapisan cat, dan bahkan dapat membuat body kendaraan karatan. Untuk mencegah kedua hal tersebut, sebaiknya Anda memarkirkan kendaraan di tempat teduh atau menggunakan mantel kendaraan.

2. Laminating kendaraan dengan nano ceramic 
Cara merawat body kendaraan agar tetap kilap yaitu dengan dilapisi nano ceramic. Mobil yang dilaminating menggunakan nano ceramic warnanya tak akan cepat pudar. Nano ceramic merupakan formula sejenis kaca cair yang digunakan untuk melapisi body kendaraan. Tidak bisa dihindari memang setiap kendaraan pasti akan terpapar terik matahari ataupun guyuran air hujan, oleh karena itu ketika mobil sudah dilaminating Anda tidak perlu khawatir lagi.


3. Cuci kendaraan setiap minggu 
Kendaraan harus rajin dicuci setiap minggu untuk membersihkan debu, kotoran, atau bekas air hujan. Jangan remehkan debu, karena meskipun ukurannya kecil tapi ketika terakumulasi akan membuat kendaraan jadi kelihatan kotor. Selain itu kadang secara tidak sengaja kendaraan terkena kotoran burung, jika sampai hal itu terjadi maka kotoran harus segera dibersihkan. Kotoran yang dibiarkan akan menimbulkan bercak pada kendaraan. Ketika mencuci kendaraan jangan asal menggunakan deterjen untuk mencuci kendaraan, karena deterjen sifatnya panas. Sebaiknya gunakan shampoo khusus kendaraan, agar hasilnya lembih bersih dan cemerlang.

4. Jika ada goresan, segera beri kompon dan cairan pengkilap 
Goresan pada body kendaraan merupakan hal yang wajar akibat dari pemakaian, jika goresan hanya sedikit Anda bisa menyamarkan goresannya dengan kompon dan cairan pengkilap. Cara menyamarkan goresannya yaitu pada bagian yang tergores diamplas dulu menggunakan amplas halus dan air. Setelah itu, diberi kompon, lalu disemprot menggunakan cairan pengkilap. Namun jika goresan pada kendaraan cukup banyak atau bahkan sampai penyok maka Anda harus membawanya ke bengkel body repair. Cara merawat body kendaraan ini hanya efektif untuk menyamarkan goresan saja, bukan menghilangkan goresan.

5. Gunakan produk pemoles kendaraan 
Kendaraan agar terlihat mengkilap tidak mesti harus di cuci dulu, untuk perawatan harian Anda bisa menggunakan pemoles kendaraan. Pemoles kendaraan ini berfungsi untuk merawat warna, mengkilapkan, serta membuat warna lebih tahan lama. Produk pemoles ini sangat baik digunakan untuk perawatan harian, tetapi untuk hasil maksimal maka setiap minggunya kendaraan harus tetap dimandikan.

Demikianlah 5 tips yang bisa Anda coba untuk menjaga body kendaraan Anda tetap mulus. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan kendaran Anda.
Sumber: www.bisaotomotif.com 
Baca Selengkapnya>
Custom Search