Fungsi dan Pemeriksaan Release Bearing pada Kopling

BisaOtomotif.Com - Ketika melakukan penggantian kampas kopling atau memperbaiki sistem kopling yang menharuskan transmisi dilepas maka ada beberapa komponen yang harus diperiksa. Salah satu komponen yang wajib diperiksa adalah release bearing. Release bearing atau yang disebut dengan bantalan pembebas ini berfungsi untuk meneruskan gaya dorong dari release fork kemudian ke pegas diaphragm pada saat pedal kopling ditekan. Selengkapnya lihat dalam artikel : Cara kerja kopling pada mobil.

" Pemeriksaan Release Bearing "

Bantalan pembebas atau release bearing biasanya merupakan unit bantalan tertutup dengan tipe pelumasan permanen, artinya tidak dapat dibuka, dibersihkan dan bagian dalamnya tidak bisa diberi pelumas dari dalam.

Salah satu gejalan release bearing ini rusak adalah adanya suara gemuruh atau abnormal ketika pedal kopling diinjak. 

Pemeriksaan pertama yang harus dilakukan adalah pemeriksaan secara visual. Yaitu dengan cara melihat apakah pada release bearing itu rusak, terbakar, tergores, retak atau aus. Jika hanya terdapat kotoran, tergores sedikit mungkin masih bisa digunakan (baru pemeriksaan secara visual). Tapi apabila kerusakannya parah, misalnya sudah terbakar, rusak, retaknya banyak maka release bearing sudah harus diganti.

 Pemeriksaan Release Bearing pada Kopling
 Pemeriksaan Release Bearing pada Kopling


Setelah melakukan pemeriksaan secara visual, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan kerjanya yaitu dengan cara :

a. Putarlah bantalan atau bearing dengan tangan, dan berilah tenaga pada arah aksial. Jika putaran terlalu kasar atau terasa terdapat tahanan yang tidak rata maka sebaiknya bantalan pembebas diganti dengan yang baru.

b. Tahan hub dan case dengan tangan kemudian gerakkan pada semua arah untuk memastikan self centering system agar tidak tersangkut. Hub dan case harus bergerak kira-kira 1 mm. Jika kekocakan berlebihan atau malah macet, maka release bearing harus diganti.


Biasanya juga ketika melakukan penggantian kampas kopling, releasse bearing ini selalu diganti baik dalam kondisi yang baik atau sudah buruk. Karena biasanya apabila tidak diganti, sebentar lagi akan rusak dan kalau menggantinya membutuhkan biaya yang agak mahal karena harus menurunkan transmisi dari kendaraan.

Sehingga untuk antisipasi saja, release bearing selalu diganti ketika melakukan penggantian kampas kopling atau clutch disc.(BisaOtotmotif.com)

Baca Selengkapnya>

Fungsi Fuel Tank pada Kendaraan Bermotor

Kali ini akan kami bahas tentang fungsi fuel tank pada kendaraan bermotor. Salah satu komponen utama dalam sistem bahan bakar adalah tangki bahan bakar. Tangki bahan bakar ini disebut dengan fuel tank. Pada kendaraan bermotor baik itu pada mobil msupun pada motor pasti terdapat tangki bahan bakar. Karena komponen inilah yang bertugas untuk menampung bahan bakar.

Biasanya fuel tank ini terbuat dari lempengan baja yang tipis, dalam perkembangannya tanki bahan bakar terbuat dari bahan plastik yang anti karat. Atau menggunakan bahan lain yang tidak mudah berkarat juga.

Tangki bahan bakar pada mobil umumnya terletak di bagian bawah dan belakang. Tujuan diletakkan dibelakang adalah karena alsan keamaan, bila ditaruh di bagian depan kemudian mobil mengalami kecelakaan maka resiko tangki bocor semakin besar, dan dapat berisiko terjadnya kebakaran. Namun di bagian bukan berarti aman sepenuhnya, karena disana ada knalpot yang umumnya bersuhu panas. Jadi tangki biasanya ditempatkan agak jauh dari knalpot, namun tetap berada di bagian belakang.

Fuel tank tidak hanya berbentuk kotak sepenuhnya, di dalamnya terdapat penyekat-penyekat atau separator. Fungsi dari separator ini adalah untuk mencegah olakan bensin ketika kendaaraan berjalan yang dapat merubah tinggi permukaan bensin. Untuk melihat bagian-bagian dari fuel tank ini, dapat anda lihat pada gambar dibawah ini :

Bagian-bagian Fuel Tank
Bagian-bagian Fuel Tank


Lubang saluran hisap pompa bahan bakar diletakkan 2-3 cm dari dasar bensin untuk mencegah endapan atau kotoran ikut terhisap oleh pompa bahan bakar yang dapat menghambar saluran bahan bakar.

Tangki bahan bakar atau fuel tank ini memiliki fungsi untuk sebagai tempat penyimpanan bahan bakar yang dibutuhkan untuk proses pembakaran. 

Untuk mengetahui jumlah bahan bakar yang ada di tangki, kita tidak perlu memeriksa secara langsung di tangki. Karena sudah ada meter bahan bakar yang akan menginformasikan kepada pengemudi berapa jumlah bahan bakar yang ada pada fuel tank.(BisaOtotmotif.com)

Baca Selengkapnya>

Proses Pembakaran Pada Motor Diesel

Kali ini kami akan membahas tentang proses pembakaran pada motor diesel. Pada mesin diesel pembakaran tidak dilakukan oleh busi (spark plug) seperti pada motor bensin. Pembakarannya didapat dari panas ketika langkah kompresi. Pada langkah pertama atau langkah hisap, yang masuk kedalam silinder hanyalah udara saja (tidak bersama bahan bakar seperti pada mesin bensin). 

Udara kemudian dikompresikan, pada langkah inilah panas akan terbentuk. Sebelum piston mencapai TMA (sebelum langkah kompresi berakhir) injektor akan menyemprotkan bahan bakar, dan inilah awal dari langkah pembakaran. Bahan bakar yang disemprotkan tidak langsung terbakar begitu saja, saat bahan bakar belum terbakar ini disebut pembakaran tertunda. Biar lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini :

Proses Pembakaran Pada Motor Diesel

Proses pembakaran pada motor diesel dibagi menjadi 4 tahap, silahkan lihat gambar diatas. Dari ke-empat tahap tersebut dapat kita ketahui bahwa di setiap tahapnya terjadi perubahan suhu dan juga tekanan. Dan berikut adalah penjelasan dari ke-empat periode :

Proses Pembakaran Pada Motor Diesel
Proses Pembakaran Pada Motor Diesel

1. Pembakaran tertunda (A-B)
Bahan bakar yang telah diinjeksikan oleh injektor tidak langsung terbakar, titik A adalah saat dimana bahan bakar mulai disemprotkan oleh injektor, bahan bakar yang bertekanan dan berbentuk kabut tersebut akan bercampur dengan udara yang bersuhu dan bertekanan tinggi. A-B adalah pembakaran tertunda, sehingga pembakaran baru akan dimulai di titik B. 

2. Perambatan api (B-C)
Dari titik B, tekanan akan meningkat tajam hal ini dikarenakan piston terus bergerak ke TMA. Mulai di titik ini juga campuran udara dan bahan bakar yang telah merata di semua bagian dalam silinder akan terbakar, namun hanya di beberapa bagian saja. Setelah itu api akan merambat sangat cepat, dan membakar hampir semua campuran udara dan bahan bakar, terjadilah letupan (explosive). Letupan atau ledakan ini akan membuat tekanan dalam silinder meningkat drastis. Di titik C adalah awal pembakaran langsun.

3. Pembakaran langsung (C-D)
Periode yang ketiga adalah pembakarang langsung. Periode ini dimulai dari titik C. Nozzle injektor masih menyemprotkan bahan bakar, sampai di titik D barulah nozzle injector tidak menginjeksikan bahan bakar lagi. Karena injeksi bahan bakar ini masih berlangsung, dan di periode 2 sudah terjadi perambatan api maka bahan bakar yang disemprotkan oleh injector akan langsung terbakar. Inilah alasan mengapa disebut dengan pembakaran langsung.

Pada titik D adalah titik dimana tekanan maksimum pembakaran terjadi. Pembakaran diatur oleh jumlah bahan bakar yang diinjeksikan oleh injektor, sehingga tahap ini dapat juga disebut dengan tahap pengontrolan pembakaran. 

Baca juga : 7 Mobil yang paling diminati di Indonesia


4. Pembakaran lanjutan (D-E)
Titik D adalah titik tekanan maksimum pembakaran, dari titik D ini masih terjadi proses pembakaran karena bahan bakar belum seluruhnya habis terbakar. Dari D-E ini diharapkan bahan bakar dan udara yang belum terbakar, dapat terbakar semua. (BisaOtotmotif.com )

Baca Selengkapnya>

Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) Pada Mobil

Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) adalah salah satu sistem bahan bakar pada mesin bensin yang pengaturan jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injector didalam ruang bakar diatur secara elektronik (komputer). Hampir semua mobil keluaran terbaru saat ini sudah menggunakan fuel injection, hal ini dikarenakan sistem bahan bakar yang ini lebih unggul dibandingkan dengan sistem bahan bakar konvensional yang masih menggunakan karburator.

Prinsip Kerja Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) pada Mobil


Mesin yang masih menggunakan sistem bahan bakar konvensional, jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar diatur oleh karburator. Sedangkan untuk mesin yang sistem bahan bakarnya sudah modern (menggunakan sistem EFI) maka jumlah bahan bakar yang disemprotkan di ruang bakar oleh injektor akan diatur oleh komputer. Jumlah ini tentunya lebih akurat dan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya, otomatis konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit.

Yang membuat bahan bakar yang disemprotkan selalu akurat dan tepat sesuai dengan kondisi mesin adalah karena adanya sensor-sensor. Sensor sensor ini akan memberikan sinyal kepada ecu, yang kemudian oleh ecu akan diolah dan dikirim ke actuator seperti injector untuk menyemprotkan bahan bakar dalam jumlah yang tepat.

Sensor-sensor tersebut antara lain sensor temperatur udara masuk (IATS = Intake Air Temperature Sensor), Knocking Sensor, TPS (Throttle Temperature Sensor), Water Temperature Sensor, O2 Sensor, Putara mesin dan masih banyak lagi.

Keunggulan-keunggulan Sistem EFI (Electronic Fuel Injection)


Seperti yang saya sebutkan di atas, bahwa sistem EFI lebih unggul dibandingkan sistem bahan bakar yang koncensional (dengan karburator). Berikut adalah keunggulannya :
  1. Sistem EFI menjamiin perbandingan udara dan bahar bakar yang masuk ke dalam silinder dalam perbandingan yang ideal dan efisiensi yang sangat tinggi. Intinya perbandingan akan sesuai dengan kondisi mesin dan kebutuhan.
  2. Karena jumlah bahan bakar yang masuk disemprotkan injector selalu tepat dan efisien, maka mobil yang menggunakan sistem injeksi kemungkinan besar lebih irit dengan mobil yang masih menggunakan karburator dengan kelas yang sama (kapasitasnya sama).
  3. Konstruksi ruang bakar dan kepala silinder dapat lebih disempurnakan, agar efisiensi volumetrik dapat dimaksimalkan sehingga torsi dan daya dapat meningkat. 
  4. Karena perbandingan udara dan bahan bakar disesuaikan dengan kondisi mesin atau kebutuhan, maka akan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Emisi gas buang yang dihasilkanpun akan lebih baik bila dibandingkan dengan sistem bahan bakar yang menggunakan karburator.
  5. Terkait dengan perawatan, perawatan sistem bahan bakar yang menggunakan EFI cenderung lebih sedikit. Namun, apabila terjadi kerusakan kemungkinan biaya lebih mahal/besar.
  6.  Dan lain sebagainya

      Jenis jenis Sistem EFI (Electronic Fuel Injection)

      Terdapat dua jenis sistem efi yang digunakan pada kendaraan yaitu sistem D-EFI dan sistem L-EFI. Bagaimanakan perbedaan keduanya? Berikut adalah penjelasan dari kami !!


      a) Sistem D-EFI (Manifold Pressure Control Type) 
      Sistem D-EFI (Manifold Pressure Control Type)
      Sistem D-EFI (Manifold Pressure Control Type)
      Jenis sistem EFI yang pertama adalah sistem D-EFI. Sistem ini mengukur tekanan udara yang berada didalam intake manifold yang kemudian melakukan penghitungan umlah udara yang masuk. D-EFI disebut �D-jetronic" yang merupakan salah satu merk dagang dari Bosch. �D� berasal dari bahasa Jerman yaitu �Druck� yang mempunyai arti tekanan. �Jetronic adalah istilah Bosch yang berarti penginjeksian. Sistem D-EFI ini tidak seakurat sistem L-EFI yang menggunakan air flow (pengukur jumlah aliran udara), hal ini dikarenakan pada sistem D-EFI tidak dapat mengkonversi dengan tepat tekanan udara dan jumlah udara yang melewati intake manifold.

      b). Sistem L-EFI (Airflow Control Type)
      Sistem L-EFI (Airflow Control Type)
      Sistem L-EFI (Airflow Control Type)
      Berbeda dengan sistem D-EFI yang menggunakan Manifold Pressure Sensor yang berguna untuk mengukur tekanan udara yang berada di dalam intake manifold, kalau dalam sistem L-EFI ini menggunakan Airflow meter untuk mengukur jumlah udara yang mengalir melalui intake manifold dengan sangat akurat. Karena yang diukur langsung jumlah udara yang mengalir dengan keakurasian yang sangat baik, maka sistem ini lebih akurat dari sistem D-EFI.

      Susunan Dasar SISTEM EFI (Electronic Fuel Injection)

      Susunan dasar sistem EFI ini dapat dibagi menjadi 3 bagian (3 sistem fungsional) yaitu sistem bahan bakar, sistem induksi udara dan sistem pengontrol elektronik (Electronic Control System).

      1. Sistem bahan bakar
      Sistem bahan bakar pada sistem EFI berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai dengan injector.  Komponennya terdiri dari fuel tank, fuel pump, fuel line, fuel filter, delivery pipe, cold start injector, injector, pressure regulator dan return line. Bahan bakar yang berada di dalam tangki akan dihisap oleh pompa bahan bakar, kemudian disaring oleh filter bahan bakar. 

      Pressure Regulator akan mengatur tekanan bahan bakar, bila tekanannya berlebih (bahan bakarnya terlalu banyak) maka kelebihan bahan bakar tersebut akan dikembalikan ke tangki melalui return line. Cold start injector pada sistem ini berguna untuk menginjeksikan bahan bakar langsung ke air intake chamber ketika cuaca dingin sehingga mesin lebih mudah untuk dihidupkan.

      2. Sistem Induksi Udara (Air Induction System)
      Udara akan masuk melewati filter udara agar terbebas dari kotaran dan debu, udara yang sudah bersih ini kemudian akan masuk ke airflow meter dengan membuka measuring plate, besarnya pembukaan ini bergantung pada kecepatan aliran udara yang masuk ke dalam intake chamber. Besarnya kecepatan aliran udara yang masuk ke intake chamber ini tergantung pada besarnya katup throttle membuka. Udara ini kemudian akan mengalir ke intake manifold yang selanjutnya akan masuk ke ruang bakar.

      Jumlah udara yang masuk ini diteksi oleh airflow meter (pada sistem L-EFI) atau oleh manifold pressure sensor (pada sistem D-EFI).

      3. Sistem Pengontrol Elektronik (Electronic Control System)
      Sistem pengontrol elektronik ini terdiri dari sensor-sensor yang berguna untuk mendeteksi kondisi mesin dan juga komputer (ECU) untuk menentukan ketepatan jumlah bahan bakar yang diinjeksikan oleh injector sesuai dengan kondisi mesin yang telah ditangkap oleh sensor-sensor.

      Sensor-sensor ini terdiri dari beberapa macam, seperti throttle position sensor, ignition signal, water temperatur sensor, starter signal, oxygen sensor, knocking sensor, intake air temperatur sensor dan lain sebagainya.

      Sumber: BisaOtotmotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Fungsi dan bagian bagian radiator pada mobil

      Ketahui Fungsi Radiator Pada Mobil - Salah satu sistem terpenting pada kendaraan adalah sistem pendingingan. Sistem pendingin ini bertugas untuk menjaga agar suhu mesin stabil pada suhu kerjanya. Saah satu komponen dari sistem pendingin pada mobil adalah radiator. Radiator umumnya terletak dibagian depan kendaraan, tujuannya adalah agar dapat menerima angin pada saat mobil berjalan sehingga membantu dalam proses pendinginan.

      Radiator berbentuk sirip-sirip. Untuk kontruksinya dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Selain mobil, pada motor biasanya juga terdapat radiator. Namun tidak semua motor ada radiatornya, hanya motor-motor tertentu saja yang ada radiatornya. Setelah mengenal apa itu radiator, tentu tidak lengkap jika kita tidak mengetahui fungsi radiator. Berikut ini bisaotomotif.com merangkumnya dalam artikel fungsi radiator pada mobil :

      Fungsi radiator pada mobil

      Radiator pada mobil berfungsi untuk meradiasikan panas air pendingin ke udara sekitar. Lebih simpelnya berfungsi untuk mendinginkan air pendingin yang telah mendinginkan mesin.
      Dari namanya kita sudah dapat mengetahui prinsip kerjannya yaitu radiasi, seperti rotor maka kerjanya rotasi, distributor kerjanya distribusi dan lain-lain. Maka dari itu radiator ini berguna untuk meradiasikan panas dari air pendingin ke udara sekitar. Pendinginan radiator dilakukan oleh udara yang mengalir ketika kendaraan melaju, selain itu juga dibantu dengan kipas radiator yang diletakkan dibelakangnya.

      Tutup radiator diletakkan pada bagian atas radiator, radiator cup ini memiliki fungsi untuk mencegah air pendingin mendidih pada suhu 100 derajat celcius, selain itu juga sebagai katup yang dapat mengalirkan air ke reservoir tank pada saat suhu mesin tinggi, atau sebaliknya mengalirkan air dari reservoir tank ke radiator pada saat suhu mesin sudah dingin.

      Kerusakan yang paling banyak ditemukan pada radiator adalah kebocoran. Biasanya kebocoran ini terjadi karena keropos yang disebabkan oleh korosi atau usia pakai yang sudah sangat lama. Biasanya radiator yang bocor dapat ditambal kembali, dan disertai dengan servis. Orang biasa menyebutnya korok radiator (radiator dibersihkan).

      Bagian-bagian Radiator Mobil

      bagian bagian radiator
      Bagian-bagian radiator

      Untuk bagian-bagian atau komponen radiator dapat anda lihat pada gambar diatas :
      Keterangan gambar :
      1. Upper tank (tangki bagian atas)
      2. Lower tank (tangki bagian bawah)
      3. Sambungan upper hose
      4. Sambungan lower hose
      5. Kisi-kisi radiator
      6. Sirip-sirip radiator
      7. Tutup radiator 
      8. Kran pembuangan (penguras)
      Sumber: www.bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Sistem Kerja Karburator

      Sistem kerja karburator terdiri dari beberapa macam. Namun dari semua sistem yang ada pada karburaot dibuat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan kerja dari karburato sehingga mampu mencampur udara dan bahan bakar dengan perbandingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan mesin. Total pada karburator mobil toyota ada 11 sistem, untuk setiap mobil mungkin berbeda-beda tergantung dari jenis dan kontruksi yang digunakan. Pada motor pun juga berbeda, namun pada prinsipnya sama yaitu untuk memenuhi kerja karburator agar mampu mencampur udara dan bahan bakar dalam komposisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan mesin.

      Tetapi pada umumnya, karburator apapun itu pasti ada sistem-sistem utamanya seperti sistem pelampung, sistem stationer dan kecepatan lambat, sistem utama, sistem percepatan, sistem cuk dan lain sebagainya.

      Kerja Karburator
      Kerja Karburator


      Sementara itu sistem tambahannya bisa berupa secondary hig  speed system, fast idle mechanisme, thermostatic valve, PCV, Declaration Fuel Cutt off System.

      Agar lebih jelasnya, saya sebutkan sistam sistem kerja karburator :
      1. Sistem pelampung
      2. Sistem stationer dan kecepatan lambat
      3. Primary high speed system (sistem utama)
      4. Secondary high speed system
      5. Sistem tenaga (power sistem)
      6. Sistem percepatan (Acceleration system)
      7. Susten cuk (Choke System)
      8. Fast Idle Mechanisme
      9. Thermostatic valve
      10. Positive Crancase Ventilation
      11. Declaration Fuel Cut Off System
      Sebelumnya telah kami bahas prinsip kerja dan kontruksi dasar karburator. Rencananya, kami akan menjelaskan ke sebelas sistem kerja pada karburator di atas. Jadi tunggu saja, kalau sudah saya tulis pasti saya update artikel ini dan saya letekkan linknya di samping point point diatas. (BisaOtotmotif.com)

      Baca Selengkapnya>

      Fungsi Pompa Bahan Bakar ( Fuel Pump )

      Salah satu komponen pada sistem bahan bakar adalah pompa bahan bakar. Pompa bahan bakar disebut juga dengan fuel pump. Bahan bakar tidak dapat mengalir sendirinya, kecuali tanki bahan bakar diletakkan di atas. Tetapi pada umumnya tangki bahan bakar pada mobil letakknya dibagian bawah, sehingga memerlukan pompa bahan bakar untuk memompa bahan bakar agar dapat bersirkulasi. Lalu apa sih fungsi dari pompa bahan bakar ini? Berikut adalah penjelasannya : 

      Fungsi Pompa Bahan Bakar (Fuel Tank)


      Pada mobil bensin fungsi dari pompa bahan bakar adalah memompa bahan bakar dari tangki bahan bakar ke karburator (pada sistem bahan bakar konvensional) atau ke injector (pada mesin yang sudah injeksi.

      Tanpa adanya pompa bahan maka bahan bakar tidak dapat mengalir dengan sendirinya ke karburator/injektor, pompa bahan bakar terdapat dua tipe yaitu tipe makink dan tipe elektrik. Tipe mekanik ini umumnya digunakan pada mobil yang sistem bahan bakarnya masih konvensional atau menggunakan karburator.

      Sedangkan pompa bahan bakar tipe elektrik digunakan pada mobil yang sistem bahan bakarnya sudah injeksi. Tetapi ada juga mobil yang sistem bahan bakarnya konvensional menggunakan pompa bahan elektrik, sebenarnya banyak sih. Apalagi bengkel biasanya memodifikasi dari yang semula menggunakan tipe mekanik, dirubah menjadi tipe elektrik.

      Pompa Bahan Bakar tipe Mekanik
      Pompa Bahan Bakar tipe Mekanik
      Gambar diatas adalah pompa bahan bakar tipe mekanik. Pada modul VEDC malan disebutkan bahwa ada dua buah fungsi dari pompa bahan bakar yaitu :

      1. Memindahkan bensin dari tempat yang rendah (tangki) ketempat yang tinggi (karburator)
      2. Menjaga tekanan bahan bakar tetap konstan

      Sumber: BisaOtotmotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Pemeriksaan Sistem Pendingin Saat Tune Up Mobil

      Pemeriksaan Sistem Pendingin Pada Saat Tune Up Mobil - Pada kesempatan sebelumnya sudah dibahas mengenai sistem pendingin pada mobil, dimana pada postingan tersebut sudah kami jelaskan pentingnya sistem pendingin pada suatu kendaraan baik itu motor maupun mobil. Sistem pendingin berguna untuk mendinginkan mesin agar tetap bekerja normal dan tidak mengalami gangguan. Bila mesin tidak didinginkan, maka akan membuat ia panas berlebihan. Ini sungguh membahayakan untuk mesin itu sendiri, panas berlebihan atau over heating ini dapat membuat silinder kop (kepala silinder) melengkung yang pada akhirnya akan membuat oli dan air bercampur dan akhirnya akan macet.

      Karena tugasnya yang sangat penting, maka sistem pendingin merupakan salah satu sistem yang wajib diperiksa saat melakukan tune up mobil. Lalu apasajakah pemeriksaan pada sistem pendingin, berikut ini kami sebutkan beberapa pemeriksaan sistem pendingin pada saat melakukan tune up mobil :

      Pemeriksaan Sistem Pendingin Pada Saat Tune Up Mobil

      Berikut ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan :

      1. Pemeriksaan secara visual
      Pemeriksaan yang sistem pendingin yang dilakukan pada saat tune up yang pertama adalah pemeriksaan secara visual. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan kebocoran, kerusakan pada kisi-kisi atau bagian lainnya, selang kendor, dan lain sebagainya.

      2. Pemeriksaan kuantitas dan kualitas air pendingin
      Pemeriksaan yang kedua adalah mengenai air pendingin, baik itu kuantitas maupun kualitas. Periksa jumlah air radiator pada radiator dan juga reservoir  tank. Pastikan jumlahnya cukup, bila kurang langsung saja ditambah. Ingat, menambah air pendingin pada reservoir tank jangan melebihi garis full yang ada pada wadahnya, bila melebihi akan terjadi trouble. Selain dari segi kuantitas, dari segi kualitasnya pun perlu diperiksa. Bila air pendingin sudah kotor, mengandung oli, karat lebih baik diganti dengan yang baru. Akan lebih maksimal bila diganti dengan cairan khusus atau yang biasa disebut dengan radiator coolant.

      3. Periksa kebocoran sistem pendingin dengan radiator tester
      Walaupun sudah dilakukan pemeriksaan kebocoran secara visual, perlu dilakukan pemeriksaan kebocoran dengan alat pengetes. Karena walaupun tidak terjadi kebocoran secara visual, mungkin bisa jadi terjadi kebocoran ketika diberi tekanan pada radiatornya. Kita tahu bahwa radiator ini bila suhu meningkat, maka tekanannya pun juga meningkat. Untuk memeriksa kebocoran radiator ini dapat dilakukan dengan radiator tester, pada prinsipnya radiator akan diberi dengan tekanan tertentu, kemudian apabila ditemukan air menetes pada tempat tertentu dan tekanan pada manometer alat radiator tester maka dapat dipastikan terjadi kebocoran sistem pendingin. Pada buku manual toyota kijang seri k, tekanan yang digunakan adalah 1,2 kg/cm2. Dan mungkin setiap mobil berbeda-beda, untuk lebih tepatnya bisa dilihat spesifikasinya yang terdapat pada tutup radiatornya.
      Pemeriksaan Kebocoran Sistem Pendingin
      Pemeriksaan Kebocoran Sistem Pendingin

      4. Pemeriksaan kerja tutup radiator (tekanan pembukaan katup)
      Masih menggunakan alat yang sama, namun orang menyebut alat ini dengan radiator cup tester. Pengetesan ini merupakan pemeriksaan tekanan pembukaan katup tekan, artinya jika katup radiator diberi tekanan tertentu maka dia harus segera membuka. Lihat berapa tekanan yang tertulis pada tutup radiator, misal saja 0,9 bar. Maka di tekanan 0,9 bar ini katup tekan pada tutup radiator harus membuka, ciri membuka adalah tekanan akan turun dengan sendirinya pada tekanan 0.9.

      Mungkin itu yang paling penting untuk diperiksa ketika melakukan tune up mobil, jangan lupa untuk selalu merawat mobil anda agar lebih awet dan performa lebih maksimal.(www.bisaotomotif.com)

      Baca Selengkapnya>

      7 Cara dan tips merawat aki (baterai) mobil agar awet

      7 Cara merawat aki (baterai) mobil agar awet - Pada kendaraan baik itu mobil atau motor, umumnya menggunakan aki sebagai sumber energi untuk melakukan starter pada saat ingin menghidupkan mesin. Selain sebagai sumber energi ketika menghidupkan mesin pertama kali, aki juga berfungsi sebagai sumber listrik bagi sistem kelistrikan pada mobil ketika mesin mobil mati. Karena apabila mesin sudah hidup, peran aki sepenuhnya sudah digantikan oleh charging system. Mengingat fungsi aki yang sangat penting bagi kendaraan, maka perlu dilakukan perawatan. Kurangnya perawatan pada aki mobil, akan berdampak pada usia pakai aki tersebut. Semakin dirawat maka semakin awet aki tersebut.

      Salah satu gejala aki mobil sudah perlu ganti adalah sering tekor, dan sulit untuk menghidupkan mesin. Pada motor pun demikian, jika motor sudah sulit starter mungkin itu gejala aki perlu diganti atau dirawat.

      Terkadang kurang perawatan pada aki juga membuat mobil dan motor kurang starter, seperti elektrolit aki habis, terminal kendor, kotor, berjamur dll. Nah kalau sudah dirawat, biasanya aki akan di charge sebelum digunakan. Dan aki akan kembali normal. Ini bisa dilakukan apabila aki mobil/motor masih dalam  kondisi yang baik, bila karena faktor usia mungkin sangat sulit untuk mendapatkan kinerja aki yang baik.

      Kalau pakai motor mungkin tidak pusing kalau aki tekor, karena motor bebek biasanya dilenkapi dengan kick starter sehingga dapat menghidupkan motor walaupun aki motor. Ini tidak berlaku pada motor yang tidak ada kick starternya, karena ada motor yang tidak ada kick starternya. Sekali aki tekor, maka motor tidak dapat hidup dengan starter. Biasanya motor jenis ini adalah motor-motor sport.

      Lalu bagaimana caranya agar aki mobil lebih awet, berikut bisaotomotif.com merangkumnya dalam7 cara merawat aki mobil yang perlu anda ketahui dan praktikkan.

      7 Cara merawat aki (baterai) mobil agar awet
      7 Cara merawat aki (baterai) mobil agar awet

      1. Periksa jumlah elektrolit aki - cara merawat aki mobil

      Langkah pertama untuk merawat aki mobil adalah dengan rutin memeriksa jumlah elektrolit baterai atau aki. Ini sangat mudah dilakuan, anda hanya perlu memeriksanya satu bulan sekali. Bila berkurang aatau dibawah garis lower level, bila dibawah garis low bearti elektrolit kurang dan perlu ditambah air aki.

      Elektrolit baterai sangatlah penting dalam proses pengisian atau pengeluaran aki, bila jumlahnya kurang biasanya akan terdapat gangguan pada akinya. Yang paling sering ditemui adalah aki tekor tidak bisa distarter gara-gara elektrolit bateri habis.

      2. Periksa terminal baterai (aki) - cara merawat aki mobil

      Langkah kedua untuk merawat aki adalah dengan memeriksa terminal bateri. Anda dapat memeriksanya secara visual, pastikan terminal bateri bebas dari karat, jamur atau terminalnya longgar. Bila berkarat atau berjamur dapat anda bersihkan, untuk membersihkan terminal dari jamur dapat menggunakan air panas. Katanya jamur akan lebih mudah hilang, bila disiram dengan air panas.

      Sedangkan bila terminalnya kendor maka harus dikencangkan dan bila tidak memungkinkan bisa diganti dengan yang baru.

      3. Panaskan mobil jika mobil jarang digunakan - cara merawat baterai mobil

      Cara merawat aki mobil agar awet yang selanjutnya aadlah dengan memanaskan mobil. Pada dasarnya semua aki atau baterai mobil pasti akan mengalami self discharge dimana kapasitas baterai akan berkurang dengan sendirinya walaupun tidak digunakan. Itulah mengapa kalau mobil dibiarkan selama berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan aki bisa tekor dan tidak kuat untuk menghidupkan mesin. Maka dari itu perlu dilakukan pemanasan mobil agar baterai terisi kembali oleh sistem pengisian. Anda cukup memanaskan mobil 15 menit setiap minggunya, apabila mobil sudah sering digunakan maka langkah memanaskan mobil 15 menit setiap minggu tidak perlu dilakukan.

      4. Periksa sistem pengisian - cara merawat aki mobil

      Cara paling sederhana dalam memeriksa sistem pengisian adalah dengan melihat indikator pada baterai pada dashbord mobil, pada saat kunci kontak on mesin mati, maka gambar baterai akan menyala. Dan ketika mesin sudah hidup, maka gambar baterai akan mati. Bila mesin hidup, tetapi gambar baterai tetap hidup, maka terjadi permasalahan pada sistem pengisian. Silahkan lakukan servis sistem pengisian di bengkel favorit anda. Cara lain anda bisa melepas terminal negatif baterai pada saat mesin hidup, dan apabila mesin mati setelah terminal negatif dilepas maka sistem pengisian bermasalah. kalau masih hidup berarti sistem pengisian bekerja normal.

      5. Jangan menghidupkan beban berat saat mesin mati - cara merawat baterai mobil

      Cara merawat aki mobil yang kelima adalah hindari untuk menghidupkan beban berat seperti lampu kepala, tv, radio dan lain sebagainya dalam keadaan mesin mati dan dalam jangka waktu yang lama. Kapasitas baterai akan terkuras, lama-kelamaan aki akan tekor dan tidak mampu melakukan starter.
      Periksa sistem pengisian

      6. Tune up secara rutin - cara merawat aki mobil

      Cara alternatif untuk merawat baterai adalah dengan sering melakukan tune up rtin. Umumnya pada saat melakukan tune up, bateri atau aki mobil akan diperiksa dari mulai jumlah elektrolit, kondisi terminal dan lain sebagainya. Intinya baterai anda akan dirawat, sehingga akan lebih awet lagi.

      7. Periksa kualitas aki - cara merawat baterai mobil

      Untuk mendapatkan hasil yang akurat tentang kualitas suatu aki, perlu menggunakan alat yang namanya batteray load tester. Kalau sudah menggunakan alat ini, kualitas aki akan terlihat apakah masih baik, jelek atau buruk.
      Jika anda melakukan 7 cara diatas, baterai atau aki anda akan awet. Umunya baterai atau aki mobil dapat bertahan dalam jangka waktu 3 - 5 tahun, tentu ini tergantung dari pemakaian. Tentu akan berbeda apabila mobil dipakai setiap hari, dengan mobil yang jarang dipakai.
      Sumber; www.Bisaotomitf.com

      Baca Selengkapnya>

      Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi

      Berapa Lamakah Memanaskan Mesin Motor Injeksi - Memanaskan mesin merupakan langkah yang biasa dilakukan oleh sebagian orang, memang baik itu mobil atau motor sangat perlu dilakukan pemanasan. Tujuannya adalah agar mesin dalam temperatur kerja, sehingga siap untuk jalan. Tapi untuk motor injeksi dengan motor yang dulu berbeda sedikit terkait lamanya dalam memanaskan mesin. Lalu berapa lama waktu yang ideal untuk memanaskan mesin motor kita? Berikut bisaotomotif.com merangkumnya dalam waktu memanaskan mesin motor injeksi.

      Sebenarnya untuk memanaskan mesin motor injeksi tidak perlu lama-lama cukup 30 detik saja. Mengapa singkat, berikut adalah alasan mengapa memanaskan mesin motor injeksi tidak perlu lama-lama :

      #Sistem bahan bakar sudah canggih - Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi

      Sebelumnya, kita perlu tahu dulu bahwa motor injeksi sebenarnya sudah dilengkapi dengan sensor-sensor canggih, yang mana sensor tersebut akan mengirimkan sinyal kepada ecu. Dan ecu akan memprosesnya dan dikirim ke actuator. Tentu saja kondisi pada saat mesin panas dengan kondisi pada saat mesin dingin berbeda, dan jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor (actuator) akan menyesuaikan dengan suhu mesin. Jadi pada mesin motor injeksi, urusan bahan bakar sudah diatur oleh ecu sesuai dengan kebutuhan mesin. Bahkan sebenarnya, memanaskan mesin motor injeksi selama 10 detik pun sudah cukup.

      Berbeda jika dengan motor yang masih menggunakan karburator, biasanya motor yang menggunakan karburator akan sulit hidup untuk pertama kalinya, dan jika sudah hiduppun kadang-kadang mesin mati sendiri atau agak mbrebet sedikit. Dan itu normal, karena dikarenakan suhu mesin dan sekitarnya masih dingin. Bila sudah sampai temperatur kerja, mesin akan bekerja normal kembali.

      Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi
      Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi

      #Oli sudah naik - Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi

      Memanaskan mesin motor injeksi selama 30 - 60 detik, sudah membuat oli mesin bersirkulasi untuk melumasi komponen-komponen mesin yang bergerak, sehingga motor sudah siap untuk jalan.

      #Irit bbm - Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi

      Semakin lama memanaskan mesin motor injeksi, tentu konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak dan boros. Karena memanaskan mesin motor injeksi tidak memerlukan waktu yang lama, maka sebaiknya jangan memanaskan mesin melebihi 1 menit, atau anda akan kehilangan bahan bakar sia-sia.

      #Over heating - Berapa lama memanaskan mesin motor injeksi


      Ketika anda memanaskan mesin, saya yakin dalam posisi motor berhenti. Itu artinya mesin tidak didinginkan dengan aliran udara, seperti yang kita ketahui pada motor umumnya pendinginan dilakukan dengan memanfaatkan aliran udara ketika motor bergerak. Kecuali bagi motor-motor yang sudah dilengkapi dengan radiator sebagai sistem pendinginannya. Jadi bagi motor yang belum dilengkapi dengan radiator, hindari memanaskan mesin dalam waktu yang lama.

      Sumber: www.bisaotomitf.com

      Baca Selengkapnya>

      Fungsi dan kontruksi receiver / dryer pada ac mobil

      Ini Fungsi Receiver/Dryer pada Sistem AC Mobil - Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas bersama sama tentang fungsi dan kontruksi dari kondensor ac mobil. Setelah itu, kami akan mencoba menjelaskan kepada anda semua tentang fungsi dan kontruksi receiver/dryer pada sistem ac mobil. Oke, untuk memulainya kita ketahui terlebih dahulu apa itu receiver dryer dan fungsinya.

      Pada sirkulasi refrigerant pada ac mobil, refrigerant setelah dikompresi oleh kompresor, akan menuju ke kondensor untuk didinginkan. Sehingga refrigerant akan mengalami perubahan wujud yakni dari gas menjadi cari yang disebut dengan kondensasi.

      Refrigerant yang telah mengalami kondensasi ini kemudian akan menuju ke receiver/dryer, untuk ditampung sementara, disaring dang dipisahkan dari air.

      Fungsi receiver/dryer pada sistem ac mobil


      Yang perlu anda ketahui adalah bahwa receiver/dryer pada ac mobil memiliki dua buah fungsi terhadap refrigerant yang telah melalui dan mencair (kondensasi) dari kondensor. Apa sajakah fungsinya? Berikut ini kami sebutkan dan jelaskan sedikit.

      #Fungsi receiver/drywr yang pertama
      Fungsi pertama adalah untuk menyaring refrigeran dari kotoran yang dapat menghambat sirkulasi ac mobil. Komponen pada receiver/dryer yang bertugas untuk menyaring kotoran adalah filter.

      #Fungsi receiver/dryer yang kedua
      Selain terdapat filter, receiver/dryer juga terdapat desiccant. Desicant inilah yang berguna untuk memisahkan uap air dari refrigerant. Uap air harus dihilangkan dari refrigerant karena nantinya dapat membeku dan menhambat sirkulasi refrigerant, sehingga ac mobil tidak dingin.

      Kesimpulannya terdapat dua fungsi dari receiver/dryer yaitu menyaring dari kotoran, dan memisahkan uap air dari refrigerant.

      Kontruksi dari receiver/dryer

      Kontruksi dari receiver/dryer dapat anda lihat pada gambar dibawah ini. Terlihat terdapat setidaknya 5 komponen utama receiver/dryer. Komponen no 3 adalah sight glass atau dalam bahasa Indonesianya disebut juga dengan kaca pengintai, fungsinya untuk memeriksa jumlah refrigerant dengan menganalisa yang tampak dari sight glass ini.
      Fungsi dan kontruksi receiver / dryer pada ac mobil
      Fungsi dan kontruksi receiver / dryer pada ac mobil

      Keterangan Gambar :
      1. Tutup Pengaman
      2. Saklar Pengaman
      3. Sight Glass (Kaca Pengintai)
      4. Filter Penyaring
      5. Sel Silca (Desiccant)

      O iya ngomong-ngomong tentang kaca pengintai atau sight glass ini. Sight glass ini tidak selalu berada di receiver/dryer, saya sering menemukan sight glass ini pada saluran pipa refrigerant dan bukan berada diatas receiver/dryer, tetapi dimanampun tempatnya fungsinya adalah sama saja.
      Sumber: www.bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Fungsi Air Vent Tube Pada Karburator

      Pada saat memahami sistem kerja karburator khusunya pada sistem pelampung, anda akan melihat gambar kerja yang mana pada gambar tersebut terdapat komponen yang disebut dengan air vent tube. Air vent tube ini dari ruang pelampung dan ujungnya berada di air horn. Lalu apa sih fungsi dari air ventube itu? Berikut ini kami jelaskan  :

      Fungsi dari air vent tube adalah untuk Menstabilkan tekanan pada batas permukaan bensin agar tetap/konstan, atau agar tekanan yang berada di ruang pelampung sama dengan tekanan yang berada di air horn sehingga bahan bakar dapat mengalir dari ruang pelampung ke venturi yang tekanannya lebih rendah.

      Jumlah bahan bakar yang keluar dari main nozzle ditentukan oleh perbedaan antara tekanan udara yang berada di venturi (A) dengan tekanan udara berada di dalam ruang pelampung.

      Fungsi Air Ven Tube Pada Karburator
      Fungsi Air Ven Tube Pada Karburator


      Maka dari itu jumlah bahan bakar yang disalurkan ke venturi melalui main nozzle tergantung pada besarnya vakum yang terjadi di dalam venturi, maka dari itu tekanan yang berada air horn (C) dengan ruang pelampung (B) harus sama. tekanan udara di dalam air horn C dan di dalam ruang pelampung B diusahakan agar sama. 

      Apabila air vent tube dan juga saringan udara ini tersumbat, maka tekanan udara yang berada di air horn akan menjadi rendah apabila dibandingkan dengan tekanan yang berada di dalam ruang pelampung. Hal ini membuat bahan bakar yang keluar dari main nozzle menjadi bertambah, sehingga campuran udara dan bahan bakar menjadi gemuk. Tentu ini sangat merugikan, disamping lebih boros tenaga mesin juga kurang maksimal. Jadi ketika melakukan pembongkaran karburator, jangan lupa periksa air vent tubenya, OK!.

      Kemudian apabila air horn terjadi kebocoran (kendor atau rusak perpaknya) maka akan membuat tekanan yang berada atsmosfir (udara keluar). Ini akan membuat jumlah bahan bakar yang dikirim oleh main nozzle akan bertambah dan campuranpun akan menjadi gemuk.
      Sumber: www.BisaOtomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Ketahui 4 Penyebab Utama Rem Bunyi

      4 Penyebab Utama Rem Mobil dan Motor Bunyi -  Rem merupakan hal yang sangat vital yang ada pada suatu kendaraan, baik motor maupun mobil. Tanpa adanya rem tentu kita akan membuat kita menjadi takut, pastinya tidak ada yang berani melaju dengan kecepatan tinggi apabila remnya blong atau tidak ada rem sama sekali. Banyak kasus kecelakaan yang disebabkan oleh sistem rem yang bermasalah. Salah satu indikasi rem bermasalah adalah timbul bunyi atau suara, lalu apa sajakah penyebab rem mobil dan motor bunyi? Berikut ini kami sebutkan beberapa penyebabnya?

      1. Kanvas rem aus - sebab rem mobil dan motor bunyi

      Penyebab rem mobil atau motor bunyi yang pertama adalah kanvas rem aus, ini terjadi apabila pad (kanvas rem) (pada rem cakram) benar-benar sudah habis sehingga membuat cakram bersentuhan dengan besi pada pad.  Pada rem tromol juga demikian, bila kampas rem sudah habis maka tromol akan bersentuhan dengan besi pada sepatu rem. Terlebih lagi pada rem cakram yang sudah dilengkapi dengan plat anti cit-cit, plat tersebut akan berbunyi ketika kamvas rem sudah melebihi batas minimal. Bunyi yang dihasilkan dari gesekan antara plat dengan cakramnya. Bila rem anda sudah berbunyi cit-cit, sebaiknya langsung diperiksakan ke bengkel mobil langganan anda. Kalau lebih aman, sebaiknya periksa sistem rem secara berkala, bisa bersamaan dengan tune up ringan.

      2. Cakram dan tromol rem tidak rata - sebab rem mobil dan motor bunyi

      Selain karena kanvas rem yang sudah aus, rem bunyi juga disebabkan karena masalah pada cakramnya, atau jika pada rem yang menggunakan rem tromol maka ketidak rataan pada tromol rem akan membuat bunyi abnormal. Ini akan terjadi bila ketidaraat sudah sangat parah, selain menimbulkan bunyi yang abnormal juga akan menimbulkan getaran pada saat melakukan pengereman. Solusi dari permukaan cakram yang tidak rata adalah dengan diratakan atau biasa disebut dengan di bubut. Bila sudah terlalu tips, maka langkah yang paling tepat adalah dengan menggantinya.

      Rem Bunyi? Ini penyebabnya
      Rem Bunyi? Ini penyebabnya


      3. Rem kotor
      Kotoran yang terdapat pada rem juga akan menimbulkan bunyi, terlebih lagi apabila kotoran yang masuk berukuran agak besar seperti kerikil atau yang lainnya. Kerikil ini akan masuk dan membuat bunyi pada rem. Yang saya baca di berbagai media online, debu yang sudah lama menumpuk di sistem rem akan mengeras dan akhirnya akan membuat suatu lapisan di permukaan kanvas rem dan cakram/tromol rem. Sehingga menyebabkan timbulnya suara abnormal ketika rem diinjak. Untuk memperbaikinya biasanya dilakukan pembongkaran, servis dan pembersihan.

      4. Rem macet
      Setelah mengetahui 3 penyebab rem bunyi, kita lanjut ke penyebab rem bunyi yang ke-empat yaitu rem macet. Kondisi rem yang macet biasanya diakibatkan oleh piston rem yang berkarat sehingga tidak dapat bergerak alias macet. Ini berakibat pada saat peda rem diinjak, akan membuat kanvas rem tidak menekan cakram dan tromol rem, apabila piston ini macet pada saat pengereman atau pada saat kanvas rem bersentuhan dengan cakram dan tromol rem tentunya akan tercipta bunyi yang terus menerus meskipun pedal rem sudah tidak di injak. Kerusakan yang semacam ini dapat dilakukan dengan penggantian karet piston rem dan membersihkan piston rem.

      Rem pada kendaraan merupakan sistem yang sangat vital, karena ini menyangkut keamanan ketika berkendara. Banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh sistem rem yang bermasalah, seperti rem bloNg, dan lain sebagainya. Maka dari itu sudah seharusnya kita memperhatikan sistem yang satu ini, apabila ditemukan permasalahan pada sistem rem seperti rem tidak pakem, rem bunyi dll maka lebih baik di bawa kebengkel untuk dilakukan perbaikan atau perawatan berkala.

      Sumber: bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Fungsi lampu ruangan pada mobil

      Fungsi lampu ruangan pada mobil - Terdapat banyak lampu yang terdapat pada mobil, lampu lampu tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda misalkan saja lampu rem, pasti fungsinya adalah untuk memberikan isyarat kepada pengemudi dibelakangnya bahwa mobil tersebut sedang mengerem.

      Salah satu lampu yang tidak boleh dilupakan adalah lampu ruangan atau biasa disebut dengan lampu kabin, lampu ruangan umumnya terletak didalam kabin dan berada di bagian tengah mobil. Pada sebagian mobil lampu ruangan tidak hanya terdapat satu, tetapi dua yaitu di tengah dan dibelakangnya.

      Sesuai dengan namanya, lampu ruangan ini berfungsi untuk menerangi interior atau menerangi ruang penumpang pada saat malam hari sehingga tidak kegelapan di dalam mobil.

      Fungsi lampu ruangan pada mobil
      Fungsi lampu ruangan pada mobil

      Lampu ruangan ini didesain agar tidak menyilaukan pengemudi, lampu ruangan biasanya tidak dihidupkan ketika mobil sedang berjalan, alasanny adalah agar tidak membuat pengemudi yang berpapasan tidak silau. Sehingga lampu ini biasanya dihidupkan ketika kendaraan berhenti.

      Alasan lampu ruangan diletakkan dibagian tengah adalah agar lampu ruangan ini dapat menyebar merata menerangi bagian dalam mobil.

      Lampu ruangan ini dapat anda hidupkan dengan mengoperasikan saklar atau switch, umumnya ada 3 posisi saklar lampu ruangan yaitu posisi ON, DOOR dan OFF. Pada posisi OFF lampu ruangan akan mati, pada posisi ON lampu ruangan akan hidup, dan pada posisi DOOR lampu ruangan akan hidup ketika pintu terbuka.

      Sumber: bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder Mobil Kijang

      Ini Dia Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder Mobil Toyota Kijang - Pada mobil khusunya toyota kijang memiliki 12 baut pengikat kepala silinder. Dimana dalam proses pengencangan maupun pengendoran harus dilakukan secara berurutan agar tidak terjadi kebengkokkan kepala silinder. 

      Selain berurutan dalam proses pengencangan maupun pelepasan juga harus dilakukan secara bertahap, jangan satu baut sudah kencang sedangkan yang lainnya masih sangat kendor. Intinya harus dilakukan secara bertahap.

      Begitu juga ketika kita hanya memeriksa kekencangan baut kepala silinder, juga harus dilakukan dengan berurutan dan bertahap. Kemudian kekencangan baut kepala silinder antara yang satu dengan yang lainnya haruslah sama, tujuannya sama yaitu untuk menghindari terjadinya kebocoran maupun kebengkokan kepala silinder. 

      Agar kekencangannya sama antara satu dengan yang lainnya maka dibutuhkan alat yang bernama kunci momen. Kunci momen ini memiliki spesifikasi kekencangan yang dapat di atur. Apabila sudah sesuai spesifikasi kekencangan yang telah kita atur maka akan timbul bunyi, dan lain sebagainya.

      Di dalam buku manual toyota seri k, untuk toyota kijang seri k (2K, 3k - H, 4k, 5k, 7K) momen spesifikasi kekencangan baut kepala silinder adalah 5,4 - 6,6 kgfm.

      Urutan Pengencangan Bau Kepala Silinder Mobil Toyota Kijang
      Untuk pengencangan baut kepala silinder dimulai dari arah dalam, bisa dengan metode obat nyamuk atau secara silang. Berikut ini merupakan gambarnya :

      Metode silang
      Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder
      Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder
      Metode Melingkar (Obat Nyamuk)
      Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder
      Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder
      Anda boleh memilih salah satu cara untuk mengencangkan baut kepala silinder, boleh dengan metode silang maupun melingkar. Bila ada pertanyaan silahkan melalui komentar atau hubungi kami pada halaman contac.

      O iya baru ingat, selain urutan pengencangan yang harus berurutan, juga dalam mengencangkan baut kepala silinder juga harus secara bertahap. Jangan sampai baut yang satu sudah kencang dan yang lain masih kendor. Jadi harus bertahap, misal kencangkan semua baut dengan kekencangan 3 kgfm terlebih dahulu, kemudian meningkat dengan kekencangan 4 kgfm, kemudian 4,5 kgfm dan seterusnya. Tujuannya adalah sama supaya tidak terjadi kerusakan pada kepala silinder seperti melengkung, bocor dan lain sebagainya.

      Sumber: bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Ini Dia 4 Penyebab Utama Mobil Turun Mesin

      4Penyebab Utama Mobil Turun Mesin - Oke pada kesempatan ini akan merangkum sebuah artikel dengan tema overhaul mesin mobil. Overhaul ini sering disebut dengan istilah turun mesin, karena didalam pekerjaan tersebut memang mesin diturunkan dari mobil untuk diperiksa secara teliti dan diperbaiki. Overhaul merupakan suatu langkah dalam memperbaiki mesin mobil dengan menurunkan membongkar mesin dan diperiksa dengan sangat teliti sehingga didapat data yang valid.

      Data yang sudah diperoleh, selanjutnya akan dibandingkan dengan spesifikasi yang terdapat pada buku manual, bila hasilnya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada maka perlu tindakan selanjutnya apakah diperbaiki atau diganti kompenenya dengan yang baru. Kalau sudah diperbaiki dan yakin bahwa tidak ada masalah lagi langkah selanjutnya adalah merakitnya seperti sediakala.

      Untuk melakukan turun mesin tentunya perlu dilakukan analisa terlebih dahulu, ada beberapa gejala yang merupakan tanda-tanda mesin harus di over haul seperti asap putih keluar dari knalpot, mesin mogok, oli berubah warna jadi putih kecoklat-coklatan karena bercampur dengan air, adanya suara yang abnormal dan lain sebagainya.

      Pekerjaan turun mesin atau overhaul ini tidaklah mudah, dan butuh waktu yang tidak sebentar. Makanya ongkos untuk overhaul ini tidak murah, bisa mencapai 1 juta rupiah bahkan lebih tergantung kerusakan yang terjadi.

      Kalau ditanya mau apa tidak mesin mobil rusak, pasti jawabnya tidak. Tetapi adakalanya umur dari mobil mengharuskan untuk dilakukan over haul, tetapi dibalik itu semua ada beberapa cara untuk mencegah atau membuat mesin lebih awet agar tidak rusak vatal yang mengharuskan untuk di over haul, seperti ganti oli secara rutin, pemakaiannya benar, service dan perawatan berkala dan lain sebagainya.

      Selain itu juga perlu diketahui beberapa penyebab mesin di overhaul, agar nantinya kita dapat mencegah dan lebih waspada agar mobil tidak mudah rusak yang membuatnya harus di overhaul. Berikut kami sebutkan 3 Penyebab Mesin Mobil Turun Mesin.

      Ini Dia 4 Penyebab Utama Mobil Turun Mesin
      Ini Dia 4 Penyebab Utama Mobil Turun Mesin

      1. Overheating - penyebab utama mobil turun mesin

      Pernahkah mobil anda mogok? Jika iya apa penyebabnya? bensin habis? busi mati? atau yang lain?. Salah satu penyebab mobil mogok adalah over heating, dan akan menimbulkan beberapa kerusakan seperti kepala silinder melengkung yang akan membuat oli dapat bercampur dengan air sehingga perlu dilakukan perbaikan. Perbaikannya meliputi pelepasan kepala silinder dan diratakan, jadi tidak total semua dibongkar, melainkan setengahnya saja. Pekerjaan ini sering disebut dengan semi overhaul.

      Langkah antisipasinya adalah, apabila temperatur mesin sudah berada di level HOT (H), sebaiknya mesin segera dimatikan dan dilakukan pengecekan lebih lanjut. Umumnya over heating disebabkan oleh sistem pendingin yang tidak bekerja secara normal, seperti kipas radiator mati, air pendingin habis karena terjadi kebocoran, dan lain sebagainya.

      Bila ditemukan penyebab utamanya, maka coba minta bantuan kepada bengkel terdekat untuk dilakukan perbaikan, atau bila tidak memungkinkan diperbaiki di tempat maka mobil akan diderek sampai ke bengkel mobil.

      2. Pelumasan buruk, oli kurang/habis - penyebab utama mobil turun mesin

      Penyebab yang kedua mobil turun mesin adalah sistem pelumasan yang buruk, bisa juga oli mesin yang habis. Sistem pelumasan pada mobi memiliki fungsi yang sangat-sangat penting, yaitu untuk melumasi secara kontinyu komponen-komponen mesin yang bergerak dan bergesekan, tentu apabila tidak ada pelumasan akan membuat komponen-komponen tersebut mengalami kerusakan.

      Pernah terjadi kasus, oli mesin tinggal satu liter dan sudah berlangsung selama 1 bulan. Hasilnya terjadi kerusakan pada bantalan poros engkol, yang mengharuskan untuk diganti. Gejala yang timbul adalah suara yang abnormal.

      Untuk mengantisipasi agar oli tidak kurang atau habis adalah dengan secara rutin memeriksa jumlah oli melalui deep stick oil. Serta tentunya harus dilakukan penggantian oli mesin secara berkala. Yang tidak kalah penting adalah perhatikan juga indikator oli di dashbord mobil. Apabila indikator tekanan oli tersebut menyala (gambar cangkir ada tetesan) menandakan bahwa terjadi masalah pada sistem pelumasan mobil tersebut seperti tekanan kurang, sirkulasi buruk dan lain-lain dan penyebabnya bisa jadi pompa oli rusak, oli kurang, saringan kotor dan saluran tersumbat.
      Bila indikator ini menyala segera diperbaiki, langkah yang dapat anda lakukan dengan mudah adalah dengan memeriksa jumlah oli melalui stick oli. Jika oli tidak mencukupi silahkan ditambah dengan oli yang masih bagus, kemudian periksa juga kebocoran oli jangan sampai setelah anda tambah. selang beberapa hari oli sudah habis lagi.

      Bila ternyata bukan disebabkan karena oli kurang, maka bisa bawa ke bengkel untuk mendapatkan perawatan dan perbaikan.

      3. Timing belt putus - penyebab utama mobil turun mesin

      Dalam mekanisme katup, terdapat timing belt yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari poros engkol ke poros nok. Bila timing belt ini putus, bisa membuat piston dan katup-katupnya saling bertubrukan. Sehingga akan terjadi kerusakan pada katup dan pistonnya. Sehingga memaksa mobil anda harus turun mesin untuk diperbaiki. Tetapi tidak semua mobil yang timing belt putus menyebabkan kerusakan pada katup dan pistonnya, ada juga yang aman-aman dan tidak menyebabkan kerusakan. Semuanya tergantung dari kontruksinya. Yang pasti akan membuat mobil anda mogok dan tidak bisa dihidupkan. Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa yang terbaik adalah pecegahan, yaitu dengan mengganti timing belt secara rutin. Biasanya sekita 65.000 - 80.000 km, timing belt sudah diganti.

      4. Mobil kemasukan air (water hammer) - penyebab utama mobil turun mesin

      Mobil ternyata juga bisa kemasukan air, umumnya air ini dapat masuk melalui saluran hisap ketika mobil berada di jalan yang tergenang air, atau pada saat banjir terjadi. Air yang masuk ini akan ikut berada di ruang bakar, yang mana kita tahu bahwa air bukan merupakan zat yang bisa dikompresi seperti udara. Sehingga bila ditekan oleh piston maka dapat menyebabkan piston menjadi berlubang/ pecah, connecting rod patah, katup bengkok, poros engkol rusak dan juga mobil mogok.

      Langkah antisipasinya adalah hindari melalui jalan yang sering tergenang air yang tinggi, dan hidari juga mengendarai mobil pada saat terjadi banjir.

      Agar mobil terhindar dari turun mesin, maka perawatan rutin merupakan kunci utamanya. Jadi mobil yang dirawat akan lebih awet bila dibandingkan dengan mobil yang jarang dirawat.

      Sumber: bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      6 Penyebab Rem Mobil Blong Yang Perlu Anda Ketahui

      6 Penyebab Utama Rem Mobil Blong -  Rem merupakan salah satu sistem pada mobil dan motor yang sangat penting, mengingat fungsinya yang sangat vital, maka rem perlu dilakukan perawatan berkala. Tanpa adanya perawatan maka akan membuat rem cepat rusak, salah satu akibat bila rem jarang dirawat adalam rem blong. Rem blong merupakakan kondisi di mana rem mobil/motor kita tidak berfungsi sama sekali.

      Rem blong ini sudah menjadi salah satu penyumbang kecelakaan terbesar di Indonesia. Rem blog biasa terjadi pada mobil, truk atau bus. Sedangkan pada motor jarang sekali terjadi rem blog yang menyebabkan kecelakaan. Lalu bagaimana caranya agar kita terhindar dari rem mobil blong? Yaitu dengan mengetahu penyebab-penyebabnya, kemudian kita berusaha antisipasinya agar penyebab rem mobil blong tidak terjadi. Berikut beberapa penyebab rem mobil blong.

      1. Minyak rem kurang (habis) - penyebab rem mobil blong

      Penyebab rem mobil blongg yang pertama adalah minyak rem atau oli rem yang kuantitasnya kurang atau bahkan habis. Dengan kuantitas minyak rem yang kurang tentu akan membuat rem tidak dapat bekerja maksimal, karena proses penerusan tenaga dilakukan oleh minyak rem ini. Jika minyak rem habis rem akan blong karena minyak rem ini tidak mampu meneruskan tekanan dari pedal. Kalau kurangnya masih sedikit sepertinya tidak masalah, asalkan jumlahnya masih mencukupi untuk meneruskan tekanan sampai ke piston pada whheel cylinder (pada rem tromol) atau pada caliper (jenis cakram) untuk menekan kampas.

      Kalau berkurangnya minyak rem dalam waktu yang singkat, bisa disebabkan oleh kebocoran sistem, dan ini harus segera diperbaiki agar lebih aman dan hati anda pun nyaman ketika mengendarai mobil.

      Untuk mencegah rem mobil blong anda harus memeriksa kuantitas minyak rem secara rutin, bisa satu bulan sekali atau dua minggu sekali. Bila kurang bisa anda tambah sampai garis full, bila tidak punya minyak rem bisa membelinya di bengkel mobil atau toko sparepart. Harganya juga murah, tidak sampai 30 ribu untuk kualitas standar.

      2. Kanvas rem aus - penyebab rem mobil blong

      Kanvas rem yang sudah aus bisa membuat rem kurang pakem, bila ausnya sudah parah bisa menyebabkan rem tidak pakem sekali (rem blong). Kanvas rem aus sudah biasa kalau aus, yang tidak biasa adalah membiarkannya dipakai walaupun sudah aus. Untuk itu bila dirasa sudah aus, lebih baik diganti. Biasanya rem yang aus akan menimbulkan bunyi, karena pada model tertentu dilengkapi dengan plat indikator keausan yang akan berbunyi cit cit ketika kampas sudah aus. Selengkapnya bisa baca di artikel berikut ini : Penyebab rem mobil bunyi
      6 Penyebab Rem Mobil Blong Yang Perlu Anda Ketahui
      6 Penyebab Rem Mobil Blong Yang Perlu Anda Ketahui

      3. Piston rem rusak - penyebab rem mobil blong

      Piston rem yang sudah rusak juga dapat menjadi salah satu penyebab rem mobil blong. Piston yang sudah aus akan membuat tidak mampu lagi meneruskan tekanan hidraulis dari pedal untuk menekan kanvas sehingga tidak terjadi pengereman. Piston rem yang rusak seperti aus, berkarat sehingga macet, dll.
       

      4. Selang minyak rem tersumbat dan minyak rem kotor - penyebab rem mobil blong

      Penyebab rem blong yang ke empat adalah tersumbatnya aliran minyak rem pada selang-selang system rem. Bila ini terjadi maka akan membuat terganggunya kinerja sistem rem pada mobil. Bila tersumbatnya sampai minyak rem tidak bisa mengalir maka rem benar-benar tidak berfungsi atau blong. Tersumbatnya aliran ini bisa disebabkan oleh terlalu banyak kotoran yang terkandung pada minyak rem, kemudian minyak rem yang terlalu kotor dapat disebabkan oleh masuknya kotoran melalui tangki cadangan
      , entah anda lupa menutupnya atau ada hal lain. Kotoran pada minyak rem juga disebabkan oleh buruknya kualitas minyak rem, minyak rem yang tidak berkualitas akan menghasilkan endapan, endapan ini dapat dihasilkan dari zat warna yang ada pada minyak rem. Makanya minyak rem yang baik adalah yang bening (tidak berwarna), tetapi harganya sedikit lebih mahal. 
       

      5. Seal piston master silinder sobek, rusak, dan aus - penyebab rem mobil blong

      Penyebab rem mobil blong yang selanjutnya adalah sel piston master silinder yang sobek, rusak atau aus, kerusakan ini biasanya terjadi karena faktor usia dan kualias minyak rem yang kurang baik. Semakin buruk kualitas minyak rem maka seal ini semakin cepat rusaknya. Maka dari itu jagalah kualitas dari minyak rem, sehingga komponen system rem akan lebih terjaga dan awet.
       

      6. Vapour lock - penyebab rem mobil blog

      Kita menuju penyebab rem mobil blong yang ke-enam atau terakhir yaitu vapour lock. Definisi dari vapour lock ini adalah menguapnya minyak rem yang disebabkan oleh pengaruh suhu (terlalu panas), sehingga menyebabkan minyak rem mendidih dan timbulnya gelembung-gelembung udara (uap) di dalam sistem rem. Yang mana membuat rem kurang/tidak pakem lagi. Ada beberapa penyebab vapour lock ini, seperti suhu yang terlalu panas akibat pengereman dan kualitas minyak rem yang buruk.

      Cara pencegahan yang paling baik adalah dengan selalu rutin menservis rem mobil anda, terutama pemeriksaan kampas, penggantian kampas, minyak rem dan komponen-komponen lainnya. Diharapkan dengan ini rem blong tidak terjadi.

      Sumber:  bisaotomotif.com 

      Baca Selengkapnya>

      Komponen mekanisme penggerak kopling tipe hidraulis

      Komponen komponen mekanisme penggerak kopling tipe hidraulis - Terdapat dua macam tipe mekanisme penggerak kopling yang digunakan di sistem kopling mobil, yaitu tipe mekanis dan tipe hidraulis. Dan pada kesempatan-kesempatan sebelumnya sudah saya bahas tentang kopling ini, sehingga pada kesempatan kali ini akan saya share tentang komponen-komponen mekanisme penggerak kopling tipe hidraulis.

      Kalau belum mengetahui tentang prinsip kerja atau fungsi dari mekanisme penggerak bisa membaca artikel sebelumnya yang berjudul 2 macam mekanisme penggerak kopling.

      Komponen-komponen mekanisme penggerak kopling tipe hidraulis

      Perhatikan gambar dibawah ini :
      Mekanisme penggerak koplin tipe hidraulis
      Mekanisme penggerak koplin tipe hidraulis
      Dari gambar diatas, anda sudah mengetahui komponen-komponen dari mekanisme penggerak tipe hidraulis yaitu :
      1. Pedal kopling
      2. Master silinder kopling
      3. Pipa tekanan fleksibel
      4. Pipa tekan baku
      5. Tuas pembebas
      6. Silinder kopling
      7. Bantalan tekan
      8. Pegas diafragma
      9. Rumah kopling
      10. Pegas pengembali pedal
      11. Pegas pengembali tuas pembebas
      12. Tuas master silinder rod
      Nah, demikian saja artikel tentang komponen mekanisme penggerak kopling tipe hidraulis. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Jangan lupa dibaca artikel yang lain

      sumber: www.bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Kapan Ban Mobil dan Motor Perlu Diganti?

      Kapan Ban Mobil dan Motor Perlu Diganti? - Ban mobil terbuat dari karet, yang mana lama kelamaan akan mengalami keausan apabila terus digunakan. Dan keausan inilah yang memaksa anda untuk mengganti ban mobil anda. Selain terjadi keausan normal, masih terdapat beberapa penyebab lainnya yang mengharuskan anda untuk mengganti ban mobil anda. Lalu pada saat kondisi seperti apa ban mobil harus diganti? Berikut penjelasannya :

      Kapan Ban Mobil dan Motor Perlu Diganti?
      Kapan Ban Mobil dan Motor Perlu Diganti?


      1. Ban aus
      Pada umumnya ban akan mengalami keausan apabila terus digunakan, salah satu cara mengetahui tingkat keausan ban adalah dengan melihat Threat Whear Indicator (TWI). Apabila TWI ini sudah mulai terkikis, atau sejajar dengan thread maka ban sudah seharusnya dilakukan penggantian. Selebihnya tentang TWI dalam artikel berikut ini : Indikator keausan pada ban.

      Begitu juga apabila ban ausnya tidak merata, apabila salah satu sisi sudah aus parah sedangkan sisi lainnya masih bagus maka ban tetap harus diganti. Keausan yang tidak merata ini bisa disebabkan oleh salahnya penyetelean wheel aligment, tekanan ban tidak standar, keausan/kerusakan komponen kemudi/suspensi dan lain sebagainya.


      2. Ban meletus
      Sepertinya kalau ban sudah meletus maka ban harus diganti, kalau bocor mungkin masih bisa digunakan lagi. Tetapi kalau sudah meletus biasanya ban luar akan sobek, dan tidak dapat digunakan lagi.

      3. Terlalu banyak tambalan
      Untuk jenis ban tubeless maka tambalan terletak pada ban luar, dan apabila semakin banyak tambalan maka dapat mengganggu kinerja. Disamping sudah tidak balance lagi, juga sangat berisiko apabila digunakan untuk perjalanan jauh. Jadi, apabila ban sudah terdapat banyak tambalan sebaiknya diganti.

      4. Ban sobek, melembung
      Apabila ban terisi dengan tekanan yang berlebihan dapat membuat ban melembung, dan pada akhirnya akan menyobekkan ban bagian luar. Ban yang seperti ini sebaiknya diganti agar risiko tidak semakin besar pada akhirnya nanti.

      Baca Selengkapnya>

      Sistem Kerja Karburator Pada Stationer dan Kecepatan Lambat

      Sistem kerja pada karburator yang kedua setelah sistem pelampung adalah sistem stationer dan juga sistem kecepatan lambat. Sistem ini menjelaskan cara kerja karburator pada saat mesin masih stationer (idle = pedal gas belum diinjak oleh pengemudi) dan juga pada saat kecepatan lambat.

      Ketika mesin masih berputar lambat dan throttle baru terbuka sedikit, maka udara yang masuk ke karburator jumlahnya juga masih sangat sedikit. Jumlah yang yang sedikit ini belum dapat membuat kevakuman pada ventury, sehingga bahan bakar tidak keluar melalui main nozzle (lihat pada sistem pelampung pada karburator). Maka dari itu primary low speed circuit diperlukan untuk menyalurkan bahan bakar di bawah throtle ketika mesin berputar idle dan kecepatan lambat. Dan berikut ini adalah penjelasannya :

      1. Cara kerja karburator pada saat mesin berpurat idling (stationer)

      Sitem Kerja Karburator Pada Saat Idle (Stationer)
      Sitem Kerja Karburator Pada Saat Idle (Stationer)

      Untuk memudahkan dalam memahami, silahkan lihat gambar dibawah ini. Apabila throttle valve (katup throttle) tertutup atau terbuka (sedikit sekali) maka yang terjadi pada bawah throttle valve adalah kevakuman yang besar (terjadi ketika langkah hisap). Sehingga akan menghisap bahan bakar yang telah bercampur dengan udara, campuran udara dan bahan bakar ini akan keluar dari idle port ke intake manifold dan akan masuk ke dalam silinder ketika langkah hisap.

      2. Cara kerja karburator pada saat kecepatan lambat (throttle valve dibuka sedikit)

      Sistem kerja karburator pada saat kecepatan lambat
      Sistem kerja karburator pada saat kecepatan lambat
      Ketika throttle valve dibuka sedikit dari pada keadaan stationer, maka jumlah udara yang mengalir akan bertambah. Hal ini tentu akan membuat kevakuman dibawah throttle menjadi berkurang, bahan bakar yang keluar dari idle port pun akan berkurang, sementara itu dari main nozzle belum keluar. Tentu ini akan membuat kekurangan bahan bakar, untuk mengatasinya maka karburato ditambah dengan sistem kecepatan lambat, pada saat ini pasokan bahan bakar akan bertambah dan keluar dari slow port.

      3. Sekrup penyetel campuran idle

      Untuk mengatur perbandingan antara udara dan bahan dibuat sekrup penyetel campuran idle, sekrup ini akan mengatur campuran udara dan bahan bakar ketika putaran idle. Kita dapat menyetelnya dengan cara memutarnya.  

      4. Slow Jet

      Jumlah bahan bakar yang disupplya untuk primary low speed circuit, diatur oleh slow jet. Bahan bakar akan melalui slow jet, ini kemudian akan m elewati sekrup penyeterl campuran idle dan bahan bakar akan keluar melalui idle port.

      5. Air Bleeder

      Air bleeder ini berguna untuk membantu atomisasi bahan bakar dan bercampur dengan udara.

      6. Economizer Jet

      Economizer jet ini berguna untuk menambah keceppatan aliran bahan bakar sehingga diperoleh campuran yang baik antara udara dan bahan bakar dari air bleeder.

      SUmber: www.Bisaotomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Tipe-Tipe Karburator Pada Motor dan Mobil

      Tipe tipe karburator pada motor dan mobil ada beberapa macam, pembagiannya pun dibagi menjadi beberapa bagian seperti berdasarkan jumlah venturinya atau tipe arus dan jumlah barel. Karburator adalah salah satu komponen pada sistem bahan bakar bensin yang berguna untuk mencampur udara dan bahan bakar dalam perbandingan yang diusahakan sesuai dengan kebutuhan mesin. Oke, langsung saja berikut adalah tipe tipe karburator.

      A. Tipe karburator berdasarkan jenis ventury

      Tipe Karburator berdasarkan tipe ventury
      Tipe Karburator berdasarkan tipe ventury
      Jenis ventury yang digunakan pada mobil ataupun motor biasanya terdapat 3 tipe, yaitu venturi tetap (fixed venturiw), variable venturi, dan valve venturi. Variable venturi adalah tipe venturi yang paling sering digunakan, permukaan venturi pada venturi jenis ini di atur sesuai dengan banyak sedikitnya udara yang dihisap. 

      Karburator tipe "N" pada mesin Daihatsu kayaknya sudah menggunakan venturi yang berjenis air valve, sehingga karburator ini membukanya air valve diatur dengan besarnya udara yang dihisap. Walaupun berbeda jenisnya dengan variable venturi tetapi kerjanya hampir sama dengan venturi tipe variabel.

      B. Tipe karburator berdasarkan tipe aliran

      Tipe karburator berdasarkan tipe aliran
      Tipe karburator berdasarkan tipe aliran
      Karburator dapat dibedakan dari jenis alirannya. Karburator yang mencampur udara dan bahan bakar yang keluarnya mengara ke bawah disebut karburator arus turun, sedang yang keluarnya ke sisi (mendatar) disebut karburator arus datar. Pada mobil mobil karburator arus turun lebih banyak digunakan daripada tipe arus datar. 

      C. Tipe karburator berdasarkan jumlah barel

      Tipe karburator berdasarkan jumlah barrel
      Tipe karburator berdasarkan jumlah barrel
      Barel adalah saluran untuk mencampur udara dan bahan bakar yang mengalir dari ventury ke inlet karburator. Bila hanya terdapat satu barel, maka karburator disebut dengan karburator singgle barel, tetapi bila terdapat dua disebut dengan karburator double barrel. Pada umumnya karburato singgle barel digunakan untuk mesin yang memiliki kapasitas kecil, sedangkan double barrel digunakan pada mesin yang memiliki kapasitas yang lebih besar atau sedang.

      Sumber: www.BisaOtomotif.com

      Baca Selengkapnya>

      Custom Search