Sistem Kerja Karburator Pada Stationer dan Kecepatan Lambat

Sistem kerja pada karburator yang kedua setelah sistem pelampung adalah sistem stationer dan juga sistem kecepatan lambat. Sistem ini menjelaskan cara kerja karburator pada saat mesin masih stationer (idle = pedal gas belum diinjak oleh pengemudi) dan juga pada saat kecepatan lambat.

Ketika mesin masih berputar lambat dan throttle baru terbuka sedikit, maka udara yang masuk ke karburator jumlahnya juga masih sangat sedikit. Jumlah yang yang sedikit ini belum dapat membuat kevakuman pada ventury, sehingga bahan bakar tidak keluar melalui main nozzle (lihat pada sistem pelampung pada karburator). Maka dari itu primary low speed circuit diperlukan untuk menyalurkan bahan bakar di bawah throtle ketika mesin berputar idle dan kecepatan lambat. Dan berikut ini adalah penjelasannya :

1. Cara kerja karburator pada saat mesin berpurat idling (stationer)

Sitem Kerja Karburator Pada Saat Idle (Stationer)
Sitem Kerja Karburator Pada Saat Idle (Stationer)

Untuk memudahkan dalam memahami, silahkan lihat gambar dibawah ini. Apabila throttle valve (katup throttle) tertutup atau terbuka (sedikit sekali) maka yang terjadi pada bawah throttle valve adalah kevakuman yang besar (terjadi ketika langkah hisap). Sehingga akan menghisap bahan bakar yang telah bercampur dengan udara, campuran udara dan bahan bakar ini akan keluar dari idle port ke intake manifold dan akan masuk ke dalam silinder ketika langkah hisap.

2. Cara kerja karburator pada saat kecepatan lambat (throttle valve dibuka sedikit)

Sistem kerja karburator pada saat kecepatan lambat
Sistem kerja karburator pada saat kecepatan lambat
Ketika throttle valve dibuka sedikit dari pada keadaan stationer, maka jumlah udara yang mengalir akan bertambah. Hal ini tentu akan membuat kevakuman dibawah throttle menjadi berkurang, bahan bakar yang keluar dari idle port pun akan berkurang, sementara itu dari main nozzle belum keluar. Tentu ini akan membuat kekurangan bahan bakar, untuk mengatasinya maka karburato ditambah dengan sistem kecepatan lambat, pada saat ini pasokan bahan bakar akan bertambah dan keluar dari slow port.

3. Sekrup penyetel campuran idle

Untuk mengatur perbandingan antara udara dan bahan dibuat sekrup penyetel campuran idle, sekrup ini akan mengatur campuran udara dan bahan bakar ketika putaran idle. Kita dapat menyetelnya dengan cara memutarnya.  

4. Slow Jet

Jumlah bahan bakar yang disupplya untuk primary low speed circuit, diatur oleh slow jet. Bahan bakar akan melalui slow jet, ini kemudian akan m elewati sekrup penyeterl campuran idle dan bahan bakar akan keluar melalui idle port.

5. Air Bleeder

Air bleeder ini berguna untuk membantu atomisasi bahan bakar dan bercampur dengan udara.

6. Economizer Jet

Economizer jet ini berguna untuk menambah keceppatan aliran bahan bakar sehingga diperoleh campuran yang baik antara udara dan bahan bakar dari air bleeder.

SUmber: www.Bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Tipe-Tipe Karburator Pada Motor dan Mobil

Tipe tipe karburator pada motor dan mobil ada beberapa macam, pembagiannya pun dibagi menjadi beberapa bagian seperti berdasarkan jumlah venturinya atau tipe arus dan jumlah barel. Karburator adalah salah satu komponen pada sistem bahan bakar bensin yang berguna untuk mencampur udara dan bahan bakar dalam perbandingan yang diusahakan sesuai dengan kebutuhan mesin. Oke, langsung saja berikut adalah tipe tipe karburator.

A. Tipe karburator berdasarkan jenis ventury

Tipe Karburator berdasarkan tipe ventury
Tipe Karburator berdasarkan tipe ventury
Jenis ventury yang digunakan pada mobil ataupun motor biasanya terdapat 3 tipe, yaitu venturi tetap (fixed venturiw), variable venturi, dan valve venturi. Variable venturi adalah tipe venturi yang paling sering digunakan, permukaan venturi pada venturi jenis ini di atur sesuai dengan banyak sedikitnya udara yang dihisap. 

Karburator tipe "N" pada mesin Daihatsu kayaknya sudah menggunakan venturi yang berjenis air valve, sehingga karburator ini membukanya air valve diatur dengan besarnya udara yang dihisap. Walaupun berbeda jenisnya dengan variable venturi tetapi kerjanya hampir sama dengan venturi tipe variabel.

B. Tipe karburator berdasarkan tipe aliran

Tipe karburator berdasarkan tipe aliran
Tipe karburator berdasarkan tipe aliran
Karburator dapat dibedakan dari jenis alirannya. Karburator yang mencampur udara dan bahan bakar yang keluarnya mengara ke bawah disebut karburator arus turun, sedang yang keluarnya ke sisi (mendatar) disebut karburator arus datar. Pada mobil mobil karburator arus turun lebih banyak digunakan daripada tipe arus datar. 

C. Tipe karburator berdasarkan jumlah barel

Tipe karburator berdasarkan jumlah barrel
Tipe karburator berdasarkan jumlah barrel
Barel adalah saluran untuk mencampur udara dan bahan bakar yang mengalir dari ventury ke inlet karburator. Bila hanya terdapat satu barel, maka karburator disebut dengan karburator singgle barel, tetapi bila terdapat dua disebut dengan karburator double barrel. Pada umumnya karburato singgle barel digunakan untuk mesin yang memiliki kapasitas kecil, sedangkan double barrel digunakan pada mesin yang memiliki kapasitas yang lebih besar atau sedang.

Sumber: www.BisaOtomotif.com

Baca Selengkapnya>

Tips Membeli Ban Mobil Bekas Yang Tepat dan Berkelas

Tips Membeli Ban Mobil Bekas - Memiliki mobil memang sangat menyenangkan karena Anda tak perlu ribet dengan panas dan hujan tapi Anda juga akan berhadapan dengan kebutuhan untuk menjaga mobil untuk selalu siap untuk bekendara yang salah satunya adalah ban mobil. nah, membeli ban mobil satu paket memang menguras kantong apalagi dimasa belom gajian yang akhirnya membuat Anda beralih pada ban bekas. Bagi yang sedang menacari ban mobil bekas alangkah baiknya Anda membperhatikan tips membeli ban mobil bekas berikut ini. 

Tips Membeli Ban Mobil Bekas Dapatkan Ban Kualitas Oke 

Tips Membeli Ban Mobil Bekas
Tips Membeli Ban Mobil Bekas

Berikut ini merupakan tips yang patut untuk diikuti ketika memilih ban bekas untuk mobil Anda. Jangan hanya tertipu penampilan saja teliti sebelum membeli ban bekas Anda akan berdampak lumayan pada mobil Anda nantinya. 

1. Perhatikan jumlah tambalan jika memilih ban tubles 
Jika Anda ingin membeli ban bekas terutama ban bekas tubles alangkah baiknya jika Anda memilih yang tidak memiliki terlalu banya tambalan. Jika terlalu banyak tamabalan usahakan jangan dipilih dan mencari yang lain karena ban tersebut tidak layak pakai merupakan tips memilih ban mobil bekas pertama yang harus Anda pahami. 

2. Tapak ban sangat penting 
Ketika Anda membeli ban mobil bekas baiknya untuk melihat tapakan dari ban mobil yang ada. Cek apakah ban bekas tersebut memiliki keretakan atau cacat lainnya pada setiap tapakannya. Kemudian jika pada ban mobil yang bar tentu pada tapakan ban akanterlihat dan tercetak jelas kerumitan dari motip tapakan ban. Untuk ban bekas sebaiknya Anda memilih tapakan ban yang disekeliling bannya memiliki tapakan uliran yang sama meratanya. Jika Anda memilih dengan tapakan uliran yang tidak merata akan mengakibatkan laju mobil Anda tidak nyaman. 

3. Hindari vulkanisir 
Terkadang ada yang memilih untuk mengunakan ban vulkanisir dibandingkan harus ribet memperhatikan tips beli ban mobil bekas yang membutuhkan kejelian. Perlu Anda ketahui jika ban vulkanisir memeng terlihat hampir sama dengan ban asli yang andabeli namun sesungguhnya itu haya direkayasa agar terlihat seperti ban gres alias baru. Ban vulkanisir akan berbahaya jika digunakan terutama pada bagian ban depan. 

4. Terlihat bagus belom tentu disertai kualitasnya 
Ketelitian juga perlu ditingkatkan ketika membeli ban bekas terkadang ada pihak yang memosel ban bekasnya sehingga terhindar dari segala pngecekan yang jika dilihat lebih dekat dan teliti tidak layak untuk digunakan. Memang jika dilihat lebih bagus tapi keselamatan paling utama bukan. Nah inilah Anda harus teliti sebelum membeli. 

5. Kode produksi
Mengecek kode produksi juga bisa menjadi penentu bagusnya ban bekas pilihan Anda. Yep, ketika Anda memilih ban bekas usahakan untuk selalu mengecek kode produksi yang tertera pada ban. 

Nah, apa untungnya? Untungnya Anda bisa memiliki kualitas ban yang bagus dibandingkan dengan yang lain jika Anda memilih ban dengan kode produksinya tidak terlalu lama masih baru-baru ini. 

Ban yang kode produksinya masih fresh atau tidak telalu lama memiliki kualitas yang bagus dibandingkan yang lainnya namun bukan berarti Anda juga mengabaikan factor lainnya. Mengenai ban bekas memang ada keuntungan dari segi keuangan anamun bukan berarti Anda beralih pada ban bekas ini. 

Usahakan untuk meminimalisir penggunaan ban bekas karena performanya tidak setangguh ban asli yang baru. Selain itu yang perlu diingat adalah ketika Anda menggunakan ban bekas jangan terlalu lama atau berfikir bahwa masalan ban Anda sudah teratasi tapi ban bekas hanyalah sebagai ban cadangan saja.

Sumber: Bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Ini akibat jika terlalu lama menginjak pedal kopling mobil

Ini akibat jika terlalu lama menginjak pedal kopling - Banyak kasus mesin sudah diseting sedemikian rupa, tapi masih saja tidak bertenaga. Terutama untuk angkatan pertama dan di jalan yang mendaki. Salah satu penyebab kasus ini adalah kampas kopling yang sudah aus/tipis, sehingga terjadi selip. Dalam artian, tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak dapat disalurkan dengan sempurna ke transmisi.

Walaupun sudah di gas pol, tapi mobil tidak jalan-jalan. Itu juga salah satu tanda kampas kopling aus. Kampas kopling yang aus memang sudah wajar, namanya komponen yang bekerja pasti lama kelamaan juga akan mengalami kerusakan atau keausan. Cuman masalahnya adalah apabila keausan atau kerusakan komponen tersebut, terjadi dalam jangka waktu yang singkat dengan kondisi barunya. Ini menandakan adanya kesalahan, baik itu faktor penggunaan atau faktor penyetelan.

Yang akan kita bahas kali ini adalah kampas kopling yang aus dikarenakan salah pemakaian. Seringkali pengemudi menginjak kopling terlalu lama, atau malah menjalankan mobilnya dengan terus menerus menginjak kopling (walaupun hanya di injak sedikit).

Bila pedal kopling di injak sedikit saja, entah itu seperempat atau setengahnya maka akan membuat kampas kopling tidak tertekan oleh plat penekan, akibatnya kampas kopling tidak terhubung sepenuhnya dengan roda gila dan plat penekan. Kampas kopling hanya terhubung sedikit saja sehingga akan membuatnya selip. 

Ini akibat jika terlalu lama menginjak pedal kopling
Ini akibat jika terlalu lama menginjak pedal kopling


Kopling selip inilah yang akan membuat kampas kopling cepat aus, bila terlalu lama dalam menginjak pedal kopling (setengah koplin) kampas kopling yang selip akan panas dan lama kelamaan akan menyebabkan kampas kopling terbakar atau gosong. Kampas kopling yang terbakar, akan menimbulkan bau khas yang sangat menyengat. Waspada jika kampas kopling sudah terbakar, untuk memperbaiki kasus tersebut jalan satu-satunya adalah menggantinya dengan yang baru.

Anda dapat menginjak setengah pedalvkopling kalau memang diperlukan saja, misalnya untuk menjaga agar mobil idak mati. Tapi yang perlu diingat adalah jangan terlalu lama    dan terlalu sering menginjak pedal kopling dalam posisi setengah. Selain itu juga, setelah selesai melakukan perpindahan gigi, harus secepatnya lepas tu peda kopling. Tapi jangan terlalu cepat juga, nanti mesin mati lagi.

Umumnya pengemudi akan menginjak pedal kopling dalam posisi setengah ketika berada di jalanan yang macet, ada solusi yang lain seperti menggunakan percepatan gigi ke satu dan berjalan secara perlahan. Bila berhenti, lebih baik anda netralkan dan aktifkan handrem.

Baca Selengkapnya>

Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian

Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian - Pada sistem pengapian yang masih konvensional atau sistem pengapian yang masih menggunakan platina untuk memutus dan menghubungkan arus primer yang ada di koil agar terjadi induksi tegangan tinggi.

Kondensor memiliki fungsi yang sangat vital, yaitu berfungsi untuk mencegah percikan bunga api yang terjadi pada platina. Percikan bunga api yang terjadi pada platina dapat membuat kontak point yang terdapat pada platina cepat aus, maka dari itu apabila tidak dilengkapi dengan kondensor maka platina akan cepat rusak (aus).

Kondensor ini berbentuk silinder kecil, kondensor terdiri dari beberapa lembar kertas timah yang masing-masing lembar tersebut diberi kertas paraffin. Lembaran-lembaran tersebut kemudian digulung dengan ketat, hingga membentuk sebuah silinder.

Masing-masing dari kumpulan plat tersebut kemudian dihubungkan dengan satu kawat yang nantinya akan menjadi kutub positif dan negatif.

Kondensor ini terpasang pada di distributor, ada yang dipasang di dalam distributor, tetapi ada juga yang dipasang di luar distributor. Untuk mobil toyota kijang rata-rata dipasang di luar bodi distributor. 

Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian

Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian
Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian

Kondensor pada sistem pengapian berfungsi untuk menyerap loncatan bunga api yang terjadi antara breaker point yang ada pada platina. Loncatan bunga api ini terjadi pada saat platina mulai membuka, tujuan utamanya adalah untuk menaikkan tegangan yang ada pada coil skunder (tempatnya kumparan skunder). Tujuan lainnya juga adalah untuk membuat platina lebih awet.

Bagaimana bisa kondensor dapat menaikkan tegangan yang ada pada kumparan skunder coil? Ini penjelasannya.

Arus primer akan mengalir menuju ke kumparan primer, yang apabila arus primer ini diputus oleh platina secara tiba-tiba akan menyebabkan bangkitnya tegangan tinggi sekitar 500 volt pada kumparan primer dan 10.000 volt atau lebih pada kumparan sekunder yang ada pada ignition coil.

Induksi diri tersebut dapat menyebabkan arus tetap mengalir dalam bentuk bunga api pada breaker point. Hal ini disebabkan karena gerakan pemutusan platina relatif lebih lambat dibandingkan dengan gerakan aliran listrik.

Apabila terjadi loncatan bunga api pada platina, maka pemutusan arus primer tidak terjadi dengan maksimal. Akibatnya tegangan tinggi yang dihasilkan pada kumparan sekunder juga kurang maksimal. Agar tegangan yang dibangkitkan pada kumparan skunder lebih maksimal, maka pemutusan arus primer harus terjadi lebih cepat.

Pada saat arus primer mengalir maka akan terjadi hambatan pada arus tersebut, hal ini disebabkan oleh induksi diri yang terjadi pada waktu arus mengalir pada kumparan primer. Induksi diri tidak hanya terjadi pada waktu arus primer mengalir, akan tetapi juga pada waktu arus primer diputuskan oleh platina saat mulai membuka. Pemutusan arus primer yang tiba-tiba pada waktu platina membuka, menyebabkan bangkitnya tegangan tinggi sekitar 500 V pada kumparan primer dan 10.000 volt atau lebih pada kumparan sekunder pada ignition coil. 

Induksi diri tersebut, dapat menyebabkan arus primer tetap mengalir melalui bunga api yang terbentuk pada breaker point. Mengapa bisa terjadi hal demikian? Hal ini dikarenakan gerakan platina dalam memutuskan arus primer relatif lebih lambat dibandingkan dengan gerakan aliran listrik yang ingin terus melanjutkan alirannya ke massa/ground/body. Jika terjadi loncatan bungai api pada platina saat platina mulai membuka, maka pemutusan arus primer tidak terjadi dengan cepat dan maximal, padahal tegangan yang dibangkitkan pada kumparan sekunder akan naik apabila pemutusan arus primer terjadi lebih cepat.

Untuk mencegah terjadinya loncatan bunga api pada platina, maka pada rangkaian sistem pengapian konvensional dipasaanglah kondensor untuk menyerap loncatan bunga api. Kondensor ini ada umumnya dirangkai secara paralel dengan platina.

Besar kapasitas kondensor menjukkan kemapuan dari kondensor tersebut. kemudian kapasitas usatu kondensor bisa diukur dengan satuan mikro farad. Misalnya kapasitor dengan kepasitas 0.22 micro farad atau 0.25 micro farad.
Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Sejarah Penemuan Helikopter

Sebenarnya, perjalanan helikopter menjadi bentuk yang dikenal pada saat ini memakan kurun waktu yang cukup panjang. Dalam perjalanannya, juga melibatkan perkembangan teknologi dan juga para penemu serta pengembang helikoter.

Helikopter pertama yang menerbangkan manusia adalah Helikopter Breguet-Richet, tahun 1907. Heli ini terbang di Douai, Perancis pada 29 September 1907. Helikopter ini masih memperoleh bantuan dari empat orang yang memegangi keempat kakinya. Upaya ini tidak memperoleh catatan baik sebagai helikopter pertama yang terbang bebas. Walaupun demikian, helikopter ini membuktikan keberhasilan teori terbang vertikal yang saat itu masih dianggap sebagai teori. Ini merupakan mesin pertama yang bisa terbang dengan sendirinya membawa seorang pilot secara vertikal sebagai akibat daya angkat sayap putarnya. Heli ini menggunakan mesin Antoinette berkekuatan 50 hp.

Terbang heli sesungguhnya dilakukan oleh Paul Cornu menggunakan heli bermesin ganda Antoinette 24 hp di Lisieux, Perancis pada 13 November 1907. Penerbangan berlangsung 20 detik hingga ketinggian 0,3 Meter. Sedangkan Helikopter berjenis Gyroplane pertama diraih oleh C4 Autogiro buatan Juan de la Cierva. Autogiro terbang pertama pada 9 Januari 1923. Rahasia sukses pada pengadopsian sistem flapping hinges joint the blades to the rotor head.

Sementara helikopter yang sukses terbang pertama dilakukan oleh jenis Fock Wulf FW-61 berotor ganda yang didesain oleh Professor Heinrich Focke pada tahun 1933-1934. Helikopter ini melakukan terbang perdananya pada 26 Juni 1936 dan ditenagai oleh mesin Siemens-Halske Sh 14A bertenaga 160 hp. Heli ini diterbangkan oleh Ewald Rohlfs. Heli ini mencatat rekor terbang sejauh 122,35 km dan lama terbang satu jam 20 menit 49 detik. Pada waktu lain ia terbang hingga ketinggian 3427 meter dan rekor kecepatan 122 km/jam.


Pionir pengembang teknologi Helikopter

Leonardo da Vinci (1452-1519) - Leonardo da Vinci sebenarnya mengembangkan konsep terbang vertikal yang sebelumnya merupakan mainan anak-anak dari dataran Cina, tidak jelas sebenarnya sejak kapan mainan anak-anak ini dikembangkan disana dan siapa inisiatornya atau penemunya. Pada tahun 1483 Leonardo da Vinci mengembangkan konsep sekrup terbang.

Sir Goerge Cayley (1773-1857) - Sir George Cayley dikenal sebagai insinyur dan inovator dalam navigasi udara dan aerodinamika. Salah satu yang dikenalkannya adalah istilah angle of attack dalam dunia penerbangan. Dalam sejarah, dia merupakan sosok yang mengembangkan pesawat sayap tetap dan pesawat layang atau glider namun demikian dia mengembangkan sayap putar atau helikopter. Helikopter yang diperkenalkannya merupakan kompilasi dari bahan kayu, bulu, gabus dan kawat.

Pada 1842, Cayley mendesain helikopter lebih baik , khususnya ketika mengetahui bahwa putaran baling-baling dapat menimbulkan petaka sehingga memerlukan penangkalnya. Teori penangkal ini juga dikemukakan olehnya. Agar bisa terbang, helikpter ini menempatkan dua rotor yang bergerak berlawanan arah. Meski helikopter rancangannya belum berwujud dengan helikopter yang mengudara, konsep helikopternya dipakai oleh Kamov dari Rusia dan Focke dari Jerman.

Nikolai Egorovich Zhikovsky (1847-1921) - Zhukovsky mengawali karier di dunia penerbangan dengan menekuni matematika, hidrodinamika dan aerodinamika. Zhukovsky kemudian menemukan terowongan angin pertama di dunia untuk menguji teknologi aerodinamika. Terjun dalam pengembangan helikopter pada tahun 1910 dan pada Perang Dunia I mengembangkan banyak pesawat terbang dan helikopter

Juan de la Cierva (1895-1936) - Cierva mengembangkan helikopter setelah pesawat pembom bersayap ganda buatannya jatuh pada tahun 1919, alasannya adalah kestabilan helikopter dianggapnya lebih tinggi. Dalam membangun rancangan helikopternya, Cierva mengabaikan berbagai teori yang berkembang sebelumnya, dengan menggunakan rancangan-rancangan baru buatannya yang didasarkan pada teori yang dikembangkannya lewat berbagai eksperimen. Hasinya adalah Autogiro yang merupakan konsep pesawat gado-gado antara pesawat terbang umumnya sehingga bisa melakukan terbang landas secara vertikal, yang setengah pesawat terbang dan setengah helikopter. Autogiro Cierva terbang pada 1923. Lima tahun kemudian Cierva melakukan penerbangan keliling Eropa dengan Autogiro sejauh lebih dari 5000 km seraya berpromosi. Upayanya tidak sia-sia karena Autogiro rancangannya banyak diminati sejumlah industri di Eropa. Cierva meninggal dalam kecelakaan Autogiro di Croydon pada tahun 1936.

Igor Ivanovich Sikorsky (1889-1972) - Sikorsky menaruh minat pada penerbangan dengan merancang berbagai pesawat model di antaranya berupa helikopter sejak usia dini. Pada awalnya dia masuk Naval Academy di St. Petersburg yang kemudian mengundurkan diri dan pergi ke Paris untuk mendalami ilmu teknik dan penerbangan. Setelah dari Paris, dia kembali ke Kiev, Ukraina dan mengembangkan helikopter namun gagal. Revolusi Bolshevik memaksa Sikorsky hijrah ke Paris dan selanjutnya menetap di Amerika Serikat.

Pada tahun 1939 dia menerbangkan helikopter pertamanya VS-300 dan selama pengembangannya, helikopternya mencatat berbagai rekor penerbangan. Sampai memasuki abad ke-21 ada sekitar 40.000 helikopter buatan Sikorsky terbang diberbagai belahan dunia ini.

Mikhail Mil (1909-1970) - Seperti halnya Sikorsky, Mil menaruh minat pada penerbangan diusia dini. Dia memenangkan kompetisi pesawat model pada usia 12 tahun. Ia kemudian masuk ke Insitut Aviasi di Novocherkassk, Uni Soviet dan mengembangkan autogiro pertamanya dengan pengawasan dan bimbingan Kamov dan Skrzhinsky. Setelah lulus pada 1931, dia masuk ke pusat aerodinamika Rusia TsAGI, dan disinilah melakukan penelitian pada aerodinamika helikopter dengan penekanan pada stabilitas dan desain rotor.

Pada tahun 1947, Mil diangkat menjadi kepala desain helikopter yang baru dan memunculkan helikopter GM-1 yang dikenal menjadi Mi-1 Hare. Sukses Hare menuntun pengembangan helikopter selanjutnya yang sangat terkenal seperti Mi-4, Mil Mi-6 Hook, hingga Mi-8 dan Mi-17 yang terkenal, serta heli serang-angkut Mi-24

Yum Soemarsono (1916-1999) - Yum Soemarsono dikenal sebagai bapak helikopter Indonesia. Berbeda dengan penemu dan pengembang helikopter lainnya, dia mengembangkan helikopter sendiri berdasarkan pengalaman dan intuisi serta keterampilannya yang tidak diperoleh dari pendidikan tinggi. Rancangannya berupa Rotor Stabilizer dibuatnya hanya berdasarkan intuisi.

Helikopter pertama rancangannya adalah RI-H yang selesai pada tahun 1948 namun tidak sempat diterbangkannya karena lokasi pembuatannya di Gunung Lawu dibom Belanda pada saat Revolusi Kemerdekaan Indonesia. Heli kedua adalah YSH yang dirancang bersama Soeharto dan Hatmidji, selesai pada tahun 1950 dan melayang setinggi 10 cm di lapangan Sekip Yogyakarta. Sementara Helikopter ketiga adalah Seomarcopter yang berhasil terbang ketinggian 3 meter sejauh 50 meter dengan mesin berdaya 60 hp pada 1954. Helikopter kepik yang ironisnya mengalami kecelakaan dan menyebabkan kehilangan tangan kirinya dan sekaligus menewaskan asistennya, Dali. Nama kepik sendiri adalah nama pemberian presiden Republik Indonesia pertama Soekarno.

Kehilangan tangan kirinya membuatnya menemukan suatu alat yang dinamakan throttle collective device untuk mengganti tangan kirinya yang putus, sehingga penerbang cacat masih mampu menerbangkan helikopter. Alat ini digunakan untuk mengangkat dan memutar collective, salah satu kemudi yang terletak pada sisi kiri penerbang. Semula hanya didesain untuk helikopter jenis Hiller, namun kemudian dikembangkannya untuk dipakai pada helikopter Bell 47G dan Bell 47J2A, hadiah dari Solichin GP. Meski alat ini kemudian diminati oleh pabrik helikopter Bell di Amerika Serikat, tidak ada kejelasan selanjutnya mengenai pengembangan alat ini dan sekaligus juga hak patennya. Beliau meninggal pada 5 Maret 1999. (Wikipedia)

Baca Selengkapnya>

Fungsi dan Cara Kerja Solenoid Valve Pada Karburator

Pada karburator terdapat katup solenoid atau solenoid valve. Postingan ini melanjutkan postingan sebelumnya tentang sistem stationer dan kecepatan lambat pada karburator, karena komponen ini bekerja pada saat putaran mesin stationer (idle). Pada mobil diesel sering terjadi mesin hidup walaupun kunci kontak "OFF", di mobil bensin pun juga bisa terjadi. Peritiwa ini disebut dengan Dieseling. Pada mobil bensin, dieseling disebabkan oleh campuran udara dan bahan bakar yang terbakar oleh panas yang berlebihan pada busi atau kerak yang membara yang menempel pada ruang bakar atau katup buang. 

Nah, untuk mencegah terjadinya dieseling pada mesin bensin, maka pada karburator dipasangi dengan katup solenoid (solenoid valve). Katup ini akan menghentikan supply bahan bahan bakar yang keluar melalui idle port, sehingga bahan bakar yang menuju ruang bakar hanya sedikit sekali sedangkan udara banyak, otomatis mesin akan mati dan tidak mengalami dieseling (mesin hidup walaupun kunci kontak sudah dalam posisi OFF).

Fungsi Solenoid Valve

Fungsi katup solenoid adalah untuk menghentikan supply bahan bakar yang menuju idle port, sehingga bahan bakar tidak keluar dari idle port dan tidak terjadi dieseling (mesin masih hidup ketika kunci konntak off).

Cara Kerja Solenoid Valve

Solenoid Valve Pada Karburator
Solenoid Valve Pada Karburator
Apabila mesin dihidupkan atau kunci kontak dalam posisi ON maka katup solenoid akan tertarik/terbuka membuka saluran bahan bakar sehingga bahan bakar dapat mengalir ke low speed circuit dan keluar dari idle port.

Solenoid Valve Pada Karburator
Solenoid Valve Pada Karburator
Ketika mesin dimatikan (kunci kontak OFF) maka solenoid valve ini akan menutup saluran bahan bakar, sehingga bahan bakar tidak dapat keluar melalui idle port. Mesin dapat mati, dan tidak mengalami dieseling. 

Untuk melihat cara kerja katup solenoid ketika membuka dan menutup dapat melihat gambar di atas. Biasanya katup solenoid terdiri dari satu kabel, kabel ini dihubungkan dengan terminal IG kunci kontak atau pada + koil (intinya disambungkan dengan kabel yang ketika IG mendapatkan arus, dan ketika kunci kontak OFF arus juga terputus). Ada juga katup solenoid yang terdiri dari 2 kabel, kabel yang satu dihubungkan dengan massa.

Bila terjadi kerusakan pada katup solenoid atau sirkuitnya maka dapat menyebabkan mesin tidak normal, terutama pada saat idle. Misal saja tidak sirkuit putus, maka katup solenoid akan tertutup terus, akibatnya bahan bakar tidak dapat keluar dari idle port sehingga kekurangan bahan bakar. Mesin pun akan mati, tetapi apabila dihidupkan kemudian digas maka mesin dapat hidup lebih lama, ketika tidak di gas maka mesin akan mati (tidak stationer). Jadi apabila katup solenodi tidak membuka, mesin dapat hidup tapi tidak dapat staioner (idle).
Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar

Salah satu komponen sistem bahan bakar adalah fuel filter. Fuel system pada kendaraan berguna untuk menyediakan, mengalirkan, menyaring bahan bakar untuk proses pembakaran di dalam silinder. Setiap kendaraan baik itu mobil, bus atau yang lainnya pasti pada fuel systemnya terdapat saringan bahan bakar atau fuel filter. Pada mobil bensin dan diesel pun juga terdapat fuel filter ini.

Pasalnya kebersihan dari bahan bakar sangat penting, terdapat kotoran sedikit saja maka dapat menyumbat aliran bahan bakar yang dapat mengganggu kinerja dari sistem bahan bakar. Bila tersumbatnya banyak, bisa jadi mobil tidak dapat dihidupkan karena aliran bahan bakar tersumbat.

Untuk menjaga agar bahan selalu dalam kondisi yang bersih, maka terdapat komponen yang diberi nama dengan FUEL FILTER. Fuel Filter ini dalam bahasa Indonesia berarti saringan bahan bakar. Komponen yang satu ini pasti ada di setiap kendaraan, baik itu mobil ataupun motor, baik itu yang menggunakan bahan bakar bensin atau yang menggunakan bahan bakar solar.

Dari uraian diatas sebenarnya sudah dapat diketahui fungsi dari fuel filter. Tapi agar lebih jelasnya berikut ini kami sebutkan fungsi dari saringan bahan bakar atau fuel filter.

Pada intinya saringan bahan bakar berfungsi untuk menyaring kotoran dan air yang terdapat pada bahan bakar agar nantinya tidak menyumbat aliran bahan bakar yang dapat menimbulkan berbagai masalah.
Biasanya fuel filter ini diletakkan diantara tangki dan juga pompa bahan bakar. Pada saringan bahan bakar untuk mobil bensin, elemen filter yang berada didalamnya, dapar menurunkan kecepatan aliran bahan bakar, sehingga air dan partikel kotoran yang massanya lebih berat dari bahan bakar akan turun dan mengendap dibawah.

Saringan bahan bakar ini umumnya tidak bisa dibuka, namun dapat dibersihkan apabila kotorannya belum parah. Bila sudah parah maka lebih baik diganti, dan bila rusak juga harus diganti karena tidak dapat dibuka dan dibersihkan. Berikut ini adalah penampakan dari fuel filter atau saringan bahan bakar pada mobil yang berbahan bakar bensin.  

Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar
Fungsi Fuel Filter pada Sistem Bahan Bakar
Sumber: BisaOtomotif.com

Baca Selengkapnya>

Prinsip Kerja dan Kontruksi Dasar Karburator

BisaOtomotif.com - Nah, pada malam hari ini BisO akan share tentang prinsip kerja dan juga kontruksi dasar dari karburator. Pada mobil maupun pada motor fungsi karburator adalah untuk Mengatur jumlah campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke silinder mesin dalam perbandingan yang sesuai dengan kebutuhan mesin.

" Prinsip Kerja Karburator "

Untuk memahami prinsip kerja dari karburator, kita dapat melihat prinsip pengecetan dengan menggunakan semprotan. Karena kedua-duanya menggunakan dasar kerja yang sama. Perhatikan gambat dibawah ini untuk lebih memahaminya, ketika seseorang meniup dari salah satu ujung penyemprot, dan disemprotkan ke arah pipa yang bagian bawahnya terdapat cairan, maka akan membuat tekanan didalam pipa turun. Sehingga cairan yang ada pada tabung penyemprot akan terhisap ke dalam pipa, dan akan terbentuk partikel-partikel kecil saat terkena hembusan udara. 


prinsip kerja dari karburator
prinsip kerja dari karburator


Semakin cepat orang tersebut menghembuskan udara, maka semakin banyak air yang terhisap ke dalam pipa. Anda bisa mencobanya dirumah untuk membuktikan peristiwa seperti ini, dan anda akan tahu prinsip kerja dari karburator.

" Kontruksi Dasar Karburator "

Kontruksi dasar karburator dapat anda lihat di gambar dibawah ini. Yang mana ini adalah gambar dengan komponen paling utama dan dasar dari sebuah karburator, komponen utamanya antara lain ada venturi, main nozzle, chooke valve, throttle valve, idle  mixture adjusting scre, float, needle valve, float chamber.

Kontruksi Dasar Karburator
Kontruksi Dasar Karburator
Karena ini hanya dasar, jadi penjelasannya mungkin belum detail. Untuk detailnya anda dapat mempelajari pada sistem kerja pada karburator. 

Pada saat langkah hisap, piston akan bergerak dari TMA ke TMB, sehingga akan membuat kevakuman di dalam ruang bakar. Katup hisap pada saat ini juga sudah membuka. Hal ini akan menghisap udara, udara dari luar akan masuk melewati filter udara kemudian karburator.

Besarnya udara yang masuk ke silinder ini diatur oleh katup throttle atau throttle valve, yang mana gerakannya diatur oleh pedal gas. Letakknya paling kanan disamping dari pedal rem yang berada di tengah.

Semakin pengemudi menginjak pedal gas, atau semakin throttle valve membuka maka aliran udaya yang masuk melalui saluran sempit (venturi) akan semakin bertambah, dan pada ventury tekanannya juga akan turun. Hal ini akan membuat bensin yang berada di dalam ruang pelampung akan terhisap dan keluar melalui main nozzle.

Jumlah udara maksimum yang masuk ke karburator adalah saat mesin berpurat pada kecepatan tinggi dan posisi throttle valve terbuka penuh. Kecepatan udara yang bergerak melalui ventury meningkat, dan bensin yang keluar dari main nozzle juga bertambah banyak.

Sumber: Bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Pelampung Pada Sistem Kerja Karburator

Salah satu sistem kerja pada karburator adalah sistem pelampung.
Fungsi dari sistem pelampung adalah untuk Mengatur batas permukaan bensin dalam ruang pelampung agar relatif tetap (kostan). Semua karburator pasti terdapat sistem pelampung, mungkin hanya kontruksi atau bentuknya saja yang berbeda tetapi pada prinsipnya kerjanya sama. Untuk memahami cara kerjanya silahkan lihat gambar dibawah ini.

Alasan mengapa sistem pelampung ada pada karburator

Sistem Pelampung
Sistem Pelampung

Ketika pedal gas diinjak, maka udara akan mengalir melalui venturi. maka pada ventury akan terjadi kevakuman (tekanan rendah), hal ini akan membuat bahan bakar dari ruang pelampung akan keluar melalui main nozzel (nosel utama). Apabila perbedaan tinggi (h = LIHAT GAMBAR diatas) antara bibir nosel dan permukaan bahan bakar dalam ruang pelampung telah berubah, maka jumlah bahan bakar yang dikeluarkan oleh nosel akan berubah juga. Maka permukaan bahan bakar yang berada di dalam ruang pelampung harus tetap (tidak boleh kurang ataupun kelebihan), agar permukaan bahan bakar ini tetap diperlukan suatu sistem, yang sekarang ini kita kenal sebagai sistem pelampung.

Cara kerja sistem pelampung pada sistem kerja karburator


1. Pengontrolan permukaan bahan bakar (Float Control Level)
Ketika bahan bakar dalam hal ini bensin yang telah dipompa oleh pompa bahan bakar, kemudian masuk ke ruang pelampung melalui needle valve yang terbuka. Pada saat terisi, maka pelampung lama-kelamaan akan terangkat. Dan needle valve akan menutup saluran dari pompa bahan bakar, sehingga bensin tidak dapat masuk ke ruang pelampung.

Cara Kerja Sistem Pelampung
Cara Kerja Sistem Pelampung
Bahan bakar tidak selamanya berada di ruang pelampung, bensin akan dipakai dalam proses pembakaran. Ketika bahan bakar di ruang pelampung berkurang, maka pelampung (float) akan bergerak turun (ke bawah). Needle valve juga ikut turun, sehingga saluran dari pompa bahan bakar akan terbuka. Bahan bakar akan masuk lagi ke ruang pelampung, ketika sudah penuh saluran akan tertutup lagi. Ketika berkurang akan terbuka lagi begitu seterusnya.

Sumber:: Bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Primary High Speed System (Sistem Utama)

Sistem kerja karburator setelah sistem stationer dan kecepatan lambat adaah sistem utama atau primay high speed system. Sistem ini bekerja ketika mobil berjalan atau (ketika pedal gas di injak atau throttle valve membuka lebih lebar dai pada saat kecepatan lambat. Ada juga yang beranggapan bahwa sistem ini bekerja ketika mobil berjalan dengan kecepatan sedang ke tinggi.   

 Sistem ini juga dirancang agar dapat menghasilkan campuran yang pas sesuai dengan kebutuhan, berdasarkan perkiraan campuran yang pas untuk kecepatan sedang ke tinggi adalah 16 - 18 : 1. Campuran inilah yang paling ekonomis, jadi mengendarai mobil atau motor dengan kecepatan sedang (normal) adalah salah satu cara untuk memperirit penggunaan bahan bakar minyak pada motor maupun mobil.  

Kemudian apabila dibutuhkan output yang lebih tinggi (kebutuhan bakar bertambah) maka ada sistem lagi yang membantu primary high speed system ini, yaitu sistem power dan sistem akselerasi.

Cara kerja primary high speed system (sistem utama) 


Kerja dari sistem utama ini sudah kami singgung dalam artikel kemarin yang membahas tentang sistem pelampung.  

Ketika pedal gas di injak dan throttle valve (katup throtle) primary akan membuka, maka aliran udaya yang mengalir melalui ventury akan bertambah dan semakin cepat, sehingga akan menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan antara ujung nosel dengan tekanan yang berada di dalam ruang pelampung.  Yang mana tekanan di dalam ruang pelampung lebih besar bila dibandingkan dengan tekanan yang berada di ujung nozle utama (main nozzle).

Primary High Speed System
Primary High Speed System
Sehingga bahan bakar akan mengalir dan keluar melalui main nozzle, namun sebelum itu bahan bakar yang keluar dari nozzle utama tersebut sudah dicampur dengan udara di air bleeder setelah melewari primary main jet. Skema aliran bahan bakar dan udara pada Primary High Speed System
Primary high speed system (sistem utama)
Primary high speed system (sistem utama)
 

Apabila bahan bakar yang keluar dari main nozzle semakin banyak, maka jumlah bahan bakar yang keluar dari slow port akan semakin sedikit. 

Bagian bagian penting primary high speed system (sistem utama)

1. Main Jet
Main jet ini akan dilewati bahan bakar dari pelampung, fungsi dari main jet ini adalah untuk mengatur jumlah bahan bakar yang disalurkan oleh primary high speed system. Setiap main jet mempunyai ukuran (lubangnya), dan lubang dengan ukuran inilah yang akan dilewati dan mengatur jumlah bahan bakar yang diperlukan.
2. Air Bleeder
Fungsi dari air bleeder adalah untuk mengatomisasikan bahan bakar agar lebih mudah dalam bercampur dengan udara sebelum bahan bakar keluar melalui nozzle utama.
Sumber: www.bisapapua.com

Baca Selengkapnya>

Fungsi Air Bleeder Pada Karburator

Pada Karburator Fungsi Air Bleeder adalah untuk mengatomisasikan bahan bakar (dalam hal ini bensin) agar lebih mudah bercampur dengan udara. Bahan bakar akan bercampur dengan udara sebelum keluar dari main nozzle, setelah keluar dari main nozzle campuran udara dan bahan bakar ini masih dicampur lagi dengan udara, sehingga bentuk bahan bakar semakin kecil yang nantinya akan memudahkan dalam proses pembakaran.

Air Bleeder Pada Karburator
Air Bleeder Pada Karburator
Untuk letak air bleeder dapat anda lihat pada gambar di atas. Di bagian paling kanan ada ruang pelampung, kemudian ke kiri bagian bawah ada main jet. Ke atas ada air bleeder dan sampailah ke main nozzle.

Cara kerja air bleeder

Apabila tekanan yang di ruang pelampung lebih besar bila dibandingkan dengan tekanan pada main nozzle (tekanan di main nozzle akan turun ketika thrrottle valve dibuka yang membuat udara melewati ventury dengan  cepat), maka akan membuat udara dari air bleeder akan masuk dan akan bercampur dengan bahan bakar. Lihat gambar dibawah ini agar semakin paham :

Fungsi Air Bleeder Pada Karburator
Fungsi Air Bleeder Pada Karburator


Bercampurnya udara dan bahan bakar ini akan membuat bahan bakar menjadi bergelembung, yang secara tidak langsung juga membantu dalam memecah bahan bakar menjadi kecil kecil (atomisasi).

Campuran bahan bakar dan udara tersebut kemudian akan keluar melalui main nozzle, dan masih disemprot (bercampur) dengan udara sehingga ukuran bahan bakar semakin kecil lagi yang akan memudahkan proses pembakaran.

Sumbeer: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Apa Itu Mobil SUV dan MPV, bedanya apa?

Apa Itu Mobil SUV dan MPV, bedanya apa? - Dalam artikel-artikel otomotif bisanya disebutkan mobil mobil dengan sebutan-sebutan yang mungkin asing ditelinga kita seperti SUV atau MPV ada juga LCGC. Padahal sejak dulu biasanya mobil disebut dengan nama-nama seperti sedan, pick up, minibus dan masih banyak lagi. Seriring berjalannya waktu, pabrikan mobil menggunakan istilah-istilah dengan bahasa inggris yang disingkat seperti SUV, MPV ataupun mobil LCGC. Lalu apa arti ketiga singkatan tersebut? Nah biar jelas, kita perhatikan kepanjangan dari ketiga istilah tersebut dibawah ini :

SUV : Sport Utility Vehicle
MPV : Multi Purpose Vehicle
LCGC : Low Cost Green Car

Sudah mengerti kepanjangannya kan? Nah, selanjutnya kita bedah lagi agar lebih jelas dan tidak membingungkan perbedaan dari ketiga klasifikasi jenis mobil. Kita mulai dari yang pertama yaitu mobil SUV.

1. Apa itu mobil SUV

SUV merupakan kepanjangan dari Sport Utility Vehicle yang merupakan kendaraan yang tujuan dibuatnya adalah agar mampu melewati jalan-jalan yang susah, menantang atau untuk keperluan olahraga seperti off road atau olahraga petualang yang lainnya. Mobil ini dirancang lebih kuat dan gagah, pada mulanya dirancang dengan struktur body on frame atau dalam bahasa kita dapat diterjemahkan dengan bodi di atas chassis.

SUV biasanya juga mengaplikasikan 4wd atau Four Wheel Drive (empat penggerak roda). Artinya hasil tenaga yang dihasilkan mesin akan disalurkan ke semua roda untuk menggerakkan kendaraan. Karena mobil ini harus kuat, maka konsumsi bbmnya pun juga lebih boros. Dan mobil SUV ini tidak mengutamakan kenyamanan penumpang seperti pada mobil MPV. Namun, masalah tenaga jangan diragukan lagi, biasanya mobil SUV juga memiliki kapasitas mesin yang besar. 

Tetapi kemudian pabrik-pabrik mobil berinovasi agar mobil SUV tidak hanya bisa tangguh, tetapi juga nyaman layaknya sedang. Sehingga produsen mobil membuat mobil SUV yang bisa digunakan untuk jalan-jalan Off road, namun tetap nyaman juga untuk berjalan-jalan di jalan kota. Contoh mobilnya adalah : Nissan X-Trail, Toyota Fortune, Mitsubishi Pajero Sport, dsb. Baca juga artikel ku yang kemarin saya buat : Nissan X-Trail, mobil SUV paling tangguh dan nyaman

2. Apa itu mobil MPV

Setelah membahas tentang SUV, lanjut kita membahas tentang MPV yang merupakan kepanjangan dari Multi Purpose Vehicle. MPV merupakan mobil yang dirancang untuk mobil keluarga, mengutamakan kenyamanan, dan memiliki bagasi yang lebih luas.

Mobil jenis MPV ini biasanya dapat menampung hingga 7 penumpang, dan apabila menginginkan bagasinya luas maka kursi dapat dilipat. Sebab inilah mobil ini dinamakan multi purpose (tujuannya banyak) atau memiliki banyak fungsi.

Contoh contoh mobil SUV antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Grand Livina, Terios, Toyota Rush, Ertiga dan lain sebagainya. 

Toyota Avanza
Toyota Avanza


3. Apa itu mobil LCGC 

LCGC merupakan kepanjangan dari Low Cost Green Car yang memiliki arti mobil dengan harga yang terjangkau namun ramah lingkungan. Biasanya mobil ini memiliki kapasitas mesin yang kecil, dan bentuk dari mobilnya pun kecil tidak seperti mobil-mobil MPV atau SUV. Mobil LCGC biasanya memiliki kapsitas penumpang 4-5 orang. Contoh dari mobilnya adalah Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Atoz, dsb.

sumber: www.bisaotomotif.com/

Baca Selengkapnya>

Tips Merawat Body Kendaraan Agar Tetap Mulus

5 Tips Merawat Body Kendaraan - Memiliki kendaraan impian tentu menjadi dambaan setiap orang dan pastinya akan dijaga dengan hati-hati agar jangan sampai rusak. Dari keseluruhan bagian kendaraan, ada satu bagian yang cukup rawan, yaitu body kendaraan. Pada bagian tersebut sangat mudah sekali untuk tergores, lecet, atau bahkan penyok. Hal itu sebenarnya cukup wajar karena body akan berhadapan langsung dengan kondisi lingkungan luar, seperti hujan, panas, serta debu. Nah agar body kendaraan tetap mulus, Anda harus tahu tips merawat body kendaraan.

5 Tips Menjaga Body Kendaraan Tetap Mulus 

5 Tips Merawat Body Kendaraan
5 Tips Merawat Body Kendaraan

1. Hindarkan kendaraan dari panas matahari atau hujan
Kendaraan yang secara langsung terpapar oleh terik matahari warnanya akan cepat pudar, hal itu karena sinar UV akan mendekonstruksi cat. Lapisan cat yang terdekonstruksi akan membuat warnanya jadi pudar, agak kekuningan, serta kusam. Air hujan juga dapat merusak body kendaraan, karena air hujan khususnya di daerah perkotaan bersifat asam akibat dari adanya senyawa HNO3. Sifat air hujan yang asam ini akan mengikis lapisan cat, dan bahkan dapat membuat body kendaraan karatan. Untuk mencegah kedua hal tersebut, sebaiknya Anda memarkirkan kendaraan di tempat teduh atau menggunakan mantel kendaraan.

2. Laminating kendaraan dengan nano ceramic 
Cara merawat body kendaraan agar tetap kilap yaitu dengan dilapisi nano ceramic. Mobil yang dilaminating menggunakan nano ceramic warnanya tak akan cepat pudar. Nano ceramic merupakan formula sejenis kaca cair yang digunakan untuk melapisi body kendaraan. Tidak bisa dihindari memang setiap kendaraan pasti akan terpapar terik matahari ataupun guyuran air hujan, oleh karena itu ketika mobil sudah dilaminating Anda tidak perlu khawatir lagi.


3. Cuci kendaraan setiap minggu 
Kendaraan harus rajin dicuci setiap minggu untuk membersihkan debu, kotoran, atau bekas air hujan. Jangan remehkan debu, karena meskipun ukurannya kecil tapi ketika terakumulasi akan membuat kendaraan jadi kelihatan kotor. Selain itu kadang secara tidak sengaja kendaraan terkena kotoran burung, jika sampai hal itu terjadi maka kotoran harus segera dibersihkan. Kotoran yang dibiarkan akan menimbulkan bercak pada kendaraan. Ketika mencuci kendaraan jangan asal menggunakan deterjen untuk mencuci kendaraan, karena deterjen sifatnya panas. Sebaiknya gunakan shampoo khusus kendaraan, agar hasilnya lembih bersih dan cemerlang.

4. Jika ada goresan, segera beri kompon dan cairan pengkilap 
Goresan pada body kendaraan merupakan hal yang wajar akibat dari pemakaian, jika goresan hanya sedikit Anda bisa menyamarkan goresannya dengan kompon dan cairan pengkilap. Cara menyamarkan goresannya yaitu pada bagian yang tergores diamplas dulu menggunakan amplas halus dan air. Setelah itu, diberi kompon, lalu disemprot menggunakan cairan pengkilap. Namun jika goresan pada kendaraan cukup banyak atau bahkan sampai penyok maka Anda harus membawanya ke bengkel body repair. Cara merawat body kendaraan ini hanya efektif untuk menyamarkan goresan saja, bukan menghilangkan goresan.

5. Gunakan produk pemoles kendaraan 
Kendaraan agar terlihat mengkilap tidak mesti harus di cuci dulu, untuk perawatan harian Anda bisa menggunakan pemoles kendaraan. Pemoles kendaraan ini berfungsi untuk merawat warna, mengkilapkan, serta membuat warna lebih tahan lama. Produk pemoles ini sangat baik digunakan untuk perawatan harian, tetapi untuk hasil maksimal maka setiap minggunya kendaraan harus tetap dimandikan.

Demikianlah 5 tips yang bisa Anda coba untuk menjaga body kendaraan Anda tetap mulus. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan kendaran Anda.
Sumber: www.bisaotomotif.com 

Baca Selengkapnya>

Contoh Mobil MPV (Multi Purpose Vehicle)

Contoh-contoh Mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) - Ketika Anda membaca artikel-artikel otomotif anda akan menemukan istilah-istilah seperti SUV, MPV, APV, LCGC dan lain sebagainya. Sebelum artikel ini diterbitkan bisaotomotif.com juga sudah membahas mengenai pengertian mobil MPV dan SUV. Di blog lain yang kami miliki juga sudah membahas tentang contoh-contoh mobil SUV

Baca artikel yang berjudul apa itu mobil MPV dan SUV jika anda belum mengetahui definisi dan ciri-cirinya. Oke, kita review kembali tentang mobil MPV. MPV merupakan singkatan dari Multi Purpose Vehicle yang memiliki arti bahwa mobil tersebut mempunyai berbagai kegunaan atau fungsi, umumnya digunakan sebagai mobil penumpang atau mobil pribadi yang mampu menampung sekitar 7 penumpang. Hampir sama dengan minibus. 

Mobil MPV juga memiliki ruang bagasi yang lebih luas, terlebih lagi tempat duduk yang dibelakang dapat dilipat sehingga ruang bagasi menjadi lebih luas dan dapat digunakan untuk meletakkan barang bawaan dalam jumlah yang banyak.

Lalu contoh-contoh mobil MPV seperti apa? Berikut adalah contoh-contoh mobil MPV yang mudah kita jumpai di negara kita :

Toyota Avanza - Mobil MPV


Contoh-contoh Mobil MPV


  1. Toyota Avanza
  2. Daihatsu Xenia
  3. Nissan Grand Livina
  4. Toyota Kijang
  5. Suzuki Ertiga
  6. Honda Stream
  7. Izuzu Panther
  8. Mitsubishi Kuda
  9. Hyundai Trajet
  10. KIA Carrens
  11. Suzuki APV
  12. Honda Mobilio
Demikian contoh-contoh mobil MPV yang paling mudah kita jumpai di Indonesia. Semoga bermanfaat dan jangan lupa baca artikel spesial dari blog ini yaitu : Nissan X-Trail, Mobil SUV Paling Tangguh dan Nyaman.

Terimakasih.

Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Cara Kerja dan Fungsi Secondary High Speed System

Pada karburator yang digunakan pada mobil biasanya menggunakan tipe double barel yang mana itu artinya karburator tersebut terdapat sistem utama (primary high speed system) dan sistem kedua (secondary high speed system).

Sistem utama atau primary high speed system akan bekerja pada beban ringan atau kecepatan sedang. Setelah mencapai titik maksimum yang mana sistem utama tidak dapat mencukupi lagi kebutuhan bahan bakar dan udara, maka secondary high speed system akan mulai bekerja. Ini terjadi ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau bekerja pada beban yang berat.

Secondary high speed system dibuat hampir sama dengan sistem utama, akan tetapi secondary high speed system ini dibuat untuk bekerja ketika mesin membutuhkan output yang lebih besar seperti pada saat beban yang berat dan kecepatan tinggi.

Karena kegunaan itulah, umumnya ukuran dari nozle, ventury dan jet pada secondary high speed system ini dibuat lebih besar (diameternya). Terdapat dua jenis mekanisme yang ada pada karburator mobil yaitu tipe damper valve (bobot) dan tipe vacuum diapragma.

1. Secondary High Speed System Tipe Damper Valve (Bobot)

Tipe yang pertama adalah tipe damper valve yang disebut juga dengan tipe bobot. Disebut tipe bobot karena memang terdapat komponen yang dinamai dengan bobot. Bobot ini dihubungkan dengan poros throttle valve di atas katup seconder (HSV (High Speed Valve). Tipe yang satu ini bekerja berdasarkan kevakuman di saluran masuk (intak manifold). Tipe bobot ini sekarang sudah jarang digunakan, karena kerjanya kurang dapat maksimal.

Secondary High Speed System
Secondary High Speed System

Cara Kerja :  
Ketika katup throttle utama atau primary throttle valve membuka sekitar 55 derajat. secondary throttle valve baru mulai membuka. Akibatnya tekanan di bawah high speed valve menjadi rendah, sehingga udara di atas high speed valve cenderung untuk membuka high speed valve. Akan tetapi karena pada high speed valve belum dilengkapi dengan bobot, maka high speed valve  belum dapat membuka. Apabila pada saat itu putaran mesin ditambah, tekanan dibawah high speed valve akan semakin rendah dan perbedaan di atas dan di bawah high speed valve semakin besar pula, sehingga tekanan udara mampu melawan bobot dan terbukalah high speed valve. 

Setelah high speed valve, selain melalui secondary small ventury dan bahan bakar mengalir small ventury melalui secondary main jet, bercampur dengan udara dari main air bleeder dan ke secondary nozzle.

2. Secondary High Speed System tipa Vacum Diafragma

Pada tipe ini untuk membuka katup throttle yang kedua dihubungkan dengan diapragma dan diapragma mengambil kevakuman dari ventury.

Cara Kerja
Secondary High Speed System
Secondary High Speed System
Ketika mesin berputar pada putaran rendah,vacuum yang dihasilkan oleh vacuum bleeder pada primary masih lemah, sehingga vakum di dalam rumah diapragma juga masih lemah, dan secondary throttle valve belum bisa membuka. Bila secondary throttle valve terbuka, vacuum yang timbul pada rumah dipragma menjadi kuat dan secondary throttle valve membuka semakin besar. Hal iini menyebabkan udara mengalir ke secondary ventury dan bahan bakar keluar dari secondary nozzle.

Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Cara Kerja Kopling Mobil

Sebelum membahas tentang cara kerja kopling pada suatu kendaraan atau mobil, sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu komponen-komponen kopling beserta fungsinya, agar nantinya anda lebih mudah memahami cara kerja dari kopling yang akan kami jelaskan berikut ini.

Kopling terdiri dari beberapa komponen utama seperti clutch disc, plat penekean, mekanisme penggerak kopling dan masih banyak lagi. Cara kerja kopling dibagi menjadi dua yaitu ketika pedal kopling di injak dan ketika pedal kopling dilepaskan. Berikut penjelasannya :

Cara Kerja Kopling
Cara Kerja Kopling

1. Cara kerja kopling pada saat pedal kopling diinjak

Pada saat pedal kopling diinjak maka release fork (tuas pembebeas) akan menekan release beraring (bantalan pembebas) ke depan sekaligus menekan diafragma spring (pegas diafragma) sehingga pegas diafragma akan mengungkit pressure plate. Dengan demikian plat kopling akan terbebas dan putaran mesin tidak diteruskan ke transmisi.

2. Cara kerja kopling pada saat pedal kopling dilepas

Pada saat pedal kopling dilepaskan, maka release fork akan kembali ke posisi semula, dan bantalan pembebas (release bearing) tidak menekan diafragma spring seperti pada saat kopling diinjak. Hal ini mengakibatkan pressure plate kembali menekan plat kopling (clutch disc) dengan fly wheel. Sehingga putaran dari mesin akan diteruskan menuju transmisi.  .

Demikian artikel tentang cara kerja kopling pada mobil, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

Sumber: BisaOtomotif.com

Baca Selengkapnya>

Sistem Tenaga Pada Karburator (Power System)

Kami akan menjelaskan tentang salah satu sistem kerja pada karburator yaitu sistem tenaga atau power system. Sistem utama atau primary high speed system dirancang untuk pemakaian bahan bakar yang ekonomis. Itulah mengapa kita disarankan untuk mengemudikan kendaraan stabil  pada kecepatan sedang sekitar 60 km/jam. Tidak terlalu lambat, dan tidak terlalu cepat, karena pada kecepatan tersebut bahan bakar yang dibakar jumlahnya bisa dikatakan ekonomis (tidak boros/berlebihan). Pasti lebih irit deh..

Tetapi, terkadang mesin membutuhkan tenaga yang lebih besar lagi, dan primary high speed system tidak mencukupi kebutuhan bahan bakar sementara secondary high speed system belum bekerja maka dibutuhkan sistem tambahan. Sistem tambahan ini akan menambah pasokan bahan bakar ke primary high speed system, sehingga campuran udara dan bahan bakar lebih kaya.

Sistem tambahan ini dapat kita sebut dengan sistem power (sistem tenaga). Tambahan bahan bakar akan di suply oleh sistem tenaga.

Sistem Tenaga (Power System)
Sistem Tenaga (Power System)
 Komponen :
  • Power valve
  • Power valve spring
  • Power Jet
  • Power piston
  • Spring (2)

Cara Kerja Sistem Tenaga (Power System) Pada Karburator :

 
Cara Kerja Sistem Tenaga (Power System) Pada Karburator :
Cara Kerja Sistem Tenaga (Power System) Pada Karburator :

Belum bekerja 
Apabila primary throttle valve hanya terbuka sedikit, maka pada intake manifold akan terjadi kevakuman yang cukup besar. Sehingga power piston (lihat pada gambar) akan terhisap ke posisi atas. Ini akan menyebabkan power valve spring menahan power valve, sehingga power valve tertutup.

Ketika bekerja 
Kemudian apabila primary throttle dibuka agak lebar (semisal pada kecepatan tinggi atau pada saat jalan naik) maka pada intake manifold kevakumannya akan menurun, dan power piston akan terdorong ke bawah oleh pv spring, sehingga power valve akan membuka. Bahan bakar akan mengalir ke power jet dan primary main jet untuk menambah supply bahan bakar, sehingga campuran menjadi kaya.

Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Kipas Radiator Avanza Mati; Apa penyebabnya?

Kipas Radiator Avanza Mati, Apa penyebabnya? - Beberapa hari yang lalu kami mendapatkan suatu masalah pada mobil Toyota Avanza. Yang mana indikator temperatur yang ada pada control panel naik dan hampir mengalami over heating. Setelah dicek ternyata kipas radiatornya tidak menyala.

Lantas kami pun mencari apa penyebab dari kipas radiator tidak menyala atau mati. Seperti diketahui bersama bahwa kipas ini juga membantu pendinginan mesin dan mendinginkan radiator. Radiator sendiri bertugas untuk meradiasikan panas cairan pendingin, dan cairan pendingin sendiri menyerap panas dari mesin.

Sehingga apabila kipas ini mati atau tidak bekerja, tentu pendinginan mesin menjadi kurang maksimal akibatnya bisa membuat over heating.

Ada beberapa penyebab kipas radiator avanza ini mati / tidak bekerja. Berikut kami sebutkan :
Kipas Radiator Avanza Mati, Apa penyebabnya?
Kipas Radiator Avanza Mati, Apa penyebabnya?


1. Sekering putus
Hal yang paling sederhana adalah sekering (fuse), bisa jadi kipas avanza tidak bekerja karena sekeringnya putus. Untuk itu periksa sekeringnya terlebih dahulu.

2. Sirkuit putus
Kipas yang tidak bekerja bisa juga disebapkan oleh sirkuit yang putus. Sirkuit putus ini biasanya terletak pada sambungan yang kurang kuat sehingga terlepas, atau kabel yang putus. Bisa juga karena di gerogoti tikus,, :v

3. Motor mati
Motor kipas juga bisa menyebabkan kipas radiator avanza tidak bekerja. Pernah ada kasus yang mana motor kipas bermasalah, setelah dibongkar ternyata brushnya sudah habis. Bila motor tidak diperbaiki lebih baik diganti.

4. Sensor temperatur
Pada kipas elektrik, kipas akan menyala ketika mesin sudah melebihi temperatur kerja. Ketika belum mencapai temperatur kerja kipas belum berputar, sehingga lebih cepat mencapai temperatur kerja. Ketika melebihi temperatur kerja maka kipas akan berputar untuk mendinginkan dan menjaga agar suhu mesin tetap dalam temperatur kerja.

Nah apabila sensor ini rusak, maka sensor ini tidak dapat mengirimkan sinyal. Otomatis kipas avanza tidak berputar.

5. Socket kendor
Socket yang kendor membuat kipas kadang hidup kadang mati, ini tentunya berakibat buruk walaupun tidak seburuk apabila kipas mati total.

Sumber: www.Bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

7 Mobil paling diminati oleh orang Indonesia

7 Mobil yang paling diminati oleh orang Indonesia - Terdapat puluhan bahkan ratusan merk mobil yang berkeliaran di Indonesia, mobil-mobil tersebut terdiri dari berbagai jenis mulai LCGC, MPV, SUV dan lain sebagainya. Mobil-mobil tersebut dikeluarkan oleh pabrik-pabrik pembuat mobil seperti toyota, daihatsu, suzuki, KIA, Datsun dan lain sebagainnya.

Dari kesemua mobil-mobil tersebut ada 7 mobil yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini didasarkan pada penjualan mobil mobil tersebut selama tahun 2015 ini, dan berikut ini adalah 7 mobil paling diminati di Indonesia dilihat dari penjualannya :

1. Toyota Avanza
Toyota Avanza - mobil paling diminati
Toyota Avanza - mobil paling diminati

Sepertinya mobil yang satu ini merupakan mobil yang paling favorit, di Tahun 2015 ini saja Toyota Avanza berhasil terjual sebanyak 125.506 mengalahkan mobil-mobil lainnya.

2. Daihatsu Grandmax PICK UP
Kebutuhan mobil pick up di Indonesia termasuk tinggi, terbukti dengan penjualan mobil pick up yang masih mudah dan harga yang masih baik. Di tahun 2015 ini Daihatsu Grandmax menjadi mobil yang paling diminati di Indonesia no 2, dengan angka penjualan 55.079 unit.

3. Toyota Agya
Toyota Agya yang merupakan mobil Low Cost Green Car ini ternyata juga diminati oleh masyarakat Indonesia, terbukti dengan penjualannya di tahun 2015 ini yang mencapai 51.908 unit, menduduki peringkat 3 sebagai mobil paling diminati di Indonesia.

4. Suzuki Carry Pickup
Sepertinya suzuki carry pickup harus puas menduduki peringkat 4 dengan penjualan 43.605 unit di Tahun 2015. Namun, mobil ini merupakan mobil pick up terlaris no 2 setelah Daihatsu Granmax.

5. Toyota Kijang Innova
Sepertinya toyota mendominasi sebagai mobil yang paling diminati di Indonesia. Terbukti dengan 3 dari 5 besar mobil yang paling laris diduduki oleh Toyota ini. Toyota Kijang Innova yang merupakan generasi terbaru dari Toyota Kijang ini menduduki peringkat 5 dengan angka penjualan mencapai 37.396 unit mobil.

6. Daihatsu Xenia
Daihatsu xenia tidak seperti sahabatnya Toyota Avanza. Daihatsu xenia di tahun 2015 ini berhasil menjual mobilnya dengan jumlah 33.440 unit, menduduki peringkat 6 sebagai mobil yang paling diminati di Indonesia.

7. Daihatsu Ayla
Mobil LCGC pabrikan daihatsu ini mampu menduduki sebagai mobil yang paling diminati di Indonesia peringkat ke 7. Namun ia belum bisa mengalahkan temannya, toyota Agya. Dihatsu Ayla harus puas dengan penjualan sebesar 31/95 unit mobil.

Source : oto.detik.com

Baca Selengkapnya>

Tips-Tips Menghidupkan Mobil Yang Akinya Tekor dengan Aki Lain

Tips Menghidupkan Mobil Yang Akinya Tekor dengan Aki Lain - Ketika mobil kita biarkan terlalu lama di garasi tanpa kita panasi, atau ketika sistem pengisian atau charging systemnya tidak bekerja dengan baik maka bisa membuat mobil tidak bisa di starter sebagai akibat aki tekor. Aki tekor ini dapat diatasi dengan berbagai cara, apabila aki tersebut masih baik dalam menyimpan tegangan maka bisa di lakukan pengisian di luar. Namun, apabila kemampuan aki tersebut sudah buruk maka sebaiknya diganti dengan yang baru.

Nah, untuk mengetahui apakah aki tersebut masih layak atau tidak tentunya kita perlu membawanya ke bengkel mobil terdekat. Ketika aki mobil tekor, kita bisa menghidupkan mobil dengan mendorongnya atau dengan menggunakan bantuan aki luar yang masih baik. Nah, berikut ini kami beri tipsnya untuk menghidupkan mobil yang akinya tekor dengan aki lain :

Tips Menghidupkan Mobil Yang Akinya Tekor dengan Aki Lain
Tips Menghidupkan Mobil Yang Akinya Tekor dengan Aki Lain


1. Sebelum memancing dengan aki lain, pastikan bahwa aki yang digunakan untuk memancing juga memiliki tegangan 12 volt. 
2. Letakkan baterai dekat dengan mobil, agar kabel yang digunakan untuk memancing dapat mencapai kedua bateri.
3. Pastikan, kabel terpasang secara kuat di masing-masing terminal baterai.
4. Jangan sampai, salah menyambungkan. Terminal positif baterai dapat terminal positif pula di baterai lain. Begitu juga sebaliknya.
5. Semua lampu-lampu dan aksesoris seperti tv, radio dll dimatikan.
6. Starter mobil sampai mobil hidup, ketika sudah hidup lepas kabel jumper dari kedua aki tersebut. Melepas kabelnya satu persatu, kabel satu yang dapat kedua terminal negatif pada kedua baterai di lepas. Selanjutnya baru yang kabel positif. Hati hati, jangan sampai menimbulkan konsleting.
7. Nah, baru kemudian bawa mobil ke bengkel terdekat, untuk memastikan apa penyebab aki tekor apakah memang baterai yang sudah soak atau karena penyebab lain.

Demikian tips sederhana dalam menghidupkan mobil yang akinya tekor dengan aki lain.

Sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

5 Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas Berlebihan (Over Heating)

Sebagai pemilik mobil kita harus selalu tanggap apabila terjadi trouble seperti mesin terlalu panas, dan kali ini kami akan membahas Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas Berlebihan (Over Heating). Suhu atau temperatur mesin dapat kita lihat pada panel dashbord khususnya pada indikator mesin. Di sana ada C dan H. Jarum akan menunjuk di antara keduanya, semakin dekat dengan H maka menunjukan suhu mesin semakin panas. Apabila jarum mendekati H dan berada di garis merah, itu artinya mesin sudah over heating dan itu tandanya terdapat yang abnormal pada kendaraan anda.

Sebaliknya, apabila temperatur mesin selalu dingin juga tidak baik, paling baik itu apabila mesin pada temperatur kerja. Nah, agar lebih akan sedikit kami beri penjelasan tentang penyebabnya.

Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas Berlebihan (Over Heating)


1. Sistem pendingin terdapat kebocoran/air pendingin kurang (abnormal)
Adanya kebocoran membuat air pendingin terbuang sia sia, sehingga kapasitas air pendingin menjadi berkurang. Karena berkurangnya kapasitas ini membuat kemampuan pendinginan juga berkurang. Mesin menjadi lebih cepat panas. Jadi pastikan sistem pendingin mobil anda tidak mengalami kebocoran.

2. Kipas pendingin mati
Untuk jenis kipas pendingin yang elektrik bisa mati (tidak berputar), kipas ini biasanya otomatis akan berputar ketika mesin mencapai suhu tertentu. Kipas pendingin ini juga akan membantu proses pendinginan mesin. Bila kipas tidak berputar seperti yang seharusnya, maka akan membnat mesin panas. Kipas pendingin mati itu sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, motor kiaps mati, kabel terputus, atau water temperatur sensornya mati. Ini juga bisa terjadi pada kiasa yang belum elektrik, misal v belt putus atau pada kipas yang menggunakan kopling fluida, kopling fluidanya sudah rusak sehingga putarannya tidak cepat.

Kipas Radiator Mati
Kipas Radiator Mati


Untuk lebih lanjut bisa membaca artikel kami sebelumnya, yaitu : Kipas Radiator Avanza Mati, Apa Penyebabnya

3. Kapasitas oli tidak mencukupi
Setiap kendaraan memiliki kapasitas oli masing-masing, selain melumasi oli juga berfungsi untuk mendinginkan. Ketika pelumasan pada kompenen mesin tidak terjadi atau berkurang, maka gesekan antar komponen menjadi lebih besar. Dan gesekan tersebut menimbulkan panas dan keausan pada komponen. Panas yang dihasilkan ini akan membuat mesin mengalami panas yang berlebihan atau over heating.

4. Therrmostat
Thermostat berguna untuk mengukur suhu air pendingin, trouble pada thermostat ini ada dua kemungkinan. Apabila rusak pada saat thermostat menutup maka air pendingin tidak akan mengalir ke radiator sehingga tidak didinginkan, akibatnya adalah terjadi over heating. Kemudian apabila thermostat rusak dalam keadaan membuka maka mesin akan lama dalam mencapai suhu kerja (pada saat awal dihidupkan/pagi hari).

5. Gangguan sistem pelumasan
Gangguan pada sistem pelumasan juga bisa membuat terjadinya over heating, seperti pompa oli tidak bekerja dengan baik maka oli tidak bersikulasi dengan sempurna. Akibatnya hampir sama dengan point ke tiga yaitu kapasitas oli tidak mencukupi. Selain pompa oli, saringan oli yang terlalu kotor juga bisa menjadi penyebabnya. Baik itu saringan oli kasar yang ada pada kalter maupun filter oli.

Mungkin itu beberapa hal yang merupakan penyebab mesin mobil cepat mengalami over heating. Over heating ini nantinya akan berdampak buruk pada mesin, seperti keausan atau kerusakan pada komponen mesin, kepala silinder melengkung yang membuat oli dan air bersatu. Dan masih banyak lagi.

sumber: www.bisaotomotif.com

Baca Selengkapnya>

Custom Search