profosal usaha warnet " RHYAN_CHOE NET"

PERMOHONAN BANTUAN
TAMBAHAN PERMODALAN
MELALUI PT.BANK MANDIRI




OLEH :
SYAMARIANTO
341 08 005


PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
JURUSAN TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
2010









SURAT PERMOHONAN
Hal : Permohonan Dana Bantuan Usaha
Lampiran : 1 (satu) berkas

Kepada Yth
Bapak Pimpinan PT.Bank Mandiri
Di,-
KENDARI

Dengan Hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama Lengkap : Syamarianto
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat Lengkap : Jl. Poros Penanggo, Blok N/ No. 005. Kab. Kolaka
Bermohon kepada bapak kiranya kami dapat dibantu dalam penambahan modal usaha dalam pembinaan usaha yang disalurkan PT.Bank Mandiri sesuai proposal kami terlampir, sejumlah Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah)
Adapun bantuan tersebut akan kami manfaatkan untuk penambahan modal usaha. Sebagai bahan pertimbangan kami lampirkan :
1. Proposal Usaha
2. Foto copy :
? Kartu tanda penduduk
? Kartu keluarga
? Agunan (sertifikat tanah)
Demikian permohonan kami, atas bantuan dan kebijaksanaan Bapak kami ucapkan terima kasih.
Kolaka, 10 januari 2011
Hormat kami




SYAMARIANTO







BAB I
PENDAHULUAN
A. Nama dan Jenis Usaha
Perusahaan yang bergerak dibidang usaha yang akan didirikan ini akan termasuk dalam usaha perseorangan, yang di beri nama RHYAN_CHOE NET yang di miliki oleh :
Nama : Syamarianto
Alamat usaha : Jl. Poros Penanggo, Blok N/ No. 005.
Kec. Lambandia
Kab. Kolaka
Prov. Sulawesi Tenggara
Nomor telpon/hp : 085230885633 / 087841884632
E-mail : rhyan_choe@yahoo.com
Home Page : http//www.rhyan_choe Net.com

Adapun pertimbangan alasan pemilihan lokasi usaha sebagaimana yang tercantum tersebut diatas adalah sebagai berikut :
1. Sebagai jalan poros kota
2. Belum adanya usaha ini disekitar lokasi tersebut/tidak memiliki pesaing
3. Infra struktur yang mendukung untuk dibangun usaha tersebut
4. Banyak sekolah disekitar lokasi tersebut.
TUJUAN USAHA
1. Menciptakan lapangan kerja sendiri
2. Membuka peluang usaha
3. Meningkatkan kesejahteraan

B. Latar Belakang
Pertanyaan yang sering muncul bagi orang awam adalah apa yang dimaksud dengan internet. Internet adalah kumpulan komputer antar satu wilayah dan wilayah lainnya yang terkait dan saling berkomunikasi.
Internet telah mengubah wajah komunikasi dunia yang sejak lama didominasi oleh perangkat digital non-komputer, menjadi komunikasi komputer yang global. Dengan internet, maka dimanapun kita berada dapat berhubungan satu sama lainnya dengan perangkat komputer tanpa dibatasi lagi oleh ruang dan waktu.
Keberadaan Internet saat ini memberikan keuntungan secara langsung maupun tidak langsung kepada dunia bisnis, pendidikan, komunitas dan banyak lagi dari skala kecil hingga besar. Dengan adanya fasilitas internet data-data bisa disimpan, diambil dan dikirimkan secara mudah keseluruh penjuru dunia dengan berbagai cara, data dan informasi yang ada dapat dihubungkan dengan mudah dan cepat hanya dengan menggunakan 'hyperlinks' (penghubung virtual).
Pelanggan atau calon pelanggan anda tidak perlu lagi membuang waktu yang berharga hanya untuk mencari informasi mengenai perusahaan anda, produk maupun jasa yang anda tawarkan, semuanya tersedia di Internet secara real time (website). Mereka dapat dengan mudah menghubungi anda dan perusahaan melalui email. Yang mereka butuhkan hanyalah menekan tombol pada keyboard dan mouse.
Perkembangan Internet
Mengutip pernyataan Bill Gates, Chairman of Microsoft Corp, �Internet akan menyapu kita seperti sebuah gelombang pasang yang akan menenggelamkan setiap orang yang dilewatinya yang tidak siap untuk hidup dalam sebuah masyarakat informasi.
Mungkin interaktifitas tanpa batas yang ditawarkan oleh internet kepada umat manusialah yang membuat internet tersosialisasi secara quantum (dengan sangat cepat). Bila mengamati kondisi Indonesia pada tahun 1994 internet masih sangat terbatas, tetapi kini telah banyak bahkan beribu-ribu warnet bertebaran diseluruh pelosok negeri dan demam E-commerce telah melanda semua kalangan profesi.
Menurut Stevan Hamad dalam �post-Gutenberg Galaxi : The fourth Revolution the Means of Production of Knowledge� telah terjadi tiga revolusi dalam sejarah pemikiran manusia bila ditinjau dalam kontruksi pengetahuan umat manusia, dan kini kita berada dalam ambang yang keempat. Yang pertama terjadi ketika bahasa pertama muncul dalam spesies homo sapiens, kedua dengan ditemukannya tulisan dan ketiga munculnya peralatan mesin yang lebih dikenal dengan peristiwa �revolusi industri�.
Kini kita berada diambang revolusi yang keempat, yakni revolusi quantum. Umat manusia pasca revolusi keempat ini akan dapat berinteraksi oral maupun teks dengan sangat interaktif ke seluruh penjuru dunia tanpa sedikitpun kehilangan interaktifitas maupun perasaan livenya. Disribusi, propagasi, dan menyebarnya pengetahuan melalui internet maupun kodifikasi dan kontruksinya menjadi teramat eksplosif.
Dalam era globalisasi saat ini, pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat tidak seimbang dengan sumber daya manusia. Internet merupakan salah satu yang sudah merupakan kebutuhan pokok di globalisasi ini. Dimana internet merupakan gudang ilmu, karena dengan internet kita dapat mencari apa saja yang kita inginkan, salah satunya adalah ilmu pengetahuan.
Penanggo merupakan sebuah desa di kecematan Lambandia, kab. Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, dan desa Penanggo ini merupakan salah satu desa yang belum terjangkau dengan fasilitas internet, sedangkan didaerah ini banyak sekolah-sekolah dimana siswanya sangat membutuhkan banyak ilmu, dan tempat mencari ilmu, dan salah satu solusinya adalah dengan membuka usaha warnet.
Penggunaan warnet didalam era globalisasi ini sangat bermamfaat, karena dengan adanya warnet kita dapat mengakses jaringan internet untuk mempermuda dan membantuh kita dalam mengerjakan tugas baik tugas sekolah ataupun kerjaan perkantoran, selain itu internet merupakan gudang ilmu, internet juga merupakan dunia hiburan. Dalam internet tersedia banyak hiburan seperti game dan situs social seperti facebook yang mana saat ini banyak digemari dan diminati oleh masyarakat Indonesia baik anak-anak maupun orang dewasa.
Maka dari itu, saya berencana membangun usaha warnet guna untuk menyalurkan kebutuhan jasa warnet/internet kepada masyarakat dan para pelajar yang sangat membutuhkan kebutuhan akan ilmu pengetahuan dan hiburan.

C. Peluang Perkembangan Usaha dan Feasibility Study
Dalam menjalankan usaha ini saya akan menjalankan dengan penuh profesionalisme dan tanggung jawab yang penuh kepada pelanggan/pengunjung. Saya sebagai pemilik usaha ini akan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pelanggan dan saya akan mengutamakan kepuasan pelanggan saya. Peluang perkembangan usaha ini sangat besar karena saya optimis dan kerja keras. Dalam 15 tahun kedepan saya akan berusaha membuka usaha ini disetiap desa yang ada di kacamatan lambandia, yang sampai saat ini belum ada warnet di kecamatan tersebut.

D. Penelitian Pasar, Target Pasar, dan Strategi Pemasaran
1) Penelitian Pasar
Kecenderungan pasar menurut penelitian yang saya lakukan yaitu pasar menyukai harga yang murah tapi dengan waktunya lama.
Penelitian pasar yang saya lakukan mencakup seluruh aspek secara segmentasi, yaitu :
� Geografi : Penanggo dan Lambandia
� Demografi : Pria dan wanita, usia 10-60 tahun, �����������..pendapatan menegah ke atas
� Psikografi : Aktif, menetap dan sederhana.
� Keuntungan pengguna : Mendapatkan ilmu dan wawasan yang luas �����������.serta tempat hiburan yang baru.
� Cirri khas : suka bermain diinternet dan dunia maya.

2) Target Pasar
Agar usaha saya dapat memenuhi target pasar yang telah ditentukan maka saya memberi pelayanan yang baik dan fasilitas istimewa yaitu memberi bonus waktu bagi pelanggan tetap, ruangan yang dilengkapi AC, Televisi, dan ruangan yang nyaman dan bersih.

3) Strategi Pemasaran
Adapun strategi pemasaran yang saya lakukan yaitu :
a. Memberi harga promosi berupa diskon 5 % selama 1 bulan.
b. Setiap pelanggan mendapatkan nomor undian setiap kali kunjungan dan nomor undian tersebut akan kami undi setelah 5 bulan kedepan, dengan hadia yang menarik, seperti handphone, flash disc, dll.
c. Peralatan cetak yang lengkap.
d. Memberi bimbingan untuk belajar internet bagi yang pemula.
Untuk mensosialisasikan usaha warnet ini kepada masyarakat, saya menempuh langkah-langkah berikut :
a. Memasang papan nama usaha
b. Melakukan promosi melalui media cetak, radio dan media elektronik
c. Memasang spanduk dijalan-jalan.
d. Menempelkan brosur ditempat-tempat ramai, seperti pada sekolah, kantor, dan pasar.
e. Membuat ciri khas usaha tersebut.
Ciri khas usaha saya dalam hal ini yaitu ruangan yang dilengkapi dengan AC, full musik, menyediakan berbagai macam minuman, dan dilayani oleh pejaga warnet yang cantik, sopan dan ramah terhadap pelanggan.

E. Perkiraan Penjualan
Setelah mensurvey pasar, perkiraan pengunjung warnet adalah sebagai berikut :
Dewasa ini permintaan akan internet terus meningkat seiring membaiknya perekonomian Indonesia dan tumbuh minat akan tahunya tentang wawasan internet. Setelah melakukan survey di beberapa warnet dimakassar, rata-rata tiap bulanya mendapat peningkatan sekitar 20 %, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, artinya daya minat masyarakat mengalami fluktuasi yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.
I. Info Pesaing
Di kecamatan lambandia, sangan strategis untuk mendirikan usaha warnet karena di kecamatan tersebut belum ada pesaing, sehingga peluang untuk berhasil sangat besar.
II. Rencana Penjualan/Pemasaran.
Setelah mensurvey pasa, kebutuhan akan jasa warnet dan percetakan dapat diperincikan sebagai berikut :
a. Pengguna setiap unit komputer/bilik.
? Sebanyak 10 jam operasi setiap harinya/unit komputer
b. Percetakan/print
? Sebanyak Rp. 20.000 setiap hari
c. Penjualan minuman-minuman.
? Kopi capoccino 100 gelas setiap bulan
? Pocari Sweat 60 botol setiap bulan
? Cocacola 60 botol setiap bulan
? Dll.
d. Penginstalan Laptop
? 1 unit setiap bulan.


BAB II
INDUSTRI, PERUSAHAAN, PRODUK atau JASA
A. Karakteristik Produk Dan Jasa
a) Dalam hal karakteristik produk saya memberikan diskon bagi pelanggan yang sudah menggunakan/ bermain diwarnet kami selama 3 jam.
b) Dalam hal karakteristik jasa saya memberikan bimbingan bagi yang pemulah.
c) Membuka 24 jam non stop
B. Karakteristik Pertumbuhan/Pengembangan Usaha.
Pengembangan usaha yang saya lakukan meliputi semua aspek dan member kesan yang baik kepada pelanggan yaitu dengan melayani pelanggan dengan baik dan bersifat rama terhadap pelanggan.
Pengembangan usaha warnet yang saya lakukan adalah sebagai berikut :
a) Mencari sponsor agar wilayah usaha semakin luas
b) Bekerja sama dengan usaha lain.
c) Bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang ada, seperti kantor kecematan, sekolah dan lain-lain.
C. Perkiraan Dari Bawah Ke Atas
Mengembangkan perkiraan penjualan usaha dan produk.
Pendapatan bulanan yang diinginkan Rp. 12.000.000,-
� Biaya tetap operasi bulanan Rp. 12.000.000,-
� Print Rp. 300.000,-
� Barning CD Rp. 25.000,-
� Foto copy Rp. 90.000,-
� Scan Rp. 25.000,-
� Jumlah jam operasi untuk menetupi biaya pendapatan 3000 jam operasi/bulan.


BAB III
ANALISIS DAN PENELITIAN PASAR
A. Target Pelanggan
? Pria dan wanita usia 10-60 tahun, pendapatan menegah ke atas, single dan berkeluarga.
? Berpendidikan : S1,S2,S3, Diploma, SD, SMP, SMA dan sederajatnya serta para pekerja kantoran dan masyarakat khususya para remaja-remaja.
? Wilayah pelanggan seluruh wilayah kecamatan lambandia.
? Para masyarakat yang hobbi chatting dan situs www.facebook.com dan www.twitter.com, serta poker.
B. Ukuran Pasar dan Kecenderungan Pelanggan.
? Cara hidup masyarakat disekitar yang senang akan hal-hal baru.
? Suka dengan kenyamanan/pelayanan usaha.
? Suka bermain didunia maya, khususnya para pelajar.
? Suka dengan harga yang murah dan memuaskan.
? Suka dengan suasana yang indah, nyaman, dan berbeda.
? Internet merupakan gudang ilmu yang mudah diakses.
C. Kompetisi dan Keuntungan Berkompetisi.
? Berkompotisi dalam mendapat pelanggan atau bersain untuk menjadi yang terbaik adalah hal yang mutlak, tidak bisa dihindari. Maka dari itu saya menerapkan system persaingan yang bersih dan sehat.
? Keuntungan berkompotisi yaitu kita dapat saling bertukar informasi tentang kecenderungan pasar.
? Kita dapat menerapkan harga eceran tertinggi dan terendah agar tidak terjadi lonjakan harga yang tinggi.
D. Ramalan Penjualan
? Saya optimis kalau usaha ini akan sukses karena selain usaha warnet saya juga membuka percetakan, sehingga apabila usaha warnet dalam keadaan sepi maka saya mengoptimalkan percetakan, dan sebaliknya.
? Dan satu hal yang membuat saya yakin usaha ini akan sukses adalah lokasi usaha yang kami miliki sangat strategis yang terletak ditengah kecematan dan merupakan jalan poros, selain itu kantor kecematan dan banyak sekolah-sekolah yang berdekatan dengan lokasi usaha ini.



BAB IV
PEREKONOMIAN USAHA
A. Alokasi dana
1. Pengadaan sarana produksi
? 10 unit PC+ Monitor 17� Samsung + Keyboard +
Mouse Advance Rp. 32.000.000,-
? 10 unit perangkat meja sekat computer Rp. 2.400.000,-
? 10 buah Headset. Rp. 240.000,-
? 1 unit Print canon MP140 Rp. 700.000,-
? 1 buah loudspeaker Rp . 300.000,-
? 10 buah alas mouse Rp. 40.000,-
? 1 unit AC Rp. 3.000.000.-
Jumlah Rp. 38.680.000,-
2. Upah tenaga kerja
? pemasangan perangkat computer 2 orang Rp. 200.000,-
? uang makan 2 orang Rp. 60.000,-
Jumlah Rp. 260.000,-
3. Peralatan
? pemasangan listrik 1 paket Rp. 2.000.000,-
? AC 1 buah Rp. 500.000,-
? kabel utp 1 paket Rp. 320.000,-
? speedy 1 paket Rp. 450.000,-
? UPS 1 buah Rp. 400.000,-
? kabel TC3 1 paket Rp. 10.000,-
? kabel Duck 33x33 1 paket Rp. 125.000,-
? kabel Tie 1 paket Rp. 30.000,-
Jumlah Rp. 4.125.000,-


4. pembenahan ruangan
? renovasi ruangan Rp. 7.000.000,-
Jumlah Rp. 7.000.000,-
5. Gaji bulanan
? gaji operator/teknisi 2 orang untuk 1 tahun Rp. 9.600.000,-
Jumlah Rp. 9.600.000,-
6. Biaya Bulanan
? Listrik 12 bulan Rp. 2.880.000,-
? Speedy 12 bulan Rp. 8.160.000,-
Jumlah Rp. 11.040.000,-


TOTAL SELURUH PENGELUARAN
�Warnet dan percetakan RHYAN_CHOE NET� diperkirakan akan menelan biaya sebanyak Rp. 70.705.000,- ( tujuh puluh juta tujuh ratus lima ribu rupiah).

B. Modal
Untuk membiayai usaha � RHYAN_CHOE NET�, menggunakan modal intern sebesar 44 % dari modal yang dibutuhkan dan sisahnya sebesar 56 % dengan mengajukan permohonan pinjaman ke bank Mandiri dengan tingkat suku bunga 12%.
� Modal internal 44% dari Rp. 70.705.000,- Rp.31.110.200,-
� Modal pinjaman Rp.70.705.000 � Rp. 31.110.200. Rp.39.594.800,-

C. Rencana pendapatan/bulan
Anggaran pendapatan tiap bulannya dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Pendapatan jasa warnet.
2. Pendapatan percetakan.


Yang di asumsikan berjalan normal akan diperlihatkan sebagai berikut:
1. Pendapatan jasa warnet
Tarif Rp.5000/jam X 10 jam operasi minimum/ unit computer, Maka setiap unitnya dapat menghasilkan Rp.50.000/hari.
jadi untuk 8 unit computer yaitu Rp. 400.000/hari.
Jadi untuk setiap bulan Rp. 400.000 x 30 hari Rp. 12.000.000,-


2. Pendapatan hasil percetakan
a. Print Rp.1000/lembar x 300 lembar/ bulan Rp. 300.000,-
b. Barning CD Rp.5000 x 5 CD/bulan Rp. 25.000,-
c. Foto copy Rp. 150/ lembar x 600 lembar/bulan Rp. 90.000,-
d. Scan Rp. 500/ lembar x 50 lembar/bulan Rp. 25.000,-
Total Rp. 440.000,-

TOTAL SELURUH PENDAPATAN
= Total pendapatan jasa warnet + total pendapatan hasil percetakan
= Rp. 12.000.000,- + Rp. 440.000,-
= Rp. 12.440.000,-/bulan (lima belas juta empat ratus empat puluh ribu rupiah)

D. Potensial laba
Laba usaha tiap bulan = total pendapatan � total pengeluaran
Laba usaha tiap bulan = Rp. 12.440.000 � Rp. 1.720.000
Laba kotor = Rp 10.720.000,- (nelum termasuk pajak)

E. Kewajiban perusahaan memenuhi kewajiban financial
Tarif pajak perahun 10%
Tarif pinjaman bank 12 %
Pendapatan dalam setahun Rp. 149.000.000,-
Biaya opera setahun Rp. 20.640.000,-
Di asumsikan total seluruh pengeluaran mempunyai nilai ekonomis 10 tahun penghasilan dan penjualan Rp. 149.000.000,-
Biaya operasi Rp. 20.640.000,-
Laba sebelum pajak dan bunga Rp. 128.360.000,-
Bunga bank 12 % Rp. 4.800.000,-
Laba sebelum pajak Rp. 123.560.000,-
Pajak 10 % Rp. 12.356.000,-
Laba setelah pajak Rp. 111.204.000,-


METODE PAYBACK PERIOD
� Initial cash flow Rp. 70.705.000,-
� Laba bersih Rp. 111.204.000,-
PP = 70.705.000 x 1 tahun
111.204.000
= 0,6 tahun
Jadi investasi tersebut sudah bisa kembali dalam waktu 0,6 tahun.
Karena pinjaman di bank sebesar Rp. 40.000.000,- maka kurang dari satu tahun pinjaman di bank sudah dapat dilunasi.





F. Perekonomian dan profitabilitas
Saya merencanakan merekrut keluarga-keluarga yang ingin menanam modalnya pada usaha saya dan meminjam modal awal pada bank, sebagai jaminannya yaitu aset pribadi berupah tanah. Selain itu, saya juga dibantu oleh keluarga.yang nilai nominalnya dapat kita lihat pada perincian berikut ini:
Untuk membiayai usaha � RHYAN_CHOE NET�, menggunakan modal intern sebesar 44% dari modal yang dibutuhkan dan sisahnya sebesar 56 % dengan mengajukan permohonan pinjaman ke bank Mandiri dengan tingkat suku bunga 12%.



BAB V
RENCANA PEMASARAN
A. Strategi Pemasaran Keseluruhan
1. Kami memberi harga yang lebih murah bila dibanding dengan usaha lain.
2. Kami akan memberikan pelayanan terbaik, dan mengutamakan kepuasan pelanggan
3. Berusaha menyediakan seluruh kebutuhan pelanggan
4. Kami memberi harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan
5. Kami memberi Setiap pelanggan nomor undian setiap kali kunjungan dan nomor undian tersebut akan kami undi setelah 5 bulan kedepan, dengan hadia yang menarik, seperti handphone, flash disc, dll
B. Strategi, Taktik, dan Penentuan Harga
1. Memberi harga promosi berupa diskon 5 % selama 1 bulan
2. Memberi bimbingan untuk belajar internet bagi yang pemula
3. Kami member kupon yang selain kupon undian kami juga member kupon khusus yang jika terkumpul 10 kupon maka kami member gratis internetan 1 jam.
C. Distribusi
a. Untuk Bisnis Jasa
Kami melibatkan lokasi dimana pelanggan medah menjangkau, dan membuat jasa selalu tersedia kapan saja bagi pelanggan
b. Untuk produk
Untuk produk kami memberikan harga yang dapat dijangkau oleh para pelanggan dan harganya bersaing normal dengan produk usaha lain.
D. Periklanan dan Promosi
a. Kami memasang iklan melalui media cetak dan elektronik.
b. Memasang spanduk dijalan-jalan.
c. Member harga promosi berupa diskon 5% selama 1 bulan.
d. Memberi pelayanan yang baik kepada pelanggan, agar pelanggan merasa nyaman.

E. Periklanan dan Promosi
� Memasang papan nama usaha.
� Melakukan promosi melalui media cetak, radio dan media elektronik.
� Memasang spanduk dijalan-jalan.
� Menempelkan brosur ditempat-tempat ramai, seperti pada sekolah, kantor, dan pasar.
� Membuat ciri khas usaha tersebut.
F. Taktik Penjualan
a. Pelanggan tetap akan mendapat diskon diakhir tahun.
b. Untuk percetakan/print jika lebih dari 100 lembar kami akan memberi diskon 10 %.
c. Kami juga melakukan penawaran langsung kerumah-rumah.
d. Jika pelanggan main selama 5 jam kami memberi bonus 1 jam main gratis.
G. Jasa dan Kebijakan Garansi
Untuk jasa penginstalan laptop atau computer serta service ringan kami memberi garansi 7 hari, jika terjadi kerusakan dimasa gransi kami akan memberi service gratis atau perbaikan gratis.

BAB VI
RENCANA PENGOPERASIAN
A. Lokasi Geografis
Terletak pada jalan poros dan dibagian daerah ini banyak sekolah-sekolah dan berdekatan dengan kantor kecematan serta kantor kelurahan. Sehingga sangat strategis untuk mendirikan warnet karena banyaknya pelajar dan pekerja kantoran yang membutuhkan warung internet.

B. Fasilitas Peralatan
1. Peralatan warnet yang lengkap.
2. Memiliki 10 unit computer PC.
3. Memiliki tempat percetakan.
4. tersedia Headset disetiap unit computer.
C. Masa Pengoperasian
1. Masa pengoperasian warnet ini akan dimulai jika seluruh aspek manajemen selesai dikerjakan.
2. Jangka waktu tidak ditetapkan
3. Lama pengoperasian mulai pukul 08.00 � 05.00 wita. ( 21 jam).
D. Peraturan Hukum Yang Terkait
Menjalankan suatu usaha dalam berbagai tatanan hokum umunya meliputi perolehan ijin, pendaftaran perusahaan kepada pihak yang berwenang (Negara atau pemerintah setempat) dan perolehan berbagai perijinan khususnya kebijakan usaha seperti surat izin tempat usaha (SITU) berdasarkan wilayah. Serta surat izin pendirian usaha.
E. Kepemilikan
Aset kepemilikan dari usaha ini adalah dipegang keseluruhan oleh saya sendiri. Usaha ini memerlukan beberapa orang untuk membantu untuk menjalankan operasional usaha. Oleh karena itu saya memperkerjakan dua orang karyawan.




BAB VII
TIM MANAJEMEN
A. Organisasi
Berikut ini adalah biodata pemimpin usaha
Nama : Syamarianto
Tempat/tanggal lahir : jambi, 10 juni 1989
Pengalaman :
Tahun 2008-2009 : karyawan diwarnet
Tahun 2011- sekarang: pemilik usaha warnet RHYAN_CHOE NET.

B. Personil Manajemen Kunci
Usaha ini merupakan usaha kecil yang tidak membutuhkan tenaga kerja terlalu bayak. Hanya diperlukan tenaga kerja yang tekun, rajin dan bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.







Adapun jumlah pekerja dan fungsi masing-masing yaitu sebagai berikut :
1. Pimpinan perusahaan adalah sebagai pendiri dan sekaligus sebagai pemilik usaha, tugasnya :
a. Kordinator utama tiap bagian utama struktur.
b. Penentu dan pengambilan keputusan.
c. Mengatur dan mempertanggung jawabkan kemajuan usaha.
2. Bagian penjualan dan operator dibutuhkan cukup untuk 1 orang karyawan. Tugasnya melayani pelanggan dan melayani pembeli alat-alat tulis dan percetakan.
3. Bagian administrasi dan keuangan dibutuhkan seorang karyawan akuntan, tugasnya :
a. Mencatat semua pengeluaran dan pemasukan usaha.
b. Memonitoring inventaris usaha.



BAB VIII
JADWAL KESELURUHAN
KEGIATAN Bulan Kegiatan
-1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Memperoleh pinjaman usaha x
Pendaftaran, peraturan lain x
Konsultasi dengan para professional x
Membeli perlengkapan warnet x
Merenovasi tempat usaha x
Merekrut karyawan x
Menyelesaikan pengerjaan x
Pengoperasian x x x x x x x x x x



BAB IX
RENCANA KEUANGAN
A. Laporan Keuangan Lengkap Selama Sebulan
I. Hasil pendapatan selama 1 (satu) bulan.
Hasil pendapatan dari penjualan dan percetakan selama 1 (satu) bulan :
? Hasil pendapatan jasa warnet
Tarif Rp.5000/jam X 10 jam operasi minimum/ unit computer, Maka setiap unitnya dapat menghasilkan Rp.50.000/hari. jadi untuk 10 unit computer yaitu Rp. 500.000/hari.
Jadi untuk setiap bulan Rp. 500.000 x 30 hari Rp.15.000.000,-

? Pendapatan hasil percetakan dan penjualan minuman-minuman.
a. Print Rp. 300.000,-
b. Barning CD Rp. 25.000,-
c. Foto copy Rp. 90.000,-
d. Scan Rp. 25.000,-
Total Rp. 440.000,-

Total seluruh pendapatan selama sebulan yaitu :
Pendatan/bulan=Total pendapatan jasa warnet + total pendapatan hasil percetakan
= Rp. 15.000.000,- + Rp. 440.000,-
= Rp. 15.440.000,
Jadi total seluruh pendapatan perbulan yaitu Rp. 15.440.000 (lima belas juta empat ratus empat puluh ribu rupiah)

II. Pengeluaran selama 1 (satu) bulan.
Pengeluaran untuk karyawan dan lain-lain selama satu bulan yaitu :
a. 2 karyawan @ Rp.400.000/bulan Rp. 800.000,-
b. Biaya listrik Rp. 300.000,-
c. Pembayaran spedy Rp. 850.000,-
Total Rp. 1.950.000,-

III. Laba.
Laba/bulan = pendapatan/bulan � pengeluaran/bulan
= Rp. 15.440.000 - Rp. 1.950.000
= Rp. 13.490.000,-/bulan
Jadi laba sebulan adalah Rp. 13.490.000,- (tigabelas juta empat ratus Sembilan puluh ribuh rupiah )

B. Taksiran Aliran Kas (Pendapatan/Keuntungan)
Prinsip aliran kas adalah :
Akhir Kas = (kas awal + kas masuk) � kas keluar
= ( Rp. 31.110.200 + Rp. 15.440.000) � Rp. 1.950.000,-
= Rp. 44.600.200,-
= akhir kas � awal khas
= Rp. 44.600.200 � Rp. 31.110.200
= Rp. 13.490.000,-



BAB X
ASUMSI DAN RESIKO KRITIS
1. Kekurangan sumber keuangan
2. Kekurangan sumber daya manusia(SDM)
3. Persaingan antara pemilik usaha yang tidak sehat
4. Biaya pengeluaran dan pemasukan yang tidak seimbang sehingga membuat usaha bangkrut.



BAB XI
LAMPIRAN
BIODATA SELURUH PERSONIL MANAJEMEN
I. Pemilik Perusahaan/Pemimpin Perusahaan
Nama : syamarianto
Alamat : Jl. Poros Penanggo, Blok N/No.005
No. Tlpn : 085230855633/087841884632
Tempat/tgl.lahir : jambi 10 juni 1989
Agama : islam
Jenis klamin : laki-laki
Status : belum menikah
Pendidikan terakhir : D3
Hobby : Bulu tangkis.
Pengalaman :
Tahun 2008-2009 : Karyawan diwarnet Nhyd@ Net.
Tahun 2011- sekarang : Pemilik usaha warnet RHYAN_CHOE NET

II. Bagian Penjualan dan Operator
Nama : syarifuddin
Alamat : Jl. Poros Penanggo, Blok C / No.093
No. Tlpn : 081242997888
Tempat/tgl.lahir : bone 15 juli 1985
Agama : islam
Jenis klamin : laki-laki
Status : belum menikah
Pendidikan terakhir : SMA
Hobby : Sepak bola

Pengalaman :
Tahun 2003-2004 : Karyawan diwarnet Pelanet Net
Tahun 2011- sekarang : Karyawan diwarnet RHYAN_CHOE NET
III. Bagian Administrasi dan Keuangan.
Nama : Elthy
Alamat : Jl. kenangan, Blok A / No.063
No. Tlpn : 081242885664
Tempat/tgl.lahir : makassar 10 januari 1990
Agama : islam
Jenis klamin : Perempuan
Status : Belum menikah
Pendidikan terakhir : D3
Hobby : Memasak, dan nonton

Pengalaman :
Tahun 2005-2007 : Karyawan administrasi di PT.Setia Mulia
Tahun 2011- sekarang : Karyawan diwarnet RHYAN_CHOE NET




Baca Selengkapnya>

Turbin Air, Kompresor, Dan Pompa

TURBIN AIR

Pengertian

Turbin air adalah salah satu mesin penggerak yang mana fluida kerjanya adalah air. Yang mana energy kinetik diubah menjadi energy mekanik oleh sudu turbin, selanjutnya energy mekanik diubah menjadi energy tenaga pada poross turbin.

1. Komponen-komponen
a. Rotor
- Sudu-sudu
- Poros
- Bantalan
b.stator
- Pipa pengarah
- Rumah turbin

2. Klasifikasi
Turbin air dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian yaitu :
2.1 Turbin reaksi (sudu)
yaitu terdiri dari turbin:
a. Francis (satu arah) digunakan untuk kapasitas menegah
b. Kaplan (dua arah) digunakan untuk kapasitas rendah
c. Pelton (sudu berbentuk mangkok) digunakan untuk kapasitas tinggi.

2.2 Turbin impuls (bucket)

3. Performance
H (tinggi) dan Q (debit) yaitu :
Pt = e .Q.g.H
= ?QH (N/m3)
Efesiensi turbin :
PT = ?T. Pf (N)

Hal yang harus diperhatihan dalam Pemilihan turbin air.
H (berapa besar headnya)
Q (berapa besar debitnya)
n (berapa besar putaran.rpm)


KOMPRESOR

1. Pengertian
Kompresor merupakan mesin uap refrigerant yang masuk pada suhu dan tekanan yang rendah menjadi uap bertekanan tinggi.

2.Klasifikasi kompresor
- Kompresor torak
- Kompresor sekrup
- Kompresor sudu : mengisap dari luar masuk kedalam
- Kompresor blower

3.Komponen kompresor
- Silinder
- Torak dan cincin torak
- Katup isap dan katup tekan
- Poros engkol dan batangnya
- Alat pengatur kapasitas.(drain valve)
- Hose(selang angin)

4. Pemilihan kompresor
- Daya kompresor yang diinginkan
- Tekanan/kemampuan menampung udara tertentu
- Kemampuan/kapasitas massa.



POMPA

1. Pengertian

Pompa adalah suatu alat atau mesin yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ke tempat lain atau dari dataran rendah ke dataran tinggi, dengan cara menambahkan energi pada cairan yang akan dipindahkan.

2. Klasifikasi pompa
Pompa dapat diklasifikasikan dalam 2 bagian yaitu

2.1 Pompa perpindahan positif (positive displacement pump)
yang termasuk pompa perpindahan positif yaitu :
- Pompa torak (reciprocating pump)
- Pompa putar (rotary pump)
- Pompa difragma (diaphragm pump)
2.2 Pompa deinamik (dynamic pump)

yang termasuk pompa perpindahan dinamik yaitu :

1.Pompa sentrifugal
- Pompa aliran radial (tegak lurus)
- Pompa aliran aksial (sejajar)
- Pompa aliran campuran (radial dan aksial)

2. Pompa efek khusus
- Pompa jet
- Pompa gas lift
- Hidraulik ram
3. Performance
Daya fluida = PW = ?QgH
= ?QH (N/m3)

Daya poros P = Pw/?p

4. Acuan didalam memilih pompa yaitu:
- Berdasarkan medannya atau tempat dimana akan digunakan
- Berdasarkan jenis fluidanya
- Berdasarkan kebutuhan daya
- Berdasarkan kondisi pemasangannya.

Sumber: http://teknikmesinpnup.blogspot.co.id

Baca Selengkapnya>

BAHAN BAKAR DAN PEMBAKARAN

Bahan Bakar dan Pembakaran

I. Tinjauan Umum

1. Definisi
Bahan bakar = bahan yang apabila dibakar dapat meneruskan proses pembakaran
dengan sendirinya, disertai pengeluaran kalor.
Bahan bakar dapat terbakar dengan sendirinya karena: kalor dari sumber kalor < kalor
yang dihasilkan dari proses pembakaran.

2. Macam Bahan Bakar
- Bahan bakar organik, terdiri dari:
- Bahan bakar fosil, misal: batubara, minyak bumi, gas bumi.
- Sisa tumbuhan, minyak nabati, minyak hewan.
- Bahan bakar nuklir, misal: Uranium, Plutonium.

Kalor dihasilkan dari reaksi rantai penguraian atom-atom melalui peristiwa
radioaktif.

Bahan bakar nuklir: tidak dibahas.
Bahan bakar organik tersusun dari unsur- unsur C, H, O, N, S, P dan lain-lain
dalam jumlah kecil, sedang yang berperan sebagai bahan bakar adalah: C, H, S.
Berdasarkan wujudnya, bahan bakar dibagi:
- bahan bakar padat,
- bahan bakar cair,
- bahan bakar gas.
Berdasarkan proses terbentuknya, dibagi:
- bahan bakar alamiah,
- bahan bakar non-alamiah.

3. Pembakaran
Pembakaran ialah reaksi kimia yang cepat antara oksigen dan bahan bakar,
disertai keluarnya kalor.
Pembakaran spontan =
Pembakaran sempurna =
Pembakaran parsial =

4. Komposisi
4.1 Bahan bakar padat (khususnya batubara):
- menurut analisis pendekatan (proximate analysis):
- air
- abu
- bahan yang dapat terbakar (combustible matter) = BDT; hasil
pembakarannya: gas dan fixed carbon
- fixed carbon
- menurut analisis tuntas (ultimate analysis): komposisi unsur-unsur C, H, O, N,
S, abu dan air.
Air yang terkandung: - air dari kelembaban,
- air senyawa,
Air kelembaban: menempel secara mekanik.
Air senyawa: air yang dapat terbentuk jika unsur O dan H dalam bahan bakar
mempunyai perbandingan stoikiometris.
Bahan yang dapat terbakar (= BDT) terdiri dari:
- BTG (bahan yang bila terbakar menghasilkan gas dan uap air) = volatile
combustible matter = VCM.
- KT (karbon tetap) = fixed carbon = FC.
4.2 Bahan bakar cair
= campuran beberapa macam senyawa hidrokarbon.
Minyak bumi: - C5-C16
- parafin, naftena, olefin, aromatik.
- membentuk senyawa ikatan dengan S, O, N.
4.3 Bahan bakar gas
= campuran atau tunggal senyawa yang mengandung C dan H, dari C0-C4, misal: CH4,
C2H6, C2H4, C2H2, CO, H2, C3H8, C4H10.


Bahan bakar padat tersusun dari:
- Komponen yang dapat terbakar, yaitu komponen yang mengandung: C, H, S,
yaitu unsur-unsur yang bila terbakar membentuk gas, disebut sebagai �bahan
dapat terbakar yang membentuk gas� atau �BTG� atau �VCM�.
Reaksinya: C + O2----> CO2 / CO
H + O2 ----> H2O
S + O2 ----> SO2 / SO3
- Komponen yang bila terbakar tidak membentuk gas, yaitu �karbon tetap� atau
�KT� atau �FC� (fixed carbon).
- Komponen yang tidak dapat terbakar, yaitu O, N, bahan mineral atau abu dan
H2O.

Bahan bakar cair tersusun dari:
- Senyawa-senyawa hidrokarbon cair, sedikit mengandung S, O dan N sebagai
asosiasi dengan karbon dan hidrogen dari senyawa hidrokarbon tersebut, serta
abu.

Bahan bakar gas tersusun dari:
- Campuran senyawa-senyawa karbon dan hidrogen (yang mudah terbakar), dan
gas- gas yang tidak terbakar.

Spesifikasi dasar bahan bakar:
Bahan bakar padat:
a. Nilai kalor = heating value = calorific value.
Nilai kalor atas (GHV) = gross heating value = higher heating value.
Nilai kalor bawah (NHV) = net heating value = lower heating value.
b. Kandungan air dalam bahan bakar
air internal = air higroskopis.
air eksternal = air mekanikal.
c. Kandungan abu
Abu = bahan mineral = bahan yang tidak dapat terbakar.
d. Kandungan belerang
S terkandung dalam senyawa organik (= Sor), dalam pyrite (= Sp), dalam senyawa
sulfat (= Ss).
S total = Sor + Sp + Ss
e. Kandungan bahan yang dapat membentuk gas = VCM = BTG
= unsur-unsur C, H, S.
f. Kandungan FC atau KT

Bahan bakar cair:
a. nilai kalor�
b. kandungan air dalam bahan bakar,
c. kandungan belerang dan abu,
serta:
g. berat jenis,
h. viskositas,
i. flash point,
j. parafinitas.

Bahan bakar gas:
kecuali a, b, juga:
k. �flammability limits� (batas nyala), yaitu batas komposisi bahan bakar dalam
campurannya dengan gas inert misalnya N2 agar dapat menyala,
l. komposisi ( b termasuk komposisi),
m. suhu nyala adiabatis,
n. suhu dan tekanan.

Pembakaran
Proses pembakaran = reaksi antara bahan bakar dan oksigen, diikuti cahaya
dan timbul kalor. Oksigen yang dipakai biasanya dari udara. Udara terdiri dari: 79%
N2 + 21% O2.
Catatan: - Untuk komposisi gas, yang dimaksud adalah komposisi volum atau
komposisi mol.
- Untuk bahan padat dan cair, yang dimaksud komposisi adalah komposisi
berat.
Pembakaran sempurna = complete combustion terjadi kalau semua unsur C, H
dan S yang terkandung dalam bahan bakar bereaksi membentuk CO2, H2O dan SO2.
Pembakaran sempurna dapat dicapai dengan:
- pencampuran antara bahan bakar dan oksidator tepat/baik, dengan rasio
udara
bahan bakar
tepat. Pencampuran yang baik terjadi kalau berlangsung secara turbulen.
Campuran stoikiometris: kalau jumlah oksigen dalam campuran tepat untuk
bereaksi dengan C, H dan S membentuk CO2, H2O dan SO2.
Pembakaran sempurna = perfect combustion, yaitu �complete combustion�
yang jumlah bahan bakar dan oksidatornya (oksigen atau udara) stoikiometris.
Pembakaran parsial = incomplete combustion terjadi jika proses pembakaran
bahan bakar menghasilkan �intermediate combustion product� seperti CO, H2,
aldehid, disamping CO2 dan H2O. Kalau oksidatornya udara, gas hasil pembakaran
juga mengandung N2.
Pembakaran parsial dapat terjadi antara lain karena:
- pasokan oksidatornya terbatas atau kurang dari jumlah yang diperlukan,
- nyala ditiup/diembus,
- nyala didinginkan dengan dikenai benda/permukaan dingin.
Pembakaran spontan = spontaneous combustion terjadi jika zat/bahan
mengalami oksidasi perlahan-lahan, kalor yang dihasilkan tidak dilepas, sehingga
suhu bahan naik secara perlahan juga sampai suhu mencapai titik bakarnya (ignition
point), maka bahan terbakar dan menyala.
Oksidasi: reaksi antara oksigen dan bahan yang dapat terbakar, berlangsung
relatif pelan, tanpa timbul cahaya dan tanpa timbul kalor yang cepat, meskipun jumlah
kalor yang dihasilkan seluruhnya cukup berarti.
Kalor Pembakaran: kalor yang dihasilkan dari pembakaran sempurna 1 satuan
berat bahan bakar padat atau bahan bakar cair atau 1 satuan volume bahan bakar gas
pada kondisi baku.
Kondisi baku: tekanan 1 atm, suhu 250C atau 600F atau 00C.
Available heat = kalor guna = (kalor pembakaran) � (kalor untuk mengubah
suhu bahan bakar dan udara menjadi suhu baku T0) � (kalor untuk mengubah suhu
hasil pembakaran ke T0)
Kalor yang diperlukan = heat required = (kalor untuk mendapatkan kerja) +
(kalor hilang dari dinding sistem pembakaran) + (kalor hilang karena radiasi dari
lubang-lubang sistem pembakaran) + (kalor untuk pemanasan awal sistem
pembakaran). �untuk operasi batch-
Kalor yang diperlukan = kalor guna.

Sumber: http://teknikmesinpnup.blogspot.co.id

Baca Selengkapnya>

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU)


Disusun Oleh :

Syamarianto
341 08 005
III.B maintenance


Jurusan teknik mesin
Program studi teknik mesin
Politeknik negerri ujung pandang
November 2010







PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU)

Pendahuluan

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan energi panas dari steam untuk memutar turbin sehingga dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik melalui generator. Steam yang dibangkitkan ini berasal dari perubahan fase air yang berada pada boiler akibat mendapatkan energi panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Secara garis besar sistem pembangkit listrik tenaga uap terdiri dari beberapa peralatan utama diantaranya: boiler, turbin, generator, dan kondensor.

Boiler adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam. Air panas atau steam pada tekanan tertentu kemudian digunakan untuk mengalirkan panas ke suatu proses. Sistem boiler terdiri dari: sistem air umpan, sistem steam, dan sistem bahan bakar. Air adalah media yang dipakai pada proses bertemperatur tinggi ataupun untuk perubahan parsial menjadi energi mekanis didalam

sebuah turbin. Seperti halnya boiler unit 3 PLTU Perak juga menggunakan fluida kerja berupa air umpan yang berasal dari pengolahan air laut. Dalam beroperasinya boiler unit 3 menggunakan bahan bakar jenis residu (main fuel oil). Residu termasuk salah satu jenis
produk dari minyak bumi. Seperti kita ketahui pada kondisi sekarang menunjukkan harga minyak bumi dunia sudah pada level tinggi, juga semakin menipisnya ketersediaan minyak bumi karena bahan bakar jenis ini bersifat tidak dapat diperbaruhi.

Dengan kondisi seperti ini, sehingga memaksa penggunanya termasuk perusahaan pembangkit listrik dalam menggunakan minyak bumi harus seefisien mungkin agar energi yang dihasilkan bisa maksimal. PLTU Perak unit 3 beroperasi dari tahun 1978. Unit ini tergolong tua sehingga unjuk kerja dari unit ini sudah mengalami 2 banyak penurunan, salah satunya adalah boiler. Turunnya unjuk kerja boiler disebabkan antara lain: buruknya pembakaran, kotornya permukaan penukar panas, buruknya operasi dan

pemeliharaan. Dengan turunnya unjuk kerja boiler akan memberi dampak terhadap penurunan efisiensi keseluruhan unit 3 yang tidak mampu lagi menghasilkan daya sebesar pada saat komisioning. Dengan kondisi ini perlu adanya pengkajian dan penanganan tentang studi dan analisis unjuk kerja boiler. Dari hasil analisa yang didapat nantinya diharapkan dapat dilakukan tindak lanjut yang berdampak pada peningkatan unjuk kerja boiler dan otomatis peningkatan keseluruhan unit 3 di PLTU Indonesia Power, unit bisnis pembangkitan Perak.

Prinsip Kerja PLTU dan PLTN

Perbedaan cara kerja pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ditunjukkan pada Gambar di bawah Pada PLTU, di dalam ketel uap (boiler) minyak atau batu bara dibakar untuk membangkitkan uap dengan temperatur dan tekanan
tinggi, kemudian uap ini disalurkan ke turbin untuk membangkitkan tenaga listrik. Dalam hal pembangkitan listrik, PLTU dan PLTN mempunyai prinsip yang sama. Panas yang dihasilkan digunakan untuk membangkitkan uap dan kemudian uap disalurkan ke turbin untuk membangkitkan listrik. Yang berbeda dari kedua tipe pembangkit listrik ini adalah mesin pembangkit uapnya, yang satu berupa ketel uap dan yang lainnya berupa reaktor nuklir. Dalam reaktor nuklir PLTN, reaksi fisi berantai dipertahankan kontinuitasnya dalam bahan bakar sehingga bahan bakar menjadi panas.
Panas ini kemudian ditransfer ke pendingin reaktor yang kemudian secara langsung atau tak langsung digunakan untuk membangkitkan uap. Pembangkitan uap langsung dilakukan dengan membuat pendingin reaktor (biasanya air biasa, H2O) mendidih dan menghasilkan uap. Pada pembangkitan uap tak langsung, pendingin reaktor (disebut pendingin primer) yang menerima panas dari bahan bakar disalurkan melalui pipa ke perangkat pembangkit uap. Pendingin primer ini kemudian memberikan panas (menembus media dinding pipa) ke pendingin sekunder (air biasa) yang berada di luar pipa perangkat pembangkit uap untuk kemudian panas tersebut mendidihkan pendingin sekunder dan membangkitkan uap.



Komponen Instalasi Turbin Uap
1. Pompa
Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan suatu cairan dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara menaikkan tekanan cairan tersebut. Kenaikan tekanan cairan tersebut digunakan untuk mengatasi hambatan-hambatan pengaliran. Hambatan-hambatan pengaliran itu dapat berupa perbedaan tekanan, perbedaan ketinggian atau hambatan gesek. Zat cair tersebut contohnya adalah air, oli atau minyak pelumas, serta fluida lainnya yang tak mampu mampat. Industri-industri banyak. menggunakan pompa sebagai salah satu peralatan bantu yang penting untuk proses produksi. Sebagai contoh pada pembangkit listrik tenaga uap, pompa digunakan untuk menyuplai air umpan ke boiler atau membantu sirkulasi air yang akan diuapkan di boiler .
Gambar 2.6 Pompa
Pompa juga merupakan alat mesin konversi energi, tetapi mesin ini banyak diaplikasikan sebagai alat bantu proses konversi. Sebagai contoh pompa banyak dipakai sebagai alat sirkulasi air pada instalasi pembangkit tenaga uap. Pompa bekerja dengan penggerak dari luar. Jadi mesin ini adalah pengguna energi.
Pompa Secara umum pompa dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian yaitu pompa kerja positif (positive displacement pump) dan pompa kerja dinamis (non positive displacement pump).
Pada pompa kerja positif kenaikan tekanan cairan di dalam pompa disebabkan oleh pengecilan volume ruangan yang ditempati cairan tersebut. Adanya elemen yang bergerak dalam ruangan tersebut menyebabkan volume ruangan akan membesar atau mengecil sesuai dengan gerakan elemen tersebut. Secara umum pompa kerja positif diklasifikasikan menjadi Pompa Reciprocating dan Pompa Rotari.
Pada pompa kerja dinamis energi penggerak dari luar diberikan kepada poros yang kemudian digunakan untuk menggerakkan baling-baling yang disebut impeler. Impeler memutar cairan yang masuk ke dalam pompa sehingga mengakibatkan energi tekanan dan energi kinetik cairan bertambah. Cairan akan terlempar ke luar akibat gaya sentrifugal yang ditimbulkan gerakan impeler. Yang termasuk jenis pompa ini adalah pompa sentrifugal


2. Boiler
Boiler sering juga disebut ketel uap, yaitu suatu komponen yang berfungsi sebagai tempat untuk menghasilkan uap, energi kinetiknya digunakan untuk memutar turbin. Uap yang dihasilkan mempunyai suhu dan tekanan tertentu sedemikian rupa hingga dapat beroperasi seefesien mungkin.



Energi kalor yang dibangkitkan dalam sistem boiler memiliki nilai tekanan, temperatur, dan laju aliran yang menentukan pemanfaatan steam yang akan digunakan. Berdasarkan ketiga hal tersebut sistem boiler mengenal keadaan tekanan-temperatur rendah (low pressure/LP), dan tekanan-temperatur tinggi (high pressure/HP), dengan perbedaan itu pemanfaatan steam yang keluar dari sistem boiler dimanfaatkan dalam suatu proses untuk memanasakan cairan dan menjalankan suatu mesin, atau membangkitkan energi listrik dengan merubah energi kalor menjadi energi mekanik kemudian memutar generator sehingga menghasilkan energi listrik (power boilers). Namun, ada juga yang menggabungkan kedua sistem boiler tersebut, yang memanfaatkan tekanan-temperatur tinggi untuk membangkitkan energi listrik, kemudian sisa steam dari turbin dengan keadaan tekanan-temperatur rendah dapat dimanfaatkan ke dalam proses industri dengan bantuan heat recovery boiler. Sistem boiler terdiri dari sistem air umpan, sistem steam, dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Berbagai kran disediakan untuk keperluan perawatan dan perbaikan dari sistem air umpan, penanganan air umpan diperlukan sebagai bentuk pemeliharaan untuk mencegah terjadi kerusakan dari sistem steam. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik pengguna. Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar adalah semua perlatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.
Secara umum boiler dibagi kedalam dua jenis yaitu : boiler pipa api (Fire tube boiler) dan boiler pipa air (water tube boiler). Pada boiler pipa api proses pengapian terjadi didalam pipa, kemudian panas yang dihasilkan dihantarkan langsung kedalam boiler yang berisi air. Besar dan konstruksi boiler mempengaruhi kapasitas dan tekanan yang dihasilkan boiler tersebut. Sedangkan pada bioler pipa air proses pengapian terjadi diluar pipa, kemudian panas yang dihasilkan memanaskan pipa yang berisi air dan sebelumnya air tersebut dikondisikan terlebih dahulu melalui economizer, kemudian steam yang dihasilkan terlebih dahulu dikumpulkan di dalam sebuah steam-drum. Sampai tekanan dan temperatur sesuai, melalui tahap secondary superheater dan primary superheater baru steam dilepaskan ke pipa utama distribusi. Didalam pipa air, air yang mengalir harus dikondisikan terhadap mineral atau kandungan lainnya yang larut di dalam air tesebut. Hal ini merupakan faktor utama yang harus diperhatikan terhadap tipe ini

3. Turbin
Turbin merupakan mesin penggerak, di mana energi fluida kerja dipergunakan langsung untuk memutarnya. Dengan adanya energi kinetis uap yang digunakan langsung untuk memutar turbin, maka dapat dikatakan juga disini, bahwa kemajuan teknologi turbin banyak dipengaruhi oleh kondisi uap yang dihasilkan. Tujuan yang ingin dicapai oleh teknologi turbin adalah mengambil manfaat sebesar-besarnya dari energi fluida kerja yang tersedia, mengubahnya menjadi energi mekanis dengan efesiensi maksimum.


4. Kondensor
Kondensor merupakan alat penukar kalor yang berfungsi untuk mengkondensasikan uap keluaran turbin. Uap setelah memutar turbin langsung mengalir menuju kondensor untuk diubah menjadi air (dikondensasikan), hal ini terjadi karena uap bersentuhan langsung dengan pipa-pipa (tubes) yang didalamnya dialiri oleh air pendingin. Oleh karena kondensor merupakan salah satu komponen utama yang sangat penting, maka kemampuan kondensor dalam mengkondensasikan uap keluaran turbin harus benar�benar diperhatikan, sehingga perpindahan panas antara fluida pendingin dengan uap keluaran turbin dapat maksimal dan pengkondensasian terjadi dengan baik.
Kondensor terdiri dari tube-tube kecil yang melintang. Pada tube-tube inilah air pendingin dari laut dialirkan. Sedangkan uap mengalir dari atas menuju ke bawah agar mengalami kondensasi atau pengembunan. Sebelum masuk kedalam kondensor, air laut biasanya melewati debris filter yang berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran ataupun lumpur yang terbawa air laut.
Agar uap dapat bergerak turun dengan lancar dari sudu terakhir turbin, maka vakum kondensor harus dijaga, karena dengan ada vakum pada kondensor akan membuat tekanan udara pada kondensor menjadi rendah. Dengan tekanan yang lebih rendah di kondensor, maka uap akan bisa bergerak dengan mudah menuju kondensor


Gambar Kondensor

SKEMA INSTALASI PEMBANGKIT UAP

Sumber: http://teknikmesinpnup.blogspot.co.id

Baca Selengkapnya>

Baca Selengkapnya>

Custom Search